LKPDPertemuan 1Bab 6Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Arti Keteladanan dan Teladan Yesus Kristus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Arti Keteladanan dan Teladan Yesus Kristus". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Arti Keteladanan dan Teladan Yesus Kristus

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Arti Keteladanan dan Teladan Yesus Kristus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikArti Keteladanan dan Teladan Yesus Kristus
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian keteladanan berdasarkan KBBI dan perspektif Alkitab (1 Korintus 11:1) dengan kata-kata sendiri secara lisan maupun tulisan.
  2. Murid dapat mengidentifikasi minimal tiga sikap teladan Yesus Kristus (kasih, kerendahan hati, kepedulian) yang relevan untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari remaja.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan. Jika ada kegiatan kelompok, diskusikan bersama teman dengan saling menghargai pendapat.
  • Gunakan Alkitab sebagai sumber utama. Catat referensi ayat yang kamu baca.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pemahaman dan pengalamanmu sendiri.
  • Persiapkan alat tulis, Alkitab, dan kertas tambahan jika diperlukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Makna Keteladanan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah definisi kata 'teladan' dan 'keteladanan' dari KBBI yang sudah disediakan.
  2. Bacalah 1 Korintus 11:1 dan Yohanes 13:15 dari Alkitabmu.
  3. Renungkan: Apa yang Paulus dan Yesus maksudkan dengan 'teladan' dalam ayat tersebut?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dengan bahasa dan pemahamanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Menurut KBBI, 'teladan' artinya sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk dicontoh. Tuliskan dengan kata-katamu sendiri, apa arti keteladanan!

2. Bacalah 1 Korintus 11:1. Paulus berkata 'Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.' Menurut kamu, mengapa Paulus berani meminta orang lain mengikuti teladannya?

3. Dalam Yohanes 13:15, Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai teladan. Tuliskan 2 hal penting yang Yesus ajarkan melalui tindakan membasuh kaki ini!

Tulis jawabanmu dalam bentuk paragraf atau poin-poin di bawah setiap pertanyaan. Gunakan 3-5 kalimat untuk setiap jawaban.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Sikap Teladan Yesus Kristus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis
  • Kertas tambahan untuk tabel (jika perlu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Filipi 2:1-11 dan bacaan referensi lain (Lukas 10:25-37 untuk kasih, Yohanes 13:1-17 untuk kerendahan hati, Matius 9:35-36 untuk kepedulian).
  2. Identifikasi minimal 3 sikap teladan Yesus yang kamu temukan dalam bacaan tersebut.
  3. Lengkapi tabel dengan contoh konkret dari kisah Alkitab dan bagaimana sikap itu bisa kamu terapkan sebagai remaja.
  4. Diskusikan hasil tabelmu dengan teman sebelahmu (kegiatan berpasangan).

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk mengidentifikasi sikap teladan Yesus Kristus yang relevan untuk diteladani remaja:

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga sikap teladan Yesus yang kamu identifikasi, mana yang paling menantang untuk kamu terapkan? Mengapa?

Buatlah tabel dengan 3 kolom: (1) Sikap Teladan Yesus, (2) Contoh dari Kisah Alkitab, (3) Penerapan dalam Kehidupan Remaja. Isi minimal 3 baris. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis jawabanmu dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Menjadi Teladan: Aksi Nyata

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas tambahan untuk rencana aksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami arti keteladanan dan sikap teladan Yesus, sekarang saatnya kamu membuat rencana aksi konkret.
  2. Pilih SATU sikap teladan Yesus yang ingin kamu terapkan minggu ini.
  3. Buat rencana aksi: apa yang akan kamu lakukan, kapan, dimana, dan dengan siapa.
  4. Tuliskan juga hambatan yang mungkin kamu hadapi dan cara mengatasinya.
  5. Siapkan diri untuk berbagi rencana aksimu di depan kelas (kegiatan presentasi singkat).

Pertanyaan:

1. Sikap teladan Yesus apa yang akan kamu terapkan minggu ini? (Pilih satu: kasih, kerendahan hati, atau kepedulian)

2. Buatlah rencana aksi konkret untuk meneladani sikap tersebut. Isi tabel rencana aksi berikut:

Ruang tabel jawaban

3. Tuliskan doa pendekmu, meminta Tuhan membantumu menjadi teladan yang baik bagi orang lain!

Untuk pertanyaan 2, buatlah tabel dengan 6 baris: Apa yang akan saya lakukan?, Kapan?, Di mana?, Dengan siapa?, Hambatan yang mungkin terjadi, Cara mengatasinya. Isi setiap baris dengan jelas dan spesifik. Untuk doa, tulis dalam 3-5 kalimat dengan bahasamu sendiri.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang keteladanan dan teladan Yesus Kristus?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang keteladanan berubah setelah mempelajari materi ini?

3. Siapa tokoh di sekitarmu (keluarga, guru, teman, atau tokoh gereja) yang sudah menjadi teladan baik bagimu? Apa yang membuat orang tersebut menjadi teladan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.