LKPDPertemuan 2Bab 8Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Disiplin sebagai Wujud Ketaatan Iman: Teladan Alkitab dan Nilai Kristiani

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Disiplin sebagai Wujud Ketaatan Iman: Teladan Alkitab dan Nilai Kristiani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Disiplin sebagai Wujud Ketaatan Iman: Teladan Alkitab dan Nilai Kristiani

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 8 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Disiplin sebagai Wujud Ketaatan Iman: Teladan Alkitab dan Nilai Kristiani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikDisiplin sebagai Wujud Ketaatan Iman: Teladan Alkitab dan Nilai Kristiani
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengaitkan makna disiplin sebagai ketaatan iman berdasarkan Yosua 24:14-28 dan Amsal 15:31-32 dengan sikap hidup disiplin di rumah dan di sekolah.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap penguasaan diri dan rendah hati sebagai nilai Kristiani yang mendasari perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan hari ini.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum menjawab.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan sungguh-sungguh dan sampaikan pendapatmu dengan sopan.
  • Tidak ada jawaban yang salah untuk pertanyaan refleksi — yang terpenting adalah kejujuran dan ketulusanmu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan lengkap di ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca dan Menggali Firman: Apa Kata Alkitab tentang Disiplin?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (atau teks Yosua 24:14-28 dan Amsal 15:31-32 yang disediakan guru)
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks Yosua 24:14-28 dan Amsal 15:31-32 dari Alkitabmu atau yang tertera di LKPD ini.
  2. Setelah membaca, renungkan sejenak: apa kesan pertamamu tentang keputusan yang dibuat bangsa Israel di hadapan Yosua?
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut secara mandiri terlebih dahulu, kemudian bandingkan jawabanmu dengan teman sebangkumu.
  4. Tuliskan jawabanmu di ruang yang tersedia dengan kalimat lengkap.

Pertanyaan:

1. Pada Yosua 24:14-15, Yosua memberikan pilihan kepada bangsa Israel. Apa pilihan yang ditawarkan Yosua, dan apa yang dipilih bangsa Israel? Tuliskan dengan kalimat sendiri.

2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan bacaan Yosua 24:14-28. Temukan apa yang DILAKUKAN dan apa yang DIJANJIKAN oleh masing-masing pihak.

Ruang tabel jawaban

3. Amsal 15:31-32 berkata: 'Telinga yang mendengarkan teguran yang mendatangkan kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.' Menurutmu, apa hubungan antara 'mendengarkan teguran' dengan sikap disiplin? Jelaskan dengan contoh nyata dari kehidupanmu sehari-hari!

4. Dari kedua teks di atas (Yosua 24:14-28 dan Amsal 15:31-32), tuliskan SATU kata kunci yang paling mewakili makna disiplin sebagai ketaatan iman. Lalu jelaskan alasanmu memilih kata itu dalam 2-3 kalimat.

Jawab pertanyaan nomor 1, 3, dan 4 dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat). Untuk pertanyaan nomor 2, isi tabel 3 kolom dengan judul: 'Pihak | Yang Dilakukan | Yang Dijanjikan' — minimal 3 baris isian.

Kegiatan 2: Dari Firman ke Kehidupan: Disiplinku di Rumah dan di Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pena/pensil berwarna (opsional untuk mewarnai tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini kamu akan menghubungkan nilai disiplin dari Alkitab dengan kehidupan nyatamu sehari-hari.
  2. Bacalah setiap situasi yang diberikan dengan seksama.
  3. Kerjakan bagian A (analisis situasi) secara individu selama 5 menit.
  4. Setelah itu, lanjutkan ke bagian B (peta disiplinku) dan isi dengan jujur berdasarkan pengalamanmu sendiri.
  5. Bagian B bersifat pribadi — kamu tidak wajib membacakannya di depan kelas, kecuali kamu mau berbagi.

Pertanyaan:

1. BAGIAN A — Analisis Situasi. Baca dua situasi berikut, lalu jawab pertanyaan di bawahnya.

Situasi 1: Dani selalu membantu ibunya mencuci piring setelah makan malam, meskipun tidak ada yang menyuruh. Ia melakukannya karena merasa itu adalah tanggung jawabnya sebagai anggota keluarga.

Situasi 2: Rina sering terlambat mengumpulkan tugas karena lebih memilih bermain gim. Ketika ditegur guru, ia merasa teguran itu tidak adil dan mengeluh kepada teman-temannya.

Pertanyaan: (a) Siapa yang menunjukkan sikap disiplin sebagai wujud ketaatan iman? (b) Nilai Kristiani apa (penguasaan diri atau rendah hati) yang terlihat pada Dani dan yang kurang terlihat pada Rina? (c) Jika kamu menjadi teman Rina, apa yang akan kamu katakan kepadanya berdasarkan Amsal 15:31-32?

