LKPDPertemuan 4Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 7 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang arti bertobat dan kisah pertobatan Saulus melalui tulisan singkat atau karya kreatif.
  2. Murid dapat mengungkapkan pengalaman atau komitmen pertobatan pribadi secara jujur sebagai bentuk respons iman terhadap panggilan Allah untuk membarui hidup.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan jujur dan sungguh-sungguh sebagai ungkapan imanmu.
  • Tulislah jawaban dengan rapi dan lengkap di tempat yang disediakan.
  • Kamu boleh menggunakan Alkitabmu untuk membantu menjawab pertanyaan tentang kisah Saulus.
  • Ingat, ini bukan hanya penilaian pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk merenungkan perjalanan imanmu sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Kisah Pertobatan Saulus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali Kisah Para Rasul 9:1-19a dengan tenang.
  2. Perhatikan perubahan yang terjadi pada diri Saulus dari awal hingga akhir kisah.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pemahamanmu tentang kisah tersebut.
  4. Tulislah jawaban dengan kalimat lengkap dan jelas.

Pertanyaan:

1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa arti bertobat berdasarkan kisah Saulus?

2. Ceritakan kembali kisah pertobatan Saulus secara singkat dengan urutanmu sendiri. Tulislah minimal 5 kalimat yang mencakup: keadaan Saulus sebelum bertobat, peristiwa perjumpaannya dengan Yesus, perubahan yang terjadi, dan peran Ananias.

3. Apa perintah Tuhan kepada Ananias? Mengapa menurut kamu perintah itu sulit dilakukan oleh Ananias?

4. Lengkapi tabel berikut untuk membandingkan Saulus sebelum dan sesudah bertobat:

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1-3: sediakan 8-10 baris per pertanyaan. Untuk nomor 4: buat tabel dengan 2 kolom (Sebelum Bertobat | Sesudah Bertobat) dan 3 baris (Sikap terhadap Yesus | Sikap terhadap orang Kristen | Tujuan hidupnya).

Kegiatan 2: Berbagi Pengalaman Pertobatan Pribadi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hati yang terbuka

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan pengalamanmu sendiri ketika pernah berbuat salah atau berdosa.
  2. Pikirkan bagaimana kamu merespons kesalahan tersebut: apakah kamu mengakuinya, meminta maaf kepada Allah dan orang yang kamu sakiti, atau mencoba memperbaikinya?
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur. Ini adalah ruang aman untuk mengungkapkan perjalanan imanmu.
  4. Tulisanmu akan dihargai sebagai keberanian untuk terbuka di hadapan Allah dan diri sendiri.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman ketika kamu melakukan kesalahan atau dosa (tidak perlu menyebutkan detail yang terlalu pribadi). Apa yang kamu rasakan setelah melakukan kesalahan tersebut?

2. Apa tantangan yang kamu hadapi ketika ingin bertobat dan mengakui kesalahanmu? (contoh: takut dimarahi, malu, gengsi, takut dihukum, atau alasan lainnya)

3. Bagaimana akhirnya kamu merespons kesalahan tersebut? Apakah kamu bertobat dan mengakuinya? Apa yang terjadi setelah itu?

4. Tuliskan satu komitmen pertobatan yang ingin kamu lakukan mulai hari ini sebagai respons terhadap kasih dan panggilan Allah untuk membarui hidupmu.

Sediakan 8-10 baris untuk setiap pertanyaan. Berikan ruang yang cukup agar murid merasa bebas mengekspresikan pengalamannya.

Kegiatan 3: Karya Kreatif: Doa Pengakuan Dosa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas buffalo/kertas warna (opsional)
  • Kertas HVS putih
  • Pensil dan pulpen warna
  • Spidol atau crayon
  • Penggaris
  • Hiasan opsional: stiker, payet, gunting, lem

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah merenungkan kisah Saulus dan pengalamanmu sendiri, sekarang buatlah sebuah karya kreatif berupa doa pengakuan dosa.
  2. Doa ini adalah ungkapan jujur dari hatimu kepada Allah, mengakui kelemahanmu dan memohon pembaruan hidup.
  3. Kamu boleh menulis doa di kertas biasa atau menghiasnya agar lebih indah dan bermakna.
  4. Doa tidak perlu panjang, yang penting tulus dari hati.
  5. Setelah selesai, kamu boleh memajangnya di kamarmu sebagai pengingat untuk terus bertobat dan hidup baru di dalam Kristus.

Pertanyaan:

1. Tulislah sebuah doa pengakuan dosa pribadi yang terdiri dari: (a) Sapaan kepada Allah, (b) Pengakuan atas kelemahanmu sebagai manusia berdosa, (c) Permohonan pengampunan dan pembaruan hidup, (d) Komitmen untuk hidup sesuai kehendak Allah, (e) Penutup dengan ucapan syukur dan doa dalam nama Yesus.

2. Hiaslah doa yang kamu tulis dengan gambar, warna, atau hiasan sederhana yang melambangkan pertobatan dan pembaruan hidup (misalnya: hati yang baru, salib, cahaya, atau bunga). Jelaskan mengapa kamu memilih hiasan tersebut.

Ruang gambar

Untuk nomor 1: sediakan satu halaman penuh untuk menulis doa (dapat menggunakan kertas buffalo atau kertas berwarna jika tersedia). Untuk nomor 2: sediakan ruang di sekitar tulisan doa untuk menggambar dan menghias, atau halaman terpisah untuk karya kreatif.

REFLEKSI

1. Apa yang paling berkesan bagimu dari kisah pertobatan Saulus? Bagaimana kisah itu membantumu memahami arti pertobatan yang sejati?

2. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dan hubunganmu dengan Allah?

3. Bagaimana kamu akan menerapkan komitmen pertobatanmu dalam kehidupan sehari-hari mulai minggu ini? Siapa yang bisa membantumu untuk tetap setia pada komitmen tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.