LKPDPertemuan 3Bab 11Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 11 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikModel Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membandingkan tiga sikap dalam hubungan antar umat beragama (eksklusif, inklusif, dan pluralis) serta menjelaskan model dialog dan kerja sama antar umat beragama dalam rangka penguatan moderasi beragama.
  2. Murid dapat mendeskripsikan peran gereja dan remaja Kristen dalam membangun harmoni sosial melalui pelayanan yang membawa pembaruan dan kerja sama lintas agama di tengah masyarakat majemuk.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan bersama kelompokmu atau secara individu sesuai petunjuk.
  • Gunakan pengalamanmu sehari-hari di lingkungan sekitar sebagai bahan refleksi.
  • Jujur dan terbuka dalam menyampaikan pendapat, serta hargai pandangan teman yang berbeda.
  • Siapkan alat tulis, kertas, dan kreativitasmu untuk menyelesaikan LKPD ini dengan penuh semangat!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jelajah Tiga Sikap: Eksklusif, Inklusif, dan Pluralis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa halaman Bab XI
  • Kertas plano/karton untuk presentasi kelompok
  • Spidol warna-warni
  • Lembar diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  2. Bacalah dengan seksama deskripsi singkat tentang tiga sikap dalam hubungan antar umat beragama yang tersedia di buku siswa atau materi yang dibagikan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok: apa perbedaan mendasar dari ketiga sikap tersebut?
  4. Setiap kelompok memilih SATU sikap yang menurut kalian paling tepat untuk diterapkan dalam konteks Indonesia sebagai negara majemuk.
  5. Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel perbandingan yang disediakan.
  6. Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk menyampaikan pilihan dan alasan kelompok kalian.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan ketiga sikap berikut berdasarkan pemahaman kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga sikap tersebut, sikap mana yang kelompokmu pilih sebagai yang paling tepat untuk diterapkan di Indonesia? Jelaskan minimal 3 alasan yang kuat!

3. Berikan contoh KONKRET dari kehidupan sehari-hari yang menunjukkan penerapan sikap yang kalian pilih!

Sediakan tabel 4 kolom (Sikap | Definisi | Ciri Khas | Contoh Penerapan) dan 3 baris untuk menjawab pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian minimal 5-7 kalimat per pertanyaan.

Kegiatan 2: Investigasi Kerja Sama Lintas Agama di Sekitarku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar wawancara (opsional)
  • Alat tulis
  • Akses internet untuk mencari berita lokal (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara berkelompok (kelompok sama dengan Kegiatan 1).
  2. Carilah informasi tentang contoh-contoh NYATA kerja sama antar umat beragama yang terjadi di lingkungan sekitar kalian (kampung, kelurahan, kecamatan, atau kabupaten/kota).
  3. Sumber informasi bisa dari: wawancara singkat dengan orang tua/tokoh masyarakat, pengamatan langsung, berita lokal, atau media sosial.
  4. Identifikasi minimal 2 contoh kerja sama lintas agama.
  5. Untuk setiap contoh, jelaskan: (1) Bentuk kegiatan, (2) Siapa saja yang terlibat (termasuk peran orang Kristen/gereja), (3) Tujuan kegiatan, (4) Manfaat yang dirasakan masyarakat.
  6. Diskusikan dalam kelompok: Apa model dialog dan kerja sama yang tampak dalam contoh-contoh tersebut? Bagaimana hal ini memperkuat moderasi beragama?

Pertanyaan:

1. Tuliskan minimal 2 contoh kerja sama antar umat beragama di lingkungan sekitarmu dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Dari contoh-contoh yang kalian temukan, jelaskan peran orang Kristen atau gereja dalam kegiatan tersebut. Apakah mereka terlibat aktif? Bagaimana bentuk keterlibatannya?

3. Menurut kelompokmu, bagaimana kegiatan kerja sama lintas agama ini memperkuat moderasi beragama di Indonesia?

Sediakan tabel 5 kolom (No | Bentuk Kegiatan | Pihak Terlibat | Tujuan | Manfaat) dengan 2 baris untuk pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian 6-8 kalimat per pertanyaan.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merancang Proyek Pelayanan Remaja Kristen untuk Harmoni Sosial

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/karton
  • Spidol, pensil warna, atau crayon
  • Lem dan gunting (jika ingin membuat kolase)
  • Kreativitas dan semangat melayani!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara berkelompok (kelompok sama dengan kegiatan sebelumnya).
  2. Bayangkan kelompokmu adalah tim remaja Kristen yang ingin membuat proyek pelayanan sederhana untuk membangun harmoni sosial dan kerja sama lintas agama di sekolah atau lingkungan sekitar.
  3. Rancanglah satu proyek pelayanan dengan tema 'Remaja Kristen Membawa Pembaruan di Tengah Kemajemukan'.
  4. Proyek harus realistis, bisa dilakukan oleh remaja, dan melibatkan atau menyentuh teman-teman dari berbagai latar belakang agama.
  5. Susun rancangan proyek dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan panduan yang tersedia.
  6. Presentasikan rancangan proyek kalian di depan kelas dengan kreatif (bisa pakai poster, drama singkat, atau presentasi digital sederhana).

Pertanyaan:

1. Apa judul/nama proyek pelayanan yang akan kalian lakukan?

2. Jelaskan tujuan proyek ini dan mengapa penting bagi remaja Kristen untuk melakukannya!

3. Uraikan langkah-langkah pelaksanaan proyek secara detail (minimal 5 langkah konkret)!

4. Bagaimana proyek ini mencerminkan peran gereja dan remaja Kristen dalam membawa pembaruan dan membangun harmoni sosial?

5. Buatlah poster atau gambar sederhana yang merepresentasikan proyek pelayanan kalian (bisa sketsa atau tulisan kreatif)!

Ruang gambar

Sediakan kotak isian untuk pertanyaan 1 (1 baris). Ruang uraian 5-7 kalimat untuk pertanyaan 2, 4. Ruang bernomor/bullet untuk pertanyaan 3 (minimal 5 poin). Sediakan kotak kosong ukuran A5 untuk menggambar poster (pertanyaan 5).

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, sikap apa yang paling berkesan bagimu dalam membangun kerukunan antar umat beragama? Mengapa?

2. Pengalaman atau cerita apa dari kegiatan investigasi (Kegiatan 2) yang membuatmu semakin yakin bahwa kerja sama lintas agama itu penting dan mungkin dilakukan?

3. Bagaimana kamu bisa menerapkan semangat 'membawa pembaruan dan membangun harmoni sosial' sebagai remaja Kristen dalam kehidupanmu sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.