LKPDPertemuan 2Bab 9Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Melayani dengan Sukacita vs. Terpaksa: Teladan Yesus dalam Yohanes 13:1–20

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Melayani dengan Sukacita vs. Terpaksa: Teladan Yesus dalam Yohanes 13:1–20". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Melayani dengan Sukacita vs. Terpaksa: Teladan Yesus dalam Yohanes 13:1–20

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 9 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Melayani dengan Sukacita vs. Terpaksa: Teladan Yesus dalam Yohanes 13:1–20

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMelayani dengan Sukacita vs. Terpaksa: Teladan Yesus dalam Yohanes 13:1–20
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan sikap melayani dengan sukacita dan melayani dengan terpaksa berdasarkan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat menguraikan secara berurutan cara Yesus melayani murid-murid-Nya (sebelum, saat, dan sesudah membasuh kaki) sebagai teladan pelayanan yang penuh sukacita.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan sungguh-sungguh — tidak ada jawaban yang salah selama kamu menjelaskan alasannya.
  • Beberapa kegiatan dikerjakan berpasangan; diskusikan dengan temanmu sebelum menuliskan jawaban.
  • Tulis namamu dan nama temanmu (jika berpasangan) di setiap lembar jawaban.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis, dan pastikan tulisanmu mudah dibaca.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Sukacita atau Terpaksa? Aku Bisa Membedakannya!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar ekspresi wajah (senyum dan cemberut) sebagai ilustrasi pembuka
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca empat cerita singkat di bawah ini dengan seksama.
  2. Bayangkan kamu ada di tempat orang dalam cerita tersebut — rasakan apa yang mereka rasakan.
  3. Tentukan apakah tindakan dalam cerita itu menggambarkan 'Melayani dengan Sukacita' atau 'Melayani dengan Terpaksa'.
  4. Beri tanda ✓ pada kolom yang sesuai, lalu tuliskan alasanmu di kolom 'Alasanku'.
  5. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan diskusi bersama satu orang teman.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan empat cerita yang diberikan:

Cerita 1 — Lina baru saja menyelesaikan PR matematika yang sulit. Tiba-tiba adiknya menangis dan meminta bantuan memakai sepatu. Lina menutup bukunya, tersenyum, dan membantu adiknya sambil berkata, 'Ayo, kakak bantu ya!'

Cerita 2 — Rudi diminta guru piket untuk membantu menyapu kelas. Rudi mendengus, melempar sapu ke lantai, dan menyapu sambil cemberut karena ia ingin segera bermain bola.

Cerita 3 — Saat kebaktian gereja, Nita diminta mengantar kolekte ke barisan belakang. Nita berdiri, mengangguk hormat kepada jemaat, dan menjalankan tugasnya dengan senyum lebar.

Cerita 4 — Kevin terpilih menjadi pemandu tamu sekolah. Ia ingin menolak karena malu, tetapi akhirnya setuju karena takut dimarahi guru. Sepanjang acara ia diam dan terlihat tidak nyaman.

Tuliskan dalam tabel dengan kolom: No | Nama Tokoh | Melayani dengan Sukacita (✓) | Melayani dengan Terpaksa (✓) | Alasanku

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama temanmu: Menurut kalian, apa perbedaan utama antara melayani dengan sukacita dan melayani dengan terpaksa? Tuliskan kesimpulan diskusi kalian dalam 2–3 kalimat.

3. Pernahkah kamu melayani seseorang dengan sukacita? Ceritakan secara singkat: siapa yang kamu layani, apa yang kamu lakukan, dan bagaimana perasaanmu sesudahnya.

Sediakan tabel 5 kolom (No, Nama Tokoh, Sukacita ✓, Terpaksa ✓, Alasanku) dengan 4 baris isian. Di bawah tabel, sediakan kotak teks untuk jawaban diskusi (no. 2) dan kotak teks bebas untuk cerita pengalaman pribadi (no. 3).

