LKPDPertemuan 1Bab 5Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian Teladan dan Sosok Yesus Kristus sebagai Teladan Utama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Pengertian Teladan dan Sosok Yesus Kristus sebagai Teladan Utama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Pengertian Teladan dan Sosok Yesus Kristus sebagai Teladan Utama

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian Teladan dan Sosok Yesus Kristus sebagai Teladan Utama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian Teladan dan Sosok Yesus Kristus sebagai Teladan Utama
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian teladan dan mengidentifikasi alasan Yesus Kristus layak dijadikan teladan utama bagi orang beriman berdasarkan Filipi 2:1-11.
  2. Murid dapat mendeskripsikan sikap kerendahan hati Yesus Kristus sebagaimana digambarkan dalam Filipi 2:1-11 dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari sebagai remaja.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan: individu, kelompok, kemudian refleksi.
  • Siapkan Alkitab dan alat tulis. Kamu juga boleh menggunakan warna untuk mempercantik jawabanmu.
  • Jujurlah dalam menjawab, terutama saat refleksi. Tidak ada jawaban benar atau salah dalam bagian refleksi.
  • Nikmati proses belajarmu dan jadilah aktif bertanya jika ada yang belum dipahami!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Arti Teladan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman pribadi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan seseorang yang kamu anggap sebagai teladan dalam hidupmu (bisa orang tua, guru, tokoh, atau teman).
  2. Tuliskan nama orang tersebut dan alasan mengapa kamu menganggapnya sebagai teladan.
  3. Dari pengalamanmu tersebut, cobalah rumuskan dengan kata-katamu sendiri: apa yang dimaksud dengan 'teladan'?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan dengan jujur dan lengkap.

Pertanyaan:

1. Siapa orang yang menjadi teladanmu? Tuliskan namanya dan hubunganmu dengannya.

2. Tuliskan minimal 3 sikap atau tindakan dari orang tersebut yang membuatmu ingin meniru atau meneladaninya.

3. Berdasarkan jawabanmu di atas, tuliskan pengertian 'teladan' dengan kalimatmu sendiri.

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat atau poin-poin. Gunakan 5-8 kalimat untuk nomor 2 dan 3.

Kegiatan 2: Menyelidiki Teladan Yesus Kristus dari Filipi 2:1-11

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis
  • Tabel kosong yang disediakan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Buka Alkitabmu dan bacalah Filipi 2:1-11 bersama kelompok dengan saksama.
  3. Diskusikan bersama dan isi tabel yang disediakan berdasarkan bacaan tersebut.
  4. Setiap anggota kelompok harus terlibat aktif dalam diskusi.
  5. Setelah selesai, siapkan satu orang untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan Filipi 2:1-11. Identifikasi sikap-sikap Yesus yang digambarkan dalam bacaan tersebut.

Ruang tabel jawaban

2. Dari sikap-sikap Yesus yang sudah kalian identifikasi, sikap manakah yang paling sulit diterapkan sebagai remaja? Jelaskan alasannya.

3. Mengapa Yesus Kristus layak dijadikan teladan utama bagi orang beriman? Tuliskan minimal 3 alasan berdasarkan Filipi 2:1-11.

Untuk nomor 1, isi tabel dengan 4 kolom: Ayat | Sikap/Tindakan Yesus | Makna Sikap Tersebut | (minimal 4 baris). Untuk nomor 2 dan 3, tulis dalam bentuk paragraf atau poin-poin, masing-masing 5-7 kalimat.

Kegiatan 3: Menerapkan Kerendahan Hati dalam Kehidupan Remaja

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman dan rencana pribadi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembali bekerja secara individu.
  2. Renungkan kehidupanmu sehari-hari sebagai remaja: di rumah, sekolah, gereja, atau lingkungan pergaulan.
  3. Pikirkan situasi-situasi konkret di mana kamu bisa meneladani kerendahan hati Yesus.
  4. Buatlah rencana tindakan nyata yang akan kamu lakukan minggu ini.
  5. Tuliskan dengan jujur dan spesifik—bukan hal umum, tetapi tindakan yang bisa kamu lakukan.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman di mana kamu merasa sulit untuk bersikap rendah hati (misalnya: ingin dianggap paling pintar, sulit mengalah, sulit meminta maaf, dll). Apa yang terjadi?

2. Jika kamu meneladani kerendahan hati Yesus, bagaimana seharusnya kamu bersikap dalam situasi yang kamu ceritakan di atas?

3. Buatlah rencana tindakan konkret: Tuliskan 3 sikap kerendahan hati yang akan kamu praktikkan minggu ini, lengkap dengan kapan dan di mana kamu akan melakukannya.

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1 dan 2, tulis dalam bentuk cerita atau paragraf (6-10 kalimat). Untuk nomor 3, buat tabel dengan 3 kolom: Sikap Kerendahan Hati | Kapan & Di Mana | Bagaimana Caranya (minimal 3 baris).

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari teladan Yesus Kristus dari Filipi 2:1-11, apa yang paling menyentuh hatimu tentang sikap Yesus? Mengapa?

2. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagimu? Apakah kamu merasa siap untuk mempraktikkan kerendahan hati seperti Yesus?

3. Tuliskan satu doa pendek, mintalah kepada Tuhan agar Ia menolong kamu untuk semakin serupa dengan Yesus dalam hal kerendahan hati.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.