LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 11 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Model Dialog, Kerja Sama Antar Umat Beragama, dan Peran Gereja dalam Moderasi Beragama INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Jelajah Tiga Sikap: Eksklusif, Inklusif, dan PluralisEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel perbandingan ketiga sikap berikut berdasarkan pemahaman kelompokmu! Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga sikap tersebut, sikap mana yang kelompokmu pilih sebagai yang paling tepat untuk diterapkan di Indonesia? Jelaskan minimal 3 alasan yang kuat! 3. Berikan contoh KONKRET dari kehidupan sehari-hari yang menunjukkan penerapan sikap yang kalian pilih! Sediakan tabel 4 kolom (Sikap | Definisi | Ciri Khas | Contoh Penerapan) dan 3 baris untuk menjawab pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian minimal 5-7 kalimat per pertanyaan. Kegiatan 2: Investigasi Kerja Sama Lintas Agama di SekitarkuEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan minimal 2 contoh kerja sama antar umat beragama di lingkungan sekitarmu dalam tabel berikut! Ruang tabel jawaban 2. Dari contoh-contoh yang kalian temukan, jelaskan peran orang Kristen atau gereja dalam kegiatan tersebut. Apakah mereka terlibat aktif? Bagaimana bentuk keterlibatannya? 3. Menurut kelompokmu, bagaimana kegiatan kerja sama lintas agama ini memperkuat moderasi beragama di Indonesia? Sediakan tabel 5 kolom (No | Bentuk Kegiatan | Pihak Terlibat | Tujuan | Manfaat) dengan 2 baris untuk pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian 6-8 kalimat per pertanyaan. Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merancang Proyek Pelayanan Remaja Kristen untuk Harmoni SosialEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa judul/nama proyek pelayanan yang akan kalian lakukan? 2. Jelaskan tujuan proyek ini dan mengapa penting bagi remaja Kristen untuk melakukannya! 3. Uraikan langkah-langkah pelaksanaan proyek secara detail (minimal 5 langkah konkret)! 4. Bagaimana proyek ini mencerminkan peran gereja dan remaja Kristen dalam membawa pembaruan dan membangun harmoni sosial? 5. Buatlah poster atau gambar sederhana yang merepresentasikan proyek pelayanan kalian (bisa sketsa atau tulisan kreatif)! Ruang gambar Sediakan kotak isian untuk pertanyaan 1 (1 baris). Ruang uraian 5-7 kalimat untuk pertanyaan 2, 4. Ruang bernomor/bullet untuk pertanyaan 3 (minimal 5 poin). Sediakan kotak kosong ukuran A5 untuk menggambar poster (pertanyaan 5). REFLEKSI1. Setelah mengerjakan LKPD ini, sikap apa yang paling berkesan bagimu dalam membangun kerukunan antar umat beragama? Mengapa? 2. Pengalaman atau cerita apa dari kegiatan investigasi (Kegiatan 2) yang membuatmu semakin yakin bahwa kerja sama lintas agama itu penting dan mungkin dilakukan? 3. Bagaimana kamu bisa menerapkan semangat 'membawa pembaruan dan membangun harmoni sosial' sebagai remaja Kristen dalam kehidupanmu sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.