LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kondisi Perkembangan Pelayanan Gereja Masa Kini dan Bentuk-bentuk Pelayanan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Kondisi Perkembangan Pelayanan Gereja Masa Kini dan Bentuk-bentuk Pelayanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Kondisi Perkembangan Pelayanan Gereja Masa Kini dan Bentuk-bentuk Pelayanan
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 10 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Kondisi Perkembangan Pelayanan Gereja Masa Kini dan Bentuk-bentuk Pelayanan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengamati Pelayanan Gereja di Era DigitalEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan berikut tentang perkembangan pelayanan gereja masa kini! Ruang tabel jawaban 2. Menurut pendapatmu, bagaimana gereja harus menyeimbangkan pelayanan tradisional dan pelayanan digital agar tetap relevan namun tidak kehilangan esensi ibadah? Tabel dengan 5 kolom: (1) Bentuk Pelayanan Tradisional, (2) Bentuk Pelayanan Digital/Masa Kini, (3) Manfaat, (4) Tantangan, (5) Tanggung Jawab Remaja. Isi minimal 3 baris. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis jawaban minimal 5 kalimat dalam paragraf. Kegiatan 2: Mengenal Bentuk-bentuk Pelayanan Gereja untuk RemajaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan minimal 5 bentuk pelayanan gereja masa kini yang dapat diikuti oleh remaja Kristen! Jelaskan peran remaja di setiap bentuk pelayanan tersebut. Ruang tabel jawaban 2. Dari kelima bentuk pelayanan yang kelompokmu sebutkan, pilih satu yang paling menarik bagi kalian. Jelaskan mengapa pelayanan tersebut menarik dan bagaimana kalian ingin terlibat di dalamnya! 3. Menurut kelompokmu, apa saja tantangan yang dihadapi remaja yang ingin melayani di gereja masa kini? Bagaimana cara mengatasinya? Pertanyaan 1: Tabel dengan 3 kolom (Nomor, Bentuk Pelayanan, Peran Remaja), minimal 5 baris. Pertanyaan 2: Paragraf minimal 7 kalimat. Pertanyaan 3: Format poin tantangan dan solusi, minimal 3 tantangan dengan solusinya. Kegiatan 3: Merancang Aksi Pelayanan PribadiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah kartu komitmen pelayanan pribadi dengan mengisi format berikut: (a) Bentuk pelayanan yang akan aku lakukan, (b) Alasan memilih pelayanan ini, (c) Jadwal pelayanan yang realistis, (d) Persiapan yang perlu aku lakukan, (e) Doa komitmenku kepada Tuhan. 2. Gambarkan atau tuliskan visi pelayananmu 1 tahun ke depan. Apa dampak yang kamu harapkan dari pelayananmu bagi gereja, bagi orang lain, dan bagi dirimu sendiri? Ruang gambar 3. Apa tantangan terbesar yang mungkin kamu hadapi dalam melaksanakan komitmen pelayanan ini? Bagaimana kamu akan mengatasinya dengan mengandalkan Tuhan? Pertanyaan 1: Format kartu komitmen dengan 5 poin (a-e) ditulis dengan lengkap. Pertanyaan 2: Gambar/diagram visi atau tulisan minimal 5 kalimat tentang visi dan dampak. Pertanyaan 3: Paragraf minimal 8 kalimat dengan penjelasan tantangan dan solusi konkret. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa yang paling berkesan buatmu tentang pelayanan gereja masa kini? 2. Bagaimana perasaanmu setelah membuat komitmen pelayanan pribadi? Apakah kamu merasa siap atau masih ragu? Mengapa? 3. Apa yang akan kamu lakukan minggu depan sebagai langkah nyata pertama dari komitmen pelayananmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.