Kegiatan 2: Jejak Langkah Yesus: Membaca dan Memetakan Yohanes 13:1–20

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Yohanes 13:1–20)
  • Pensil/pulpen berwarna (opsional, untuk mewarnai diagram alur)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks Alkitab Yohanes 13:1–20 dengan tenang — boleh dalam hati atau bergantian dengan temanmu.
  2. Setelah membaca, tutup Alkitabmu sejenak dan pikirkan: apa saja yang Yesus lakukan dalam cerita itu?
  3. Buka kembali dan baca ulang untuk memastikan urutannya.
  4. Isi 'Peta Langkah Yesus' dengan menuliskan tindakan Yesus di tiga tahap: Sebelum, Saat, dan Sesudah membasuh kaki.
  5. Gunakan kalimatmu sendiri — tidak perlu menyalin kata per kata dari Alkitab.
  6. Setelah mengisi peta, jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi 'Peta Langkah Yesus' berikut ini berdasarkan Yohanes 13:1–20. Tuliskan tindakan Yesus secara berurutan di setiap kotak:

[ SEBELUM membasuh kaki ] → [ SAAT membasuh kaki ] → [ SESUDAH membasuh kaki ]

Setiap kotak diisi minimal 2 tindakan Yesus yang berbeda.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa Yesus memilih cara membasuh kaki untuk mengajarkan tentang pelayanan? Tuliskan pendapatmu berdasarkan apa yang kamu baca dalam Yohanes 13:1–20.

3. Perhatikan ayat 13:15 — Yesus berkata: 'Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.' Menurutmu, apa makna ayat ini bagi kehidupanmu sehari-hari? Tuliskan dalam 2–3 kalimat.

Sediakan diagram alur tiga kotak berurutan (berlabel 'SEBELUM', 'SAAT', 'SESUDAH') yang dihubungkan dengan tanda panah, masing-masing berisi 3 baris kosong untuk ditulisi. Di bawah diagram, sediakan dua kotak teks terpisah untuk jawaban pertanyaan uraian no. 2 dan no. 3.

Kegiatan 3: Aku Siap Melayani! Merancang Aksi Nyataku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk menghias kartu rencana)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kini saatnya kamu menjadi seperti Yesus — merancang pelayanan nyata yang akan kamu lakukan!
  2. Pilih satu lingkungan yang paling dekat dengan hidupmu: rumah, sekolah, atau gereja.
  3. Pikirkan siapa yang bisa kamu layani di lingkungan tersebut dan apa yang bisa kamu lakukan.
  4. Isi 'Kartu Rencanaku Melayani' sesuai panduan yang tersedia.
  5. Pastikan pelayanan yang kamu rancang dilakukan dengan sukacita — bukan karena terpaksa!
  6. Tutup kegiatanmu dengan menuliskan doa syukur pribadi kepada Tuhan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi 'Kartu Rencanaku Melayani' berikut ini:

Lingkungan yang kupilih: _______________
Orang yang akan kulayani: _______________
Bentuk pelayanan yang akan kulakukan:

  1. _______________
  2. _______________
  3. _______________

Waktu rencana pelaksanaannya: _______________
Mengapa aku mau melakukan ini dengan sukacita: _______________

2. Bandingkan rencanamu dengan rencana temanmu. Temukan satu persamaan dan satu perbedaan antara rencana pelayanan kalian berdua. Tuliskan hasilnya di bawah ini:
Persamaan: _______________
Perbedaan: _______________
Apa yang bisa kalian pelajari dari perbedaan tersebut?

3. Tuliskan doa syukurmu kepada Tuhan atas kesempatan yang Ia berikan kepadamu untuk melayani sesama. Doamu boleh pendek, tapi tuliskan dengan sepenuh hati. (Minimal 3 kalimat)

Sediakan 'Kartu Rencanaku Melayani' berbentuk kartu bergaris dengan ikon ilustrasi tangan yang saling membantu di sudut atas. Di bawah kartu, sediakan kotak perbandingan dua kolom (Rencanaku vs. Rencana Temanku) untuk jawaban no. 2. Sediakan kotak bertuliskan 'Doaku' dengan ilustrasi tangan berdoa untuk jawaban no. 3.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu pahami tentang perbedaan melayani dengan sukacita dan melayani dengan terpaksa? Mengapa hal itu penting bagimu?

2. Dari tindakan Yesus dalam Yohanes 13:1–20, langkah mana yang paling menyentuh hatimu dan mengapa? Bagaimana langkah itu menginspirasimu untuk bertindak?

3. Menurutmu, apakah mudah atau sulit untuk selalu melayani dengan sukacita? Ceritakan satu tantangan yang mungkin kamu hadapi dan bagaimana kamu berencana menghadapinya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.