LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 11 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menggali Makna Persaudaraan yang Rukun dari Mazmur 133Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan ayat Mazmur 133:1 dengan lengkap! 2. Apa yang dimaksud dengan 'saudara-saudara diam bersama dengan rukun' dalam konteks kehidupan kita yang majemuk saat ini? 3. Mazmur 133:2-3 menggunakan dua perumpamaan untuk menggambarkan keindahan persaudaraan yang rukun. Lengkapi tabel berikut! Ruang tabel jawaban 4. Menurut Mazmur 133, apa yang Tuhan janjikan bagi mereka yang hidup rukun? (lihat ayat 3b) Sediakan ruang kosong untuk nomor 1 dan 4 (3-4 baris), nomor 2 (5-7 baris), dan nomor 3 gunakan tabel dengan kolom: Ayat | Perumpamaan | Makna (2 baris isi) Kegiatan 2: Belajar dari Teladan Yesus: Dialog Melampaui BatasEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Mengapa pertemuan antara Yesus (orang Yahudi) dengan perempuan Samaria dianggap tidak lazim pada zaman itu? Sebutkan minimal 2 alasan! 2. Identifikasi 3 nilai-nilai Kristiani yang Yesus tunjukkan dalam dialog dengan perempuan Samaria, lalu jelaskan bagaimana Yesus menunjukkannya! Ruang tabel jawaban 3. Diskusikan dalam kelompokmu: Bagaimana teladan Yesus dalam Yohanes 4 ini dapat kita terapkan ketika berjumpa dengan teman-teman yang berbeda agama di sekolah atau lingkungan? Berikan 2 contoh konkret! 4. Apa hasil dari dialog Yesus dengan perempuan Samaria? (lihat ayat 28-30, 39-42) Nomor 1 (4-5 baris), nomor 2 gunakan tabel dengan kolom: Nilai Kristiani | Cara Yesus Menunjukkannya (3 baris isi), nomor 3 (6-8 baris untuk hasil diskusi kelompok), nomor 4 (4-5 baris) Kegiatan 3: Merancang Aksi Nyata: Membangun Jembatan KerukunanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ceritakan satu pengalaman atau situasi di sekitarmu (sekolah, rumah, atau lingkungan) yang menunjukkan keberagaman agama! 2. Berdasarkan nilai-nilai Kristiani (kasih, rendah hati, kepedulian) yang sudah kamu pelajari, rancanglah SATU kegiatan konkret yang dapat kamu lakukan untuk membangun kerukunan! Lengkapi tabel perencanaan berikut: Ruang tabel jawaban 3. Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi dalam melakukan kegiatan ini? Bagaimana kamu akan mengatasinya? Nomor 1 (5-6 baris), nomor 2 gunakan tabel dengan baris: Nama Kegiatan | Tujuan | Nilai Kristiani yang Diterapkan | Langkah-langkah (poin-poin) | Siapa yang Terlibat | Kapan Dilakukan, nomor 3 (5-6 baris) REFLEKSI1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari hari ini tentang kerukunan antar umat beragama dari perspektif Kristen? 2. Bagaimana ajaran Mazmur 133 dan teladan Yesus dalam Yohanes 4 mengubah cara pandangmu terhadap orang-orang yang berbeda agama? 3. Komitmen apa yang akan kamu buat untuk menjadi pembawa damai dan jembatan kerukunan di lingkunganmu mulai minggu ini? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.