LKPDPertemuan 3Bab 6Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Mempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan Tantangannya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan Tantangannya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Mempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan Tantangannya

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 6 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan Tantangannya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMempraktikkan Hidup sebagai Manusia Baru dan Tantangannya
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendaftarkan kegiatan nyata yang dapat dilakukan sebagai wujud hidup manusia baru dalam kehidupan sehari-hari beserta tantangan yang dihadapi.
  2. Murid dapat mensyukuri pengorbanan Yesus Kristus yang memungkinkannya berubah menjadi manusia baru dengan mengungkapkan syukur melalui karya kreatif berupa slogan hidup manusia baru.

PETUNJUK UMUM

  • 1. LKPD ini dikerjakan secara berkelompok (3-4 orang) agar kalian bisa saling berbagi ide dan semangat.
  • 2. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • 3. Tulis jawaban pada tempat atau format yang telah disediakan dengan rapi.
  • 4. Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • 5. Sepanjang kegiatan, ingatlah bahwa kita sedang belajar menjadi manusia baru yang bersyukur dan saling mengasihi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan dan Tantangan Manusia Baru

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau lembar LKPD
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Dalam kelompok, diskusikan dan ingatlah kembali: menjadi manusia baru berarti meninggalkan sifat-sifat lama (seperti marah, iri, dusta) dan melakukan hal-hal baik yang memuliakan Allah.
  2. 2. Setiap anggota kelompok menyebutkan satu kegiatan nyata yang bisa dilakukan sebagai wujud hidup manusia baru di rumah, sekolah, atau lingkungan bermain.
  3. 3. Tuliskan kegiatan-kegiatan tersebut pada kolom pertama tabel. Setiap baris untuk satu kegiatan.
  4. 4. Bersama-sama pikirkan: apa saja tantangan yang mungkin menghalangi kalian melakukan kegiatan itu? Tuliskan pada kolom kedua tabel.
  5. 5. Setelah tabel selesai, pilihlah satu kegiatan yang paling menantang dan diskusikan bagaimana cara mengatasinya.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut dengan kegiatan nyata manusia baru dan tantangan yang dihadapi. (minimal 3 kegiatan)

Ruang tabel jawaban

2. Dari daftar kegiatan di atas, kegiatan mana yang paling sulit kamu lakukan? Mengapa? Bagaimana cara kamu mengatasi tantangan itu?

Tabel dengan dua kolom: 'Kegiatan Manusia Baru' dan 'Tantangan'. Minimal 3 baris. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis jawaban uraian di bawah tabel.

Kegiatan 2: Membuat Slogan Hidup Manusia Baru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas manila / karton putih
  • Spidol 3 warna (hitam, merah, biru)
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris (opsional)
  • Alat mewarnai lain (krayon, pensil warna) jika tersedia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Masih dalam kelompok yang sama, diskusikan isi Kolose 3:5–17 tentang ciri-ciri manusia baru.
  2. 2. Pilihlah satu pesan utama dari ayat tersebut yang paling menyentuh hati kalian.
  3. 3. Buatlah sebuah slogan pendek dan menarik untuk mengajak teman-teman menerapkan sikap hidup manusia baru. Slogan harus mengandung rasa syukur atas pengorbanan Yesus.
  4. 4. Tulislah slogan pada kertas manila atau karton yang sudah disediakan. Gunakan spidol tiga warna agar menarik.
  5. 5. Hias slogan dengan gambar sederhana (misalnya salib, hati, atau tangan terbuka) yang sesuai dengan tema.
  6. 6. Setelah selesai, tempelkan slogan di area kelas yang sudah ditentukan agar bisa dibaca semua.

Pertanyaan:

1. Tuliskan slogan yang telah kalian buat di sini (sebagai draf sebelum dihias di kertas manila).

2. Jelaskan maksud slogan tersebut dan kaitannya dengan pengorbanan Yesus Kristus!

Tulis draf slogan pada tempat yang disediakan. Uraian penjelasan ditulis di bawahnya.

Kegiatan 3: Berdoa dan Berbagi

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Tidak ada alat khusus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Setelah membuat slogan, duduklah melingkar bersama kelompok.
  2. 2. Setiap anggota kelompok secara bergiliran membagikan satu kegiatan dari tabel Kegiatan 1 yang akan mereka usahakan dalam seminggu ke depan.
  3. 3. Setelah semua berbagi, pimpinlah doa kelompok dengan pokok-pokok berikut:
  4. a. Bersyukur atas pengorbanan Yesus yang membuat kita menjadi manusia baru.
  5. b. Mohon hikmat untuk memilih sikap manusia baru dan menolak sikap lama.
  6. c. Mohon kekuatan iman untuk menghadapi tantangan.
  7. 4. Sebagai penutup, mintalah salah satu anggota untuk memimpin doa dengan suara nyaring, dan anggota lain mengamini.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu kegiatan yang akan kamu usahakan dalam seminggu ke depan sebagai wujud hidup manusia baru!

2. Tuliskan isi doa yang kamu panjatkan (minimal 2 pokok doa)!

Tulis pada tempat yang disediakan: komitmen kegiatan dan pokok-pokok doa.

REFLEKSI

1. 1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang paling berkesan bagimu tentang menjadi manusia baru?

2. 2. Tantangan apa yang paling berat untuk kamu jalani? Bagaimana rencanamu menghadapinya dengan pertolongan Tuhan?

3. 3. Apa yang ingin kamu syukuri hari ini terkait pengorbanan Yesus dalam hidupmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.