LKPDPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Ungkapan Syukur atas Kelahiran Yesus Bagiku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif: Ungkapan Syukur atas Kelahiran Yesus Bagiku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Ungkapan Syukur atas Kelahiran Yesus Bagiku

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Ungkapan Syukur atas Kelahiran Yesus Bagiku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif: Ungkapan Syukur atas Kelahiran Yesus Bagiku
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat karya kreatif berupa puisi sebagai ungkapan terima kasih dan syukur karena Yesus lahir bagi manusia, yang mencerminkan pemahaman tentang makna kelahiran Yesus sebagai Juruselamat.
  2. Murid dapat menjelaskan secara lisan atau tertulis alasan Yesus lahir ke dunia dan cara meneguhkan iman kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa syukur.
  • Boleh membuka Alkitab (Lukas 2:1–20, Matius 1:18–25, dan Matius 2:1–11) saat mengerjakan kegiatan.
  • Tuliskan jawabanmu dengan kalimatmu sendiri — tidak perlu meniru jawaban teman.
  • Jika ada kata atau pertanyaan yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.
  • Nikmati setiap kegiatan ini sebagai wujud ungkapan syukurmu kepada Tuhan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Yesus Lahir — Apa Artinya Bagiku?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (atau lembar teks Alkitab yang disediakan guru)
  • Alat tulis (pensil/pena)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca ulang dengan tenang teks Alkitab berikut: Lukas 2:1–20 (kelahiran Yesus di Betlehem), Matius 1:18–25 (pesan malaikat kepada Yusuf), dan Matius 2:1–11 (kunjungan orang Majus).
  2. Setelah membaca, pikirkan: 'Mengapa Yesus mau lahir ke dunia ini?'
  3. Isi tabel di bawah ini secara mandiri berdasarkan pemahamanmu dari teks Alkitab dan pelajaran yang sudah berlalu.
  4. Lalu jawab pertanyaan uraian yang tersedia untuk mendalami pemahamanmu lebih jauh.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan teks Alkitab yang sudah kamu baca! Tuliskan: (a) Tokoh / pihak yang hadir atau terlibat dalam peristiwa kelahiran Yesus, (b) Peran atau tindakan mereka, dan (c) Apa yang tindakan itu tunjukkan tentang kasih Allah.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kamu, apa alasan utama Yesus lahir ke dunia? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri dalam 3–4 kalimat!

3. Sebutkan minimal 3 hal konkret yang dapat kamu lakukan sehari-hari untuk meneguhkan imanmu kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamatmu!

Soal 1: Buat tabel 3 kolom dengan judul kolom 'Tokoh/Pihak', 'Peran atau Tindakan', dan 'Makna Kasih Allah'. Isi minimal 3 baris. | Soal 2: Tulis uraian bebas minimal 3 kalimat di bawah pertanyaan. | Soal 3: Tulis daftar bernomor (1, 2, 3, …) minimal 3 item.

Kegiatan 2: Ungkapan Hatiku — Menulis Puisi Syukur

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pena warna-warni boleh digunakan untuk menghias)
  • Penghapus
  • Spidol warna (opsional, untuk menghias judul atau bingkai puisi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini adalah asesmen utamamu. Kamu akan membuat sebuah puisi sebagai ungkapan terima kasih dan syukur kepada Allah karena Yesus lahir bagimu.
  2. Sebelum menulis, luangkan waktu 2 menit untuk diam sejenak, pejamkan mata, dan pikirkan: 'Apa yang paling kamu syukuri dari kelahiran Yesus dalam hidupmu?'
  3. Bacalah panduan menulis puisi di bawah ini agar puisimu menjadi lebih bermakna.
  4. Panduan menulis puisi: (a) Tentukan perasaan utama yang ingin kamu ungkapkan (syukur, kagum, cinta, sukacita, dll.). (b) Pilih kata-kata yang indah dan bermakna — kamu boleh menggunakan perbandingan, seperti 'kasih-Mu seperti mentari yang hangat'. (c) Puisimu minimal 3 bait, masing-masing bait terdiri dari 3–4 baris. (d) Pastikan puisimu mencerminkan pemahaman tentang Yesus sebagai Juruselamat.
  5. Tulis draf puisimu terlebih dahulu di ruang coretan, lalu salin versi terbaikmu di ruang puisi resmi.
  6. Beri judul yang menarik untuk puisimu!

