LKPDPertemuan 5Bab 11Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif: Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 11 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif: Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuktikan pemahamannya tentang kehadiran Allah melalui fenomena alam dengan menjawab soal tertulis yang mencakup pengertian, contoh, manfaat, dan sikap syukur atas kemahakuasaan Allah.
  2. Murid dapat merefleksikan keyakinan imannya bahwa Allah hadir dan berkuasa dalam segala fenomena alam melalui tulisan refleksi singkat atau presentasi karya doa yang telah dibuat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara mandiri dan jujur.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jelas.
  • Gunakan pengalaman dan pemahamanmu selama mempelajari Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam.
  • Berdoalah sebelum memulai agar Tuhan memberkati pekerjaanmu.
  • Periksalah kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar jawaban
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap pertanyaan dengan saksama.
  2. Jawablah pertanyaan berdasarkan pemahamanmu tentang kehadiran Allah melalui fenomena alam.
  3. Tuliskan jawabanmu dengan kalimat lengkap dan jelas.
  4. Berikan contoh konkret yang kamu ketahui atau alami.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan fenomena alam!

2. Sebutkan minimal 5 contoh fenomena alam yang menunjukkan kemahakuasaan Allah!

3. Bagaimana Allah hadir melalui fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari? Berikan 3 contoh manfaat yang kamu rasakan!

4. Lengkapi tabel berikut tentang sikap kita terhadap kehadiran Allah dalam fenomena alam!

Ruang tabel jawaban

5. Ceritakan pengalamanmu ketika merasakan kehadiran Allah melalui fenomena alam tertentu! (minimal 5 kalimat)

Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia. Untuk soal nomor 4, buatlah tabel dengan 3 kolom (Fenomena Alam, Cara Allah Hadir, Sikap Syukurku) dan isi minimal 3 baris contoh.

Kegiatan 2: Merenungkan Kisah Yesus Meredakan Angin Ribut

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar jawaban
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali kisah Yesus meredakan angin ribut di Matius 8:23-27 (atau ingat kembali yang sudah dipelajari).
  2. Renungkan makna kisah tersebut bagi imanmu.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan mendalam.
  4. Hubungkan dengan pengalamanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Dalam kisah Matius 8:23-27, apa yang dilakukan Yesus terhadap angin ribut dan ombak? Apa yang hal ini ajarkan tentang kuasa Allah?

2. Murid-murid Yesus merasa takut saat badai datang. Pernahkah kamu merasa takut saat menghadapi fenomena alam tertentu (misalnya: hujan lebat, petir, angin kencang)? Ceritakan!

3. Bagaimana kisah ini menguatkan imanmu bahwa Allah hadir dan memelihara dalam segala situasi? Tuliskan keyakinan imanmu!

4. Tuliskan 1 ayat Alkitab atau kalimat iman yang menguatkanmu saat menghadapi fenomena alam atau situasi sulit!

Tuliskan jawabanmu dengan jujur dalam bentuk paragraf atau kalimat lengkap. Untuk nomor 2 dan 3, minimal 5 kalimat. Ungkapkan perasaan dan keyakinanmu dengan tulus.

Kegiatan 3: Karya Syukur: Doa atau Ungkapan Kreatif

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar jawaban atau kertas kosong
  • Alat tulis (pensil, pulpen, pensil warna/krayon untuk karya visual)
  • Kreativitasmu!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah sebuah doa syukur ATAU karya kreatif lain yang mengungkapkan rasa syukurmu atas kehadiran Allah dalam fenomena alam.
  2. Jika membuat doa: tulislah doa dengan bahasa sendiri, dari hati, minimal 1 paragraf (7-10 kalimat).
  3. Jika membuat karya lain: bisa berupa puisi, lagu pendek, gambar + caption, atau komik sederhana yang menyatakan syukur.
  4. Sertakan penjelasan singkat tentang karyamu: mengapa kamu membuat karya ini dan apa pesannya.
  5. Bersiaplah untuk mempresentasikan karyamu jika diminta guru.

Pertanyaan:

1. Buatlah doa syukur atau karya kreatifmu di sini!

2. Jelaskan: Mengapa kamu membuat karya ini? Apa pesan yang ingin kamu sampaikan?

3. Bagaimana kamu akan mempraktikkan rasa syukur ini dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan 3 tindakan nyata!

Gunakan lembar jawaban atau kertas tersendiri untuk membuat karyamu. Untuk karya gambar/visual, kamu boleh membuat di kertas terpisah lalu tempelkan atau jelaskan di lembar jawaban. Pastikan karyamu rapi dan kreatif!

REFLEKSI

1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari tentang kehadiran Allah melalui fenomena alam?

2. Bagaimana pembelajaran ini mengubah cara pandangmu terhadap alam ciptaan Allah?

3. Komitmen apa yang akan kamu buat untuk terus bersyukur dan memelihara alam sebagai bentuk iman kepada Allah yang Mahakuasa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.