LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Asesmen Sumatif: Hidup Bersama dalam Masyarakat Majemuk
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Asesmen Sumatif: Hidup Bersama dalam Masyarakat Majemuk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 7: Asesmen Sumatif: Hidup Bersama dalam Masyarakat Majemuk
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 10 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif: Hidup Bersama dalam Masyarakat Majemuk INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Apa yang Kamu Tahu? — Pemahaman Konsep Masyarakat MajemukEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa yang dimaksud dengan 'masyarakat majemuk'? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri dan berikan satu contoh nyata dari lingkungan sekitarmu (sekolah, desa/kota, atau negara). 2. Mazmur 133:1 berkata: 'Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!' Jelaskan: (a) apa pesan utama ayat ini, dan (b) bagaimana pesannya relevan dengan kehidupan di masyarakat majemuk Indonesia hari ini? 3. Perhatikan tabel berikut. Lengkapi kolom 'Penjelasan Singkat' dan kolom 'Contoh Sikap dalam Kehidupan Nyata' untuk setiap sikap yang tercantum. Ruang tabel jawaban 4. Matius 22:37-39 merangkum dua perintah utama Yesus: mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Bagaimana perintah 'mengasihi sesama' ini dapat diwujudkan secara konkret terhadap orang yang berbeda agama? Sebutkan minimal dua cara. Untuk soal nomor 1, 2, dan 4: tulis jawaban dalam bentuk paragraf minimal 3 kalimat per poin. Untuk soal nomor 3: salin dan lengkapi tabel 3 kolom berikut — Kolom 1: Sikap (sudah terisi), Kolom 2: Penjelasan Singkat, Kolom 3: Contoh Sikap dalam Kehidupan Nyata. Tabel memiliki 3 baris: (1) Inklusif, (2) Toleran, (3) Dialog Antaragama. Kegiatan 2: Menimbang Situasi — Analisis Kasus NyataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. KASUS A — 'Proyek Bersama': Di sebuah kelurahan, warga dari berbagai agama sepakat membangun taman baca umum untuk anak-anak. Ketua RT meminta seorang remaja Kristen, Dito, untuk menjadi koordinator sukarelawan bersama teman-temannya yang Muslim dan Hindu. Dito ragu karena takut ada perbedaan pandangan. (a) Menurut kamu, apa yang seharusnya Dito lakukan dan mengapa? (b) Nilai Kristiani apa yang bisa memandu Dito dalam situasi ini? (c) Apa manfaat kerja sama lintas agama seperti ini bagi masyarakat? 2. KASUS B — 'Kata-kata yang Menyakitkan': Di media sosial sekolah, beredar pesan yang mengejek praktik ibadah salah satu agama. Beberapa teman menganggapnya sebagai lelucon biasa. Kamu melihat pesan itu dan merasa tidak nyaman. Apa yang akan kamu lakukan? Tuliskan TIGA tindakan konkret yang mencerminkan sikap inklusif dan tanggung jawabmu sebagai orang beriman, serta jelaskan alasan setiap tindakan. 3. KASUS C — Bandingkan DUA sikap berikut dalam tabel, lalu beri penilaianmu: Sikap A — Eksklusif: 'Saya hanya mau berteman dan bekerja sama dengan sesama orang Kristen saja, supaya nilai-nilai saya tidak tercempur.' Sikap B — Inklusif: 'Saya bisa berteman dan bekerja sama dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan agama, sambil tetap teguh pada iman saya.' Lengkapi tabel perbandingan, lalu tulis pendapatmu: sikap mana yang lebih mencerminkan semangat Alkitab dan mengapa? Ruang tabel jawaban Untuk soal nomor 1 dan 2: tulis jawaban dalam bentuk poin-poin bernomor dengan penjelasan per poin. Untuk soal nomor 3: salin dan lengkapi tabel 3 kolom berikut — Kolom 1: Dimensi Perbandingan, Kolom 2: Sikap A (Eksklusif), Kolom 3: Sikap B (Inklusif). Gunakan minimal 3 dimensi perbandingan. Setelah tabel, tulis paragraf pendapatmu minimal 4 kalimat. Kegiatan 3: Suaraku untuk Kerukunan — Membuat Produk MiniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pilihan Produk (lingkari): OPSI A — Poster Pesan Damai / OPSI B — Surat Pendek untuk Teman Berbeda Agama. Kemudian kerjakan produk sesuai opsi yang kamu pilih di ruang yang tersedia. Ruang gambar 2. Setelah kamu membuat produkmu, jawab pertanyaan ini: Pesan terpenting apa yang ingin kamu sampaikan melalui produkmu, dan bagaimana pesan itu mencerminkan apa yang kamu pelajari tentang hidup bersama dalam masyarakat majemuk? Opsi A: Gunakan kotak gambar berukuran minimal setengah halaman A4 yang tersedia di bawah. Gambar boleh menggunakan pensil, pulpen, atau spidol warna jika tersedia. Tuliskan ayat Alkitab dan slogan dengan jelas. Opsi B: Tulis surat di kolom teks yang tersedia. Gunakan format surat sederhana: salam pembuka, isi (1-3 paragraf), dan salam penutup. Untuk pertanyaan nomor 2: tulis jawaban dalam 3-5 kalimat di bawah produkmu. REFLEKSI1. Dari seluruh kegiatan hari ini, konsep atau sikap mana yang paling berkesan bagimu — dan mengapa konsep itu terasa penting untuk kehidupanmu sehari-hari di tengah masyarakat yang beragam? 2. Adakah situasi nyata dalam hidupmu (di sekolah, lingkungan rumah, atau media sosial) di mana kamu pernah menghadapi tantangan untuk bersikap inklusif? Apa yang kamu lakukan saat itu, dan apa yang mungkin akan kamu lakukan secara berbeda setelah belajar Bab X ini? 3. Satu langkah kecil apa yang ingin kamu ambil dalam satu minggu ke depan untuk menunjukkan sikap inklusif dan kerja sama kepada seseorang yang berbeda latar belakang darimu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.