LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Dampak Positif dan Negatif Teknologi di Era Digital bagi Kehidupan Pelajar Kristen
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Dampak Positif dan Negatif Teknologi di Era Digital bagi Kehidupan Pelajar Kristen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Dampak Positif dan Negatif Teknologi di Era Digital bagi Kehidupan Pelajar Kristen
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 2 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Dampak Positif dan Negatif Teknologi di Era Digital bagi Kehidupan Pelajar Kristen INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Jurnal Digital HidupkuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah jurnal aktivitas digitalmu dalam 24 jam terakhir menggunakan tabel berikut. Minimal 5 aktivitas. Ruang tabel jawaban 2. Dari jurnal yang kamu buat, aktivitas digital mana yang paling berdampak negatif bagi kehidupan rohani dan moralmu? Mengapa? Tabel dengan 4 kolom: No, Waktu & Aktivitas Digital, Dampak (Positif/Negatif), Alasan/Penjelasan. Jawaban uraian ditulis dalam 5-7 kalimat. Kegiatan 2: Menggali Hikmat dari Firman TuhanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah Amsal 3:5-6. Apa pesan utama dari ayat ini dan bagaimana relevansinya dengan cara kita menggunakan teknologi digital? 2. Bacalah Efesus 5:15-18. Tuliskan 3 prinsip penguasaan diri yang dapat kamu terapkan dalam menggunakan gadget dan media sosial berdasarkan ayat ini. 3. Buatlah satu komitmen konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menerapkan nilai-nilai dari Amsal 3:5-6 dan Efesus 5:15-18 dalam kehidupan digitalmu. Jawaban uraian 1: 6-8 kalimat. Jawaban isian 2: poin-poin singkat (3 poin). Jawaban uraian 3: 4-6 kalimat yang spesifik dan terukur. Kegiatan 3: Kartu Tantangan: Menjadi Murid Kristus di Era DigitalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi 3 tantangan terbesar yang kamu hadapi dalam menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab sebagai pelajar Kristen. 2. Untuk setiap tantangan yang kamu identifikasi, buatlah satu strategi konkret untuk mengatasinya. Tuliskan dalam tabel. Ruang tabel jawaban 3. Desain Kartu Tantanganmu dengan format berikut: Judul (Kartu Tantangan [nama]ku), Ayat penguat (pilih dari Amsal 3:5-6 atau Efesus 5:15-18), Tantangan & Strategi (ringkas dari jawaban no. 2), Doa singkat. Gambar sketsa atau konsep kartumu di ruang jawaban. Ruang gambar 4. Diskusikan dengan teman kelompokmu (3-4 orang): Bagaimana kalian bisa saling mendukung dan mengingatkan untuk menjalankan komitmen dalam Kartu Tantangan masing-masing? Jawaban isian 1: 3 poin singkat. Tabel 2: 3 baris dengan kolom Tantangan dan Strategi. Gambar 3: sketsa kartu berukuran setengah halaman. Jawaban diskusi 4: 5-7 kalimat ringkasan kesepakatan kelompok. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan LKPD ini, hal baru apa yang kamu sadari tentang cara kamu menggunakan teknologi digital selama ini? 2. Bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa penggunaan teknologi digitalmu ada yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kristiani? Apa yang akan kamu lakukan untuk mengubahnya? 3. Komitmen apa yang paling menantang bagimu untuk dilakukan dari Kartu Tantangan yang sudah kamu buat? Mengapa? Kepada siapa kamu akan meminta dukungan dan doa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.