LKPDPertemuan 1Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Arti Pertobatan dan Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Membutuhkan Pembaruan Hidup dari Allah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menjelaskan Arti Pertobatan dan Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Membutuhkan Pembaruan Hidup dari Allah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Arti Pertobatan dan Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Membutuhkan Pembaruan Hidup dari Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 7 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Arti Pertobatan dan Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Membutuhkan Pembaruan Hidup dari Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjelaskan Arti Pertobatan dan Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Membutuhkan Pembaruan Hidup dari Allah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan arti pertobatan sebagai wujud karya Allah membarui hidup manusia
  2. Mengidentifikasi keterbatasan manusia yang berbuat salah sehingga membutuhkan pembaruan hidup dari Allah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja ini.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau bersama teman sesuai arahan pada tiap kegiatan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Arti Pertobatan dalam Karya Pembaruan Allah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan materi singkat berikut: Pertobatan berasal dari kata Yunani 'metanoia' yang berarti berbalik arah atau perubahan akal budi/cara berpikir. Pertobatan bukan sekadar merasa bersalah, melainkan karya Allah yang menyadarkan dan membarui hati serta pikiran manusia agar berbalik dari jalan dosa menuju kehendak Allah.
  2. Jawablah pertanyaan nomor 1 untuk menjelaskan arti pertobatan berdasarkan pemahamanmu.
  3. Jawablah pertanyaan nomor 2 untuk menjelaskan bagaimana Allah berkarya membarui manusia dalam proses pertobatan tersebut.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pertobatan dengan bahasamu sendiri berdasarkan materi yang telah kamu baca!

2. Jelaskan mengapa pertobatan disebut sebagai wujud karya Allah yang membarui hidup manusia!

Tuliskan jawaban berupa uraian 2-3 kalimat pada baris kosong yang disediakan untuk masing-masing nomor soal.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Keterbatasan Manusia yang Berbuat Salah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Manusia adalah makhluk yang terbatas dan rapuh (Roma 3:23 menyebut semua orang telah berbuat dosa). Keterbatasan ini membuat manusia sering jatuh ke dalam kesalahan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Bacalah 3 situasi kehidupan sehari-hari berikut:
  3. Situasi A: Markus merasa kesal karena diejek temannya, lalu ia tidak mampu menahan amarah dan membalas dengan kata-kata kasar.
  4. Situasi B: Sarah menyontek saat ujian matematika karena takut nilainya jelek dan merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya.
  5. Situasi C: Daniel berbohong kepada orang tuanya bahwa uang jajan hilang, padahal uangnya dipakai membeli permainan daring tanpa izin.
  6. Isilah tabel analisis untuk mengidentifikasi bentuk keterbatasan manusia pada masing-masing situasi dan alasan mengapa situasi tersebut membutuhkan pembaruan hidup dari Allah.

Pertanyaan:

1. Identifikasilah keterbatasan manusia yang tampak pada Situasi A, B, dan C ke dalam tabel yang disediakan!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan ketiga situasi tersebut, identifikasilah mengapa manusia yang memiliki keterbatasan tersebut sangat membutuhkan pembaruan hidup dari Allah!

Gunakan tabel 3 kolom (Kolom 1: Situasi, Kolom 2: Bentuk Keterbatasan/Kelemahan Manusia, Kolom 3: Mengapa Butuh Pembaruan Allah) untuk nomor 1, dan 1 paragraf uraian singkat untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Membedakan Tanda Manusia yang Butuh Pembaruan Hidup

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Bacalah daftar 4 pernyataan sikap di bawah ini.
  3. Identifikasilah mana sikap yang mencerminkan keterbatasan manusia yang berbuat salah dan mana sikap yang mencerminkan pembaruan hidup dari Allah.
  4. Jelaskan alasan pengelompokanmu dengan mengaitkannya pada karya pembaruan Allah.
  5. Setelah selesai, bacakan hasil identifikasimu di depan kelas dan ikuti kegiatan refleksi penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Identifikasilah 4 pernyataan berikut dengan menuliskan kategori 'Keterbatasan yang Berbuat Salah' atau 'Pembaruan Hidup dari Allah':

  1. Menyimpan dendam dan menolak memaafkan teman;
  2. Mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan tulus;
  3. Mementingkan diri sendiri tanpa peduli kebutuhan kawan;
  4. Bersedia menolong orang lain dengan sukacita meskipun sedang lelah.

2. Jelaskan perbedaan mendasar antara seseorang yang hidup dalam keterbatasan dosanya dengan seseorang yang telah mengalami pembaruan hidup dari Allah!

Tuliskan kategori (1) sampai (4) pada kolom isian yang tersedia, dan tuliskan hasil diskusi nomor 2 dalam bentuk 2-3 kalimat penjelasan.

REFLEKSI

1. Keterbatasan atau kesalahan apa yang sering kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari yang menyadarkanmu bahwa kamu membutuhkan pertolongan Tuhan?

2. Bagaimana caramu meminta pertolongan Allah agar pikiran dan perbuatanmu dibarui setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.