LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Makna Kerukunan Antar Umat Beragama dan Toleransi dalam Masyarakat Majemuk
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Makna Kerukunan Antar Umat Beragama dan Toleransi dalam Masyarakat Majemuk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Makna Kerukunan Antar Umat Beragama dan Toleransi dalam Masyarakat Majemuk
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 11 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Makna Kerukunan Antar Umat Beragama dan Toleransi dalam Masyarakat Majemuk INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menjelajah Kemajemukan di Sekitar KitaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah tabel yang berisi minimal 5 contoh kemajemukan yang kamu temukan di lingkungan sekitarmu! Isi tabel dengan jenis kemajemukan (agama/suku/budaya/bahasa) dan contoh konkretnya. Ruang tabel jawaban 2. Menurut pengamatanmu, bagaimana masyarakat di lingkunganmu menjalani kehidupan dengan berbagai perbedaan tersebut? Apakah terlihat harmonis atau ada ketegangan? 3. Ceritakan satu pengalaman konkret yang menunjukkan toleransi atau kerukunan antar umat beragama yang pernah kamu lihat atau alami sendiri! Sediakan tabel dengan 3 kolom: No, Jenis Kemajemukan, Contoh Konkret (minimal 5 baris). Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan ruang uraian 5-7 kalimat per pertanyaan. Kegiatan 2: Memahami Makna dan Faktor Pendorong KerukunanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri, apa makna kerukunan antar umat beragama? Mengapa kerukunan ini penting bagi Indonesia sebagai negara majemuk? 2. Identifikasi minimal 4 faktor yang mendorong terciptanya kerukunan antar umat beragama di Indonesia! Berikan contoh konkret untuk setiap faktor. Ruang tabel jawaban 3. Menurut kelompokmu, apa dampak positif dari sikap toleransi bagi kehidupan bermasyarakat? Sebutkan minimal 3 dampak dan jelaskan! Pertanyaan 1 dan 3: sediakan ruang uraian 7-10 kalimat. Pertanyaan 2: sediakan tabel dengan 3 kolom (No, Faktor Pendorong, Contoh Konkret) minimal 4 baris. Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merancang Kegiatan KerukunanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah rancangan kegiatan kerukunan antar umat beragama dengan format berikut: (a) Nama kegiatan, (b) Tujuan kegiatan, (c) Sasaran (siapa yang terlibat), (d) Langkah-langkah pelaksanaan (minimal 5 langkah), (e) Hasil yang diharapkan. 2. Gambarkan atau buatlah poster sederhana (bisa sketsa atau deskripsi visual) yang mempromosikan kerukunan antar umat beragama! Sertakan pesan atau slogan yang menarik. Ruang gambar 3. Sebagai murid Kristen, bagaimana nilai-nilai imanmu dapat mendorong terciptanya kerukunan antar umat beragama? Berikan minimal 2 nilai Kristiani dan jelaskan penerapannya! Pertanyaan 1: sediakan ruang terstruktur dengan sub-bagian (a) sampai (e). Pertanyaan 2: sediakan kotak kosong ukuran A5 untuk menggambar atau menulis deskripsi poster. Pertanyaan 3: sediakan ruang uraian 8-10 kalimat. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang kerukunan antar umat beragama? 2. Bagaimana pengalaman mengerjakan LKPD ini mengubah pandanganmu tentang kemajemukan di sekitarmu? 3. Apa satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mempromosikan kerukunan di lingkunganmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.