LKPDPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Buah Roh dan Menyusun Pesan Dukungan Penguatan bagi Sesama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menganalisis Buah Roh dan Menyusun Pesan Dukungan Penguatan bagi Sesama".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Buah Roh dan Menyusun Pesan Dukungan Penguatan bagi Sesama

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menganalisis Buah Roh dan Menyusun Pesan Dukungan Penguatan bagi Sesama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenganalisis Buah Roh dan Menyusun Pesan Dukungan Penguatan bagi Sesama
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis wujud buah Roh dalam interaksi antar sesama yang menghadapi kesusahan
  2. Menyusun pesan dukungan penguatan bagi sesama sebagai wujud buah Roh dalam interaksi antar sesama

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berdiskusi dengan teman sesuai arahan guru.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi atau materi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menganalisis Wujud Buah Roh dalam Situasi Kesusahan Sesama

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Alkitab (Galatia 5:22-23 sebagai rujukan buah Roh)
  • Alat tulis (pena/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 3 situasi kesusahan sesama berikut ini.
  2. Situasi 1: Jonathan melihat Anton menangis tersedu-sedu karena diejek dan kehilangan bekal makan siangnya.
  3. Situasi 2: Rina merasa kesal karena adiknya yang sedang sakit rewel dan terus meminta perhatian sehingga mengganggu waktu belajarnya.
  4. Situasi 3: Di depan gerbang sekolah, seorang nenek pedagang kecil terjatuh dan barang dagangannya berserakan di jalan.
  5. Analisislah wujud buah Roh yang relevan (seperti: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri) serta tindakan nyata interaksi yang harus ditunjukkan untuk mengatasi kesusahan tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Situasi 1, wujud buah Roh apa yang tepat ditunjukkan dan bagaimana bentuk tindakan nyata interaksi yang menghibur Anton?

2. Berdasarkan Situasi 2, wujud buah Roh apa yang harus dikembangkan Rina dalam interaksi dengan adiknya yang sedang sakit dan bagaimana tindakannya?

3. Berdasarkan Situasi 3, wujud buah Roh apa yang menjadi dasar tindakan terhadap nenek tersebut dan bagaimana wujud interaksinya?

Tuliskan jawaban pada tabel 4 kolom: [Kolom 1: Nomor Situasi], [Kolom 2: Masalah/Kesusahan yang Dihadapi], [Kolom 3: Wujud Buah Roh yang Tepat], [Kolom 4: Tindakan Nyata Interaksi].

Kegiatan 2: Analisis Kebutuhan Dukungan Penguatan bagi Teman yang Berduka

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pena)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus mendalam berikut: 'Sari, teman sekelasmu, sudah tiga hari murung dan sering menyendiri setelah kehilangan kakek tercintanya yang selama ini merawatnya. Ia merasa sedih, kehilangan semangat belajar, dan merasa tidak ada yang mengerti kepedihannya.'
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu untuk menganalisis kebutuhan penguatan Sari berdasarkan wujud buah Roh.
  3. Jawablah pertanyaan analisis untuk mempersiapkan kalimat pesan dukungan yang meneguhkan.

Pertanyaan:

1. Analisislah kesusahan emosional apa yang sedang dialami Sari dan wujud buah Roh apa yang paling ia butuhkan dari teman-temannya saat ini?

2. Analisislah mengapa ucapan bernada menggurui atau menyalahkan (seperti 'jangan menangis terus, itu berlebihan') bertentangan dengan buah Roh dalam interaksi antar sesama?

Tuliskan hasil diskusi pada lembar bergaris dengan pembagian subjudul: (A) Analisis Kesusahan & Buah Roh yang Relevan, (B) Alasan Sikap Empati Berdasarkan Buah Roh.

Kegiatan 3: Menyusun Pesan Dukungan Penguatan sebagai Wujud Buah Roh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/karton
  • Pena/spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu sesama di sekitarmu yang sedang menghadapi kesusahan (bisa menggunakan kasus Sari dari Kegiatan 2, teman sekolah yang sakit/jatuh, atau anggota keluarga yang bergumul).
  2. Susunlah sebuah pesan tertulis berisi dukungan dan penguatan (minimal 3-5 kalimat) yang mencerminkan secara nyata wujud buah Roh (misalnya kasih, damai sejahtera, atau kemurahan).
  3. Pastikan pesanmu memuat: (1) Salam dan pengakuan atas perasaan sesama, (2) Kalimat dukungan yang menghibur dan menguatkan, (3) Janji pendampingan/doa sebagai wujud kasih nyata.
  4. Kegiatan ini mencakup penyusunan pesan, pembacaan pesan dukungan di depan kelas, refleksi bersama, dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pesan dukungan penguatan yang telah kamu susun secara utuh untuk sesama yang menghadapi kesusahan tersebut!

Tuliskan draf teks pesan dukungan penguatan pada kotak pesan berbentuk kartu/lembar pesan yang telah digaris rapi.

REFLEKSI

1. Buah Roh apa yang paling menantang bagimu untuk dipraktikkan saat melihat teman yang sedang dalam kesusahan?

2. Bagaimana perasaanmu setelah menyusun pesan dukungan penguatan untuk sesama yang sedang mengalami kesulitan?

3. Apa satu langkah nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mewujudkan buah Roh kepada teman atau keluargamu yang sedang bersedih?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.