2. BAGIAN B — Peta Disiplinku. Isi tabel 'Peta Disiplinku' berikut dengan jujur. Kolom 1: Area Kehidupan (Rumah / Sekolah). Kolom 2: Satu bentuk disiplin yang sudah AKU LAKUKAN dengan baik. Kolom 3: Satu bentuk disiplin yang masih PERLU AKU TINGKATKAN. Kolom 4: Nilai Kristiani yang membantu (penguasaan diri / rendah hati / keduanya). Isi minimal 2 baris (satu untuk Rumah, satu untuk Sekolah).

Ruang tabel jawaban

3. Dari tabel Peta Disiplinku yang sudah kamu isi, pilih SATU hal yang perlu kamu tingkatkan. Tuliskan: (a) Mengapa hal itu sulit bagimu? (b) Nilai Kristiani mana (penguasaan diri atau rendah hati) yang perlu kamu kembangkan untuk mengatasinya? (c) Satu langkah konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk memperbaikinya.

Pertanyaan 1: Tulis jawaban (a), (b), dan (c) secara terpisah dengan label jelas. Pertanyaan 2: Buat tabel 4 kolom dengan judul 'Area | Sudah Kulakukan | Perlu Kutingkatkan | Nilai Kristiani' — isi minimal 2 baris. Pertanyaan 3: Tulis jawaban (a), (b), dan (c) dalam format bernomor.

Kegiatan 3: Bersuara Bersama: Diskusi dan Komitmen Disiplin Kristiani

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pena
  • Gunting (opsional, untuk menggunting kartu komitmen)
  • Kertas kartu atau kertas berwarna (opsional, jika guru ingin membuat kartu terpisah)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi beranggotakan 3-4 orang.
  2. Setiap kelompok akan mendiskusikan satu pertanyaan diskusi (dipilih atau dibagi oleh guru).
  3. Setiap anggota kelompok wajib menyampaikan pendapatnya — tidak boleh ada yang diam.
  4. Setelah diskusi (10 menit), setiap kelompok menyimpulkan hasil diskusi dalam 2-3 kalimat dan siap mempresentasikannya.
  5. Setelah presentasi kelompok, setiap murid secara individu mengisi 'Kartu Komitmen Disiplinku' di bagian akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. DISKUSI KELOMPOK. Bangsa Israel dalam Yosua 24 membuat perjanjian di hadapan TUHAN untuk hidup taat. Di zaman sekarang, bentuk 'perjanjian' seperti apa yang bisa remaja Kristen buat sebagai wujud disiplin iman? Berikan 3 contoh konkret — satu di lingkungan rumah, satu di sekolah, dan satu di lingkungan pergaulan (pertemanan/media sosial). Diskusikan bersama kelompokmu dan tuliskan kesimpulan kelompok.

2. DISKUSI KELOMPOK. Amsal 15:31-32 berbicara tentang orang yang 'mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri.' Dalam konteks kehidupan remaja hari ini, apa saja 'godaan' atau situasi yang membuat remaja Kristen sulit berdisiplin? Diskusikan minimal 3 tantangan nyata dan bagaimana nilai penguasaan diri serta rendah hati dapat membantu menghadapinya. Tuliskan kesimpulan kelompok.

3. KARTU KOMITMEN DISIPLINKU (Dikerjakan Individu setelah diskusi kelompok). Tuliskan pada kartu komitmenmu: (a) Namamu. (b) Satu ayat dari Yosua 24:14-28 atau Amsal 15:31-32 yang paling bermakna bagimu. (c) Satu nilai Kristiani yang ingin kamu kembangkan (penguasaan diri / rendah hati). (d) Satu tindakan disiplin konkret yang akan kamu mulai besok — di rumah atau di sekolah. (e) Tanda tanganmu sebagai bentuk komitmen.

Pertanyaan 1 dan 2 (Diskusi Kelompok): Tulis kesimpulan kelompok dalam kotak yang disediakan, format bebas namun terstruktur (boleh gunakan poin-poin). Pertanyaan 3 (Kartu Komitmen): Isi dalam format kartu bergaris dengan label (a) hingga (e) yang jelas — kartu ini dapat digunting dan disimpan oleh murid sebagai pengingat pribadi.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari Yosua 24:14-28 dan Amsal 15:31-32 hari ini, bagian mana yang paling membuatmu berpikir atau tergerak? Mengapa bagian itu terasa penting bagimu secara pribadi?

2. Nilai Kristiani mana — penguasaan diri atau rendah hati — yang menurutmu paling sulit kamu terapkan dalam hidupmu saat ini? Apa yang membuatnya sulit, dan apa satu hal kecil yang bisa kamu lakukan untuk mulai bertumbuh dalam nilai itu?

3. Jika disiplin adalah wujud ketaatan iman, apakah selama ini kamu sudah menjalani disiplin sebagai bentuk respons terhadap kasih Allah, atau lebih sering karena terpaksa? Bagaimana kamu ingin mengubah cara pandangmu tentang disiplin setelah pelajaran hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.