LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 7 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Aku Menyesal dan Bertobat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memahami Kisah Pertobatan SaulusEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa arti bertobat berdasarkan kisah Saulus? 2. Ceritakan kembali kisah pertobatan Saulus secara singkat dengan urutanmu sendiri. Tulislah minimal 5 kalimat yang mencakup: keadaan Saulus sebelum bertobat, peristiwa perjumpaannya dengan Yesus, perubahan yang terjadi, dan peran Ananias. 3. Apa perintah Tuhan kepada Ananias? Mengapa menurut kamu perintah itu sulit dilakukan oleh Ananias? 4. Lengkapi tabel berikut untuk membandingkan Saulus sebelum dan sesudah bertobat: Ruang tabel jawaban Untuk nomor 1-3: sediakan 8-10 baris per pertanyaan. Untuk nomor 4: buat tabel dengan 2 kolom (Sebelum Bertobat | Sesudah Bertobat) dan 3 baris (Sikap terhadap Yesus | Sikap terhadap orang Kristen | Tujuan hidupnya). Kegiatan 2: Berbagi Pengalaman Pertobatan PribadiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ceritakan satu pengalaman ketika kamu melakukan kesalahan atau dosa (tidak perlu menyebutkan detail yang terlalu pribadi). Apa yang kamu rasakan setelah melakukan kesalahan tersebut? 2. Apa tantangan yang kamu hadapi ketika ingin bertobat dan mengakui kesalahanmu? (contoh: takut dimarahi, malu, gengsi, takut dihukum, atau alasan lainnya) 3. Bagaimana akhirnya kamu merespons kesalahan tersebut? Apakah kamu bertobat dan mengakuinya? Apa yang terjadi setelah itu? 4. Tuliskan satu komitmen pertobatan yang ingin kamu lakukan mulai hari ini sebagai respons terhadap kasih dan panggilan Allah untuk membarui hidupmu. Sediakan 8-10 baris untuk setiap pertanyaan. Berikan ruang yang cukup agar murid merasa bebas mengekspresikan pengalamannya. Kegiatan 3: Karya Kreatif: Doa Pengakuan DosaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulislah sebuah doa pengakuan dosa pribadi yang terdiri dari: (a) Sapaan kepada Allah, (b) Pengakuan atas kelemahanmu sebagai manusia berdosa, (c) Permohonan pengampunan dan pembaruan hidup, (d) Komitmen untuk hidup sesuai kehendak Allah, (e) Penutup dengan ucapan syukur dan doa dalam nama Yesus. 2. Hiaslah doa yang kamu tulis dengan gambar, warna, atau hiasan sederhana yang melambangkan pertobatan dan pembaruan hidup (misalnya: hati yang baru, salib, cahaya, atau bunga). Jelaskan mengapa kamu memilih hiasan tersebut. Ruang gambar Untuk nomor 1: sediakan satu halaman penuh untuk menulis doa (dapat menggunakan kertas buffalo atau kertas berwarna jika tersedia). Untuk nomor 2: sediakan ruang di sekitar tulisan doa untuk menggambar dan menghias, atau halaman terpisah untuk karya kreatif. REFLEKSI1. Apa yang paling berkesan bagimu dari kisah pertobatan Saulus? Bagaimana kisah itu membantumu memahami arti pertobatan yang sejati? 2. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dan hubunganmu dengan Allah? 3. Bagaimana kamu akan menerapkan komitmen pertobatanmu dalam kehidupan sehari-hari mulai minggu ini? Siapa yang bisa membantumu untuk tetap setia pada komitmen tersebut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.