LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Allah Mengampuni Manusia Melalui Yesus Kristus
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Allah Mengampuni Manusia Melalui Yesus Kristus". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Allah Mengampuni Manusia Melalui Yesus Kristus
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 3 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Allah Mengampuni Manusia Melalui Yesus Kristus INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menggali Makna Pengampunan Allah Melalui FirmanEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan isi lengkap dari Yohanes 3:16 dan Kolose 3:13 di kolom yang disediakan. 2. Menurut Yohanes 3:16, apa alasan utama Allah mengampuni manusia? 3. Dari Kolose 3:13, jelaskan hubungan antara pengampunan Allah kepada kita dengan kewajiban kita untuk mengampuni sesama. 4. Buatlah diagram sederhana yang menggambarkan alur pengampunan: dimulai dari kasih Allah, pengorbanan Yesus, pengampunan kepada manusia, dan tanggung jawab manusia untuk mengampuni sesama. Ruang gambar Tulis ayat Alkitab di kotak yang disediakan. Untuk pertanyaan uraian, tulis minimal 3-4 kalimat lengkap. Untuk diagram, buatlah di kertas terpisah dengan menggunakan pensil warna atau spidol. Kegiatan 2: Menelusuri Teladan Yesus dalam MengampuniEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan informasi dari setiap kisah pengampunan Yesus. Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga kisah utama tersebut, tuliskan minimal tiga sikap atau teladan Yesus dalam mengampuni yang bisa kamu pelajari. 3. Pilih satu kisah yang paling menyentuh hatimu. Jelaskan mengapa kisah tersebut berkesan dan bagaimana kisah itu bisa mengubah cara pandangmu tentang mengampuni orang lain. Lengkapi tabel dengan 4 kolom dan minimal 3 baris kisah. Untuk pertanyaan uraian, tulis dengan lengkap minimal 4-5 kalimat yang mencerminkan pemahamanmu. Kegiatan 3: Menerapkan Teladan Yesus dalam Kehidupan NyataEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah komik sederhana (4-6 panel) atau cerita pendek (1 halaman) yang menggambarkan situasi di mana seseorang (bisa kamu atau tokoh fiksi) menerapkan teladan Yesus dalam mengampuni. Situasi bisa di sekolah, rumah, atau lingkungan sekitar. Ruang gambar 2. Tuliskan komitmen pribadimu: Dalam situasi apa kamu akan berusaha menerapkan teladan Yesus dalam mengampuni? Tuliskan minimal 2 komitmen konkret. 3. Diskusikan dengan teman sebelahmu: Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan dalam mengampuni orang lain? Bagaimana teladan Yesus bisa membantumu mengatasi tantangan tersebut? Buat komik di kertas gambar atau tulis cerita pendek di kertas folio. Untuk komitmen, tulis dengan jujur dan spesifik (bukan hanya pernyataan umum). Untuk diskusi, catat poin-poin penting hasil diskusimu. REFLEKSI1. Setelah mempelajari teladan Yesus dalam mengampuni, bagaimana perasaanmu tentang kasih Allah yang begitu besar kepada manusia? 2. Apa perubahan sikap atau tindakan konkret yang akan kamu lakukan mulai hari ini berkaitan dengan mengampuni sesama? 3. Bagaimana pemahamanmu tentang pengampunan Allah melalui Yesus Kristus dapat membantumu menjadi pribadi yang lebih penuh kasih dan pemaaf? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.