LKPDPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Aku, Pribadi yang Istimewa
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang dirinya sebagai pribadi yang istimewa ciptaan Allah dengan menjelaskan secara tertulis makna keterbatasan manusia, pemeliharaan Allah, dan sikap syukur berdasarkan Mazmur 8:1–9 dan 2 Samuel 4:4, 9:1–13.

PETUNJUK UMUM

  • Lembar asesmen ini menilai pemahamanmu tentang diri sebagai pribadi istimewa ciptaan Allah.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum menjawab.
  • Kerjakan dengan jujur dan percaya diri. Ini bukan untuk membandingkan dirimu dengan teman, tetapi untuk melihat pemahamanmu sendiri.
  • Siapkan Alkitab, alat tulis, dan hati yang tenang.
  • Berdoalah terlebih dahulu agar Roh Kudus membimbing pikiranmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Firman Tuhan tentang Keistimewaan Manusia

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka dan bacalah Mazmur 8:1-9 dan 2 Samuel 4:4, 9:1-13 dengan saksama.
  2. Perhatikan kata-kata kunci yang menunjukkan keistimewaan manusia dan pemeliharaan Allah.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pemahamanmu dari kedua teks Alkitab tersebut.
  4. Tuliskan jawaban dengan kalimat lengkap dan jelas.

Pertanyaan:

1. Menurut Mazmur 8:5-6, bagaimana Allah menciptakan manusia? Sebutkan minimal 3 keistimewaan manusia yang disebutkan dalam mazmur ini!

2. Siapakah Mefiboset dan apa keterbatasan yang ia miliki? (2 Samuel 4:4)

3. Bagaimana Raja Daud menunjukkan pemeliharaan Allah kepada Mefiboset? Sebutkan minimal 3 tindakan Daud! (2 Samuel 9:1-13)

4. Apa makna keterbatasan manusia berdasarkan kisah Mefiboset dan Mazmur 8? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf atau poin-poin di bawah setiap nomor. Gunakan minimal 3-5 kalimat untuk setiap jawaban uraian.

Kegiatan 2: Mengenali Diri: Keterbatasan dan Keistimewaanku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya merefleksikan dirimu sendiri sebagai pribadi yang istimewa ciptaan Allah.
  2. Renungkan keterbatasan yang kamu miliki dan talenta atau potensi yang Allah berikan kepadamu.
  3. Isilah tabel di bawah ini dengan jujur dan penuh syukur.
  4. Ingat, setiap orang istimewa dengan caranya masing-masing!

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut tentang dirimu!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, tuliskan 1 pengalaman nyata ketika kamu merasakan pemeliharaan Allah melalui orang lain di tengah keterbatasanmu!

3. Bagaimana kamu bisa menggunakan talenta/potensimu untuk menolong orang lain, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan?

Buatlah tabel dengan 3 kolom (Keterbatasanku | Talenta/Potensi yang Allah Berikan | Cara Allah Memeliharaku) dan isi minimal 3 baris. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan minimal 5 kalimat yang menggambarkan pengalaman dan rencanamu.

Kegiatan 3: Ungkapan Syukur: Doa dan Komitmen

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hati yang terbuka

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebagai pribadi yang istimewa ciptaan Allah, kita dipanggil untuk bersyukur dan merespons kasih Allah.
  2. Buatlah sebuah doa syukur pribadi yang berisi ucapan terima kasih atas keistimewaanmu sebagai ciptaan Allah.
  3. Sertakan juga komitmen konkret untuk menghargai diri sendiri dan orang lain yang memiliki keterbatasan.
  4. Tulislah dengan tulus dari hatimu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah doa syukur kepada Allah yang mencakup: (a) ucapan syukur atas keistimewaanmu sebagai ciptaan-Nya, (b) pengakuan atas keterbatasanmu, (c) terima kasih atas pemeliharaan-Nya, dan (d) permohonan agar Allah terus membimbingmu mengembangkan potensimu untuk kemuliaan-Nya!

2. Tuliskan 3 komitmen konkret yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan rasa syukurmu sebagai pribadi istimewa ciptaan Allah! (Minimal 1 komitmen untuk diri sendiri, 1 untuk orang lain yang memiliki keterbatasan)

3. Ceritakan tentang 1 tokoh inspiratif (dari Indonesia atau luar negeri) yang memiliki keterbatasan fisik atau berkebutuhan khusus, tetapi tetap berprestasi! Apa yang bisa kamu pelajari dari tokoh tersebut?

Tuliskan doa dalam bentuk surat kepada Tuhan (minimal 7 kalimat). Untuk komitmen, buatlah daftar bernomor dengan penjelasan singkat (2-3 kalimat per komitmen). Untuk tokoh inspiratif, tuliskan dalam 1 paragraf (minimal 6 kalimat).

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan asesmen ini, apa hal baru yang kamu pelajari tentang dirimu sebagai pribadi istimewa ciptaan Allah?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang keterbatasan manusia berubah setelah mempelajari kisah Mefiboset dan Mazmur 8?

3. Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk lebih mensyukuri keistimewaanmu dan menghargai orang lain yang memiliki keterbatasan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.