LKPDPertemuan 2Bab 11Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 11 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKerukunan Antar Umat Beragama dalam Perspektif Kristen berdasarkan Alkitab
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan perspektif Kristen tentang kerukunan antar umat beragama berdasarkan Mazmur 133 dan Yohanes 4:1-42, termasuk teladan Yesus yang berdialog lintas batas suku dan agama.
  2. Murid dapat menguraikan nilai-nilai Kristiani seperti kasih, rendah hati, dan kepedulian terhadap sesama sebagai landasan membangun kerukunan antar umat beragama dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan untuk memahami perspektif Kristen tentang kerukunan antar umat beragama.
  • Gunakan Alkitabmu untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat yang disebutkan.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu dengan sikap saling menghargai.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pemahaman dan pengalamanmu sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggali Makna Persaudaraan yang Rukun dari Mazmur 133

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Mazmur 133:1-3 dengan tenang dan penuh perhatian.
  2. Perhatikan kata-kata kunci yang menggambarkan kerukunan dalam pasal ini.
  3. Bayangkan suasana yang digambarkan dalam mazmur tersebut.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan bacaan dan renunganmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan ayat Mazmur 133:1 dengan lengkap!

2. Apa yang dimaksud dengan 'saudara-saudara diam bersama dengan rukun' dalam konteks kehidupan kita yang majemuk saat ini?

3. Mazmur 133:2-3 menggunakan dua perumpamaan untuk menggambarkan keindahan persaudaraan yang rukun. Lengkapi tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

4. Menurut Mazmur 133, apa yang Tuhan janjikan bagi mereka yang hidup rukun? (lihat ayat 3b)

Sediakan ruang kosong untuk nomor 1 dan 4 (3-4 baris), nomor 2 (5-7 baris), dan nomor 3 gunakan tabel dengan kolom: Ayat | Perumpamaan | Makna (2 baris isi)

Kegiatan 2: Belajar dari Teladan Yesus: Dialog Melampaui Batas

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis
  • Kertas diskusi kelompok (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kisah pertemuan Yesus dengan perempuan Samaria di Yohanes 4:1-42 (minimal ayat 7-26).
  2. Perhatikan bagaimana Yesus berinteraksi dengan perempuan Samaria, yang berbeda suku dan dipandang rendah oleh orang Yahudi.
  3. Identifikasi nilai-nilai yang Yesus tunjukkan dalam percakapan ini.
  4. Kerjakan aktivitas berikut secara berkelompok (3-4 orang).

Pertanyaan:

1. Mengapa pertemuan antara Yesus (orang Yahudi) dengan perempuan Samaria dianggap tidak lazim pada zaman itu? Sebutkan minimal 2 alasan!

2. Identifikasi 3 nilai-nilai Kristiani yang Yesus tunjukkan dalam dialog dengan perempuan Samaria, lalu jelaskan bagaimana Yesus menunjukkannya!

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan dalam kelompokmu: Bagaimana teladan Yesus dalam Yohanes 4 ini dapat kita terapkan ketika berjumpa dengan teman-teman yang berbeda agama di sekolah atau lingkungan? Berikan 2 contoh konkret!

4. Apa hasil dari dialog Yesus dengan perempuan Samaria? (lihat ayat 28-30, 39-42)

Nomor 1 (4-5 baris), nomor 2 gunakan tabel dengan kolom: Nilai Kristiani | Cara Yesus Menunjukkannya (3 baris isi), nomor 3 (6-8 baris untuk hasil diskusi kelompok), nomor 4 (4-5 baris)

Kegiatan 3: Merancang Aksi Nyata: Membangun Jembatan Kerukunan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kreativitas dan keberanian

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami ajaran Alkitab tentang kerukunan, saatnya merancang aksi nyata!
  2. Pikirkan situasi konkret di sekitarmu yang membutuhkan sikap rukun antar umat beragama.
  3. Rancang satu kegiatan sederhana yang dapat kamu lakukan untuk membangun kerukunan.
  4. Kerjakan secara individu atau berpasangan.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman atau situasi di sekitarmu (sekolah, rumah, atau lingkungan) yang menunjukkan keberagaman agama!

2. Berdasarkan nilai-nilai Kristiani (kasih, rendah hati, kepedulian) yang sudah kamu pelajari, rancanglah SATU kegiatan konkret yang dapat kamu lakukan untuk membangun kerukunan! Lengkapi tabel perencanaan berikut:

Ruang tabel jawaban

3. Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi dalam melakukan kegiatan ini? Bagaimana kamu akan mengatasinya?

Nomor 1 (5-6 baris), nomor 2 gunakan tabel dengan baris: Nama Kegiatan | Tujuan | Nilai Kristiani yang Diterapkan | Langkah-langkah (poin-poin) | Siapa yang Terlibat | Kapan Dilakukan, nomor 3 (5-6 baris)

REFLEKSI

1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari hari ini tentang kerukunan antar umat beragama dari perspektif Kristen?

2. Bagaimana ajaran Mazmur 133 dan teladan Yesus dalam Yohanes 4 mengubah cara pandangmu terhadap orang-orang yang berbeda agama?

3. Komitmen apa yang akan kamu buat untuk menjadi pembawa damai dan jembatan kerukunan di lingkunganmu mulai minggu ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.