Pertanyaan:

1. Sebelum menulis puisi, jawab dulu pertanyaan pemantik ini: Menurutmu, apa momen atau peristiwa dalam hidupmu yang paling membuatmu merasa bersyukur bahwa Yesus hadir sebagai Juruselamatmu? Ceritakan singkat dalam 2–3 kalimat.

2. Tuliskan puisimu di sini! Puisi harus: (a) berjudul, (b) minimal 3 bait (masing-masing 3–4 baris), (c) mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Yesus, dan (d) mencerminkan pemahaman bahwa Yesus lahir sebagai Juruselamat manusia.

Ruang gambar

Soal 1: Tulis uraian singkat (2–3 kalimat) di kotak yang tersedia. | Soal 2: Sediakan ruang kosong berjudul 'Puisi Karyaku' dengan garis-garis kosong yang cukup untuk minimal 12 baris puisi. Di atasnya sediakan baris untuk 'Judul Puisi:'. Di bawah puisi tambahkan kolom 'Ruang Coretan / Draf Awal' untuk murid berlatih dulu sebelum menulis versi finalnya.

Kegiatan 3: Berbagi Syukur — Presentasi & Apresiasi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • LKPD halaman puisi yang sudah diselesaikan di Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah membuat puisi yang indah! Sekarang saatnya berbagi karya dan saling mengapresiasi.
  2. Gurumu akan mengatur giliran. Setiap murid mendapat kesempatan membacakan puisinya di depan kelas (atau kepada pasangan/kelompok kecil).
  3. Saat temanmu membacakan puisi, dengarkan dengan penuh perhatian dan hormati.
  4. Setelah semua selesai membaca, kerjakan pertanyaan diskusi dan apresiasi di bawah ini.
  5. Ingat: tidak ada puisi yang lebih baik atau lebih buruk — setiap puisi adalah ungkapan hati yang unik dan berharga!

Pertanyaan:

1. Setelah mendengar puisi teman-temanmu, tuliskan: nama satu teman, baris atau kalimat dari puisinya yang paling berkesan bagimu, dan alasan mengapa bagian itu menyentuh hatimu.

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama kelompokmu (atau pasanganmu): Setelah mendengar semua puisi hari ini, pesan utama apa yang kalian tangkap tentang makna kelahiran Yesus bagi kehidupan kita? Tuliskan kesimpulan diskusi kelompokmu dalam 2–3 kalimat!

3. Tuliskan satu kalimat doa singkat sebagai ungkapan syukurmu kepada Allah atas kelahiran Yesus Kristus. Tulis dengan tulus dari hatimu!

Soal 1: Buat tabel 3 kolom ('Nama Teman', 'Bagian Puisi yang Berkesan', 'Alasanku') dengan 2–3 baris. | Soal 2: Tulis paragraf singkat hasil diskusi kelompok (2–3 kalimat) di kotak diskusi. | Soal 3: Sediakan satu baris kosong atau kotak kecil berlabel 'Doa Syukurku:' untuk murid menuliskan kalimat doa mereka.

REFLEKSI

1. Dari semua yang kamu pelajari tentang kelahiran Yesus, hal apa yang paling membuatmu kagum atau tersentuh? Mengapa?

2. Apakah membuat puisi hari ini membantumu lebih memahami dan merasakan kasih Allah dalam hidupmu? Ceritakan pengalamanmu!

3. Satu langkah nyata apa yang ingin kamu lakukan minggu ini sebagai tanda syukurmu atas kelahiran Yesus sebagai Juruselamatmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.