LKPDPertemuan 2Bab 10Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Menolong Semua Orang Tanpa Membeda-bedakan Suku, Budaya, dan Agama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menolong Semua Orang Tanpa Membeda-bedakan Suku, Budaya, dan Agama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Menolong Semua Orang Tanpa Membeda-bedakan Suku, Budaya, dan Agama

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 10 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menolong Semua Orang Tanpa Membeda-bedakan Suku, Budaya, dan Agama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenolong Semua Orang Tanpa Membeda-bedakan Suku, Budaya, dan Agama
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendaftarkan minimal tiga contoh tindakan menolong sesama tanpa membeda-bedakan suku bangsa, budaya, dan agama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan masyarakat.
  2. Murid dapat mendemonstrasikan sikap tolong-menolong dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk melalui drama, cerita bergambar, atau bentuk kreatif lainnya secara berkelompok.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan penuh semangat.
  • Pada Kegiatan 1 dan 2, kamu bekerja sendiri. Pada Kegiatan 3, kamu bekerja bersama kelompok.
  • Gunakan krayon, spidol, atau bolpoin untuk mengisi jawaban.
  • Jika ada yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Tetanggamu — Siapa Saja yang Ada di Sekitarku?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Bolpoin atau pensil
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kisah singkat berikut ini dalam hati.
  2. Kisah: Dani tinggal di sebuah perumahan. Tetangganya beragam: ada Pak Budi yang beragama Hindu dari Bali, ada keluarga Bu Sari yang beragama Islam dari Jawa, dan ada Kak Rini yang beragama Kristen dari Batak — sama seperti Dani. Suatu hari, atap rumah Pak Budi bocor saat hujan deras. Dani dan keluarganya langsung datang membantu tanpa berpikir panjang.
  3. Setelah membaca, jawablah pertanyaan di bawah ini satu per satu.
  4. Gunakan pikiranmu sendiri — tidak ada jawaban yang salah selama kamu menjawab dengan jujur.

Pertanyaan:

1. Apa yang dilakukan Dani dan keluarganya ketika atap rumah Pak Budi bocor? Menurutmu, mengapa mereka langsung membantu?

2. Apakah perbedaan agama atau suku menghalangi Dani untuk menolong? Jelaskan pendapatmu!

3. Tuliskan perasaanmu jika kamu adalah Pak Budi yang ditolong oleh tetangga yang berbeda agama darimu.

4. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan minimal 3 contoh tindakan menolong sesama di sekolah dan di masyarakat yang tidak memandang perbedaan suku, budaya, atau agama.

Ruang tabel jawaban

Untuk pertanyaan 1–3: tulis jawabanmu di kotak uraian yang tersedia (minimal 2 kalimat). Untuk pertanyaan 4: isi tabel 2 kolom dengan judul 'Di Sekolah' dan 'Di Masyarakat', masing-masing diisi minimal 3 baris contoh tindakan.

Kegiatan 2: Belajar dari Sang Samaritan — Apa Pesannya Untukku?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Bolpoin atau pensil
  • Krayon atau pensil warna (untuk menggambar)
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca ringkasan cerita Alkitab dari Lukas 10:25–37 berikut ini.
  2. Ringkasan: Seorang Yahudi dirampok dan terluka parah di pinggir jalan. Seorang imam dan seorang Lewi lewat, tetapi keduanya tidak menolong. Kemudian seorang Samaritan — yang biasanya dianggap berbeda dan tidak disukai orang Yahudi — lewat. Ia merasa kasihan, merawat luka orang itu, membawanya ke penginapan, dan membayar biaya perawatannya.
  3. Perhatikan: orang Samaritan dan orang Yahudi berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi sang Samaritan tetap menolong.
  4. Jawab pertanyaan berikut berdasarkan cerita dan pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Siapa saja yang lewat saat orang Yahudi itu terluka? Apa yang dilakukan masing-masing orang tersebut?

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa tindakan orang Samaritan dalam cerita ini mengejutkan? Apa pelajaran yang bisa kamu ambil darinya?

3. Yesus bertanya kepada murid-Nya: 'Siapakah di antara ketiga orang itu yang menjadi sesama manusia bagi orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?' Menurutmu, siapa 'sesama' kita dalam kehidupan sehari-hari?

4. Gambarkan atau tuliskan satu situasi di kehidupan nyatamu di mana kamu bisa menjadi 'orang Samaritan' bagi seseorang yang berbeda darimu. Ceritakan: siapa yang kamu tolong, apa masalahnya, dan apa yang kamu lakukan.

Ruang gambar

Untuk pertanyaan 1: isi tabel 3 kolom (Nama Tokoh | Tindakan | Alasan). Untuk pertanyaan 2–3: tulis uraian di kotak yang tersedia. Untuk pertanyaan 4: gambarlah situasi tersebut di kotak gambar yang tersedia (ukuran 10x8 cm), lalu tuliskan cerita singkatnya di bawah gambar (3–5 kalimat).

Kegiatan 3: Kami Bisa! — Demonstrasi Tolong-Menolong Bersama Kelompok

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Kertas HVS atau karton (untuk cerita bergambar)
  • Spidol warna atau krayon
  • Bolpoin atau pensil
  • Properti sederhana (opsional, sesuai pilihan kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4–5 orang sesuai arahan gurumu.
  2. Bersama kelompokmu, pilih SATU cara kreatif untuk menampilkan cerita tentang tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia yang beragam: drama pendek (3–5 menit), cerita bergambar (komik 4–6 panel), pantomim, atau bentuk kreatif lain yang disepakati kelompok.
  3. Diskusikan bersama: siapa tokoh-tokohnya, apa latar belakang suku/agama/budaya mereka, dan situasi tolong-menolong apa yang akan ditampilkan.
  4. Isi lembar perencanaan kelompok di bawah ini sebelum mulai berlatih atau membuat.
  5. Setelah selesai, tampilkan hasil kerja kelompokmu di depan kelas.
  6. Dengarkan dan hargai penampilan kelompok lain dengan tertib.

Pertanyaan:

1. Apa bentuk kreatif yang dipilih kelompokmu? Tuliskan alasannya!

2. Lengkapi tabel perencanaan kelompok berikut: tuliskan nama tokoh, latar belakang suku/agama/budaya tokoh, dan peran tokoh dalam cerita.

Ruang tabel jawaban

3. Tuliskan ringkasan cerita yang akan ditampilkan kelompokmu (situasi apa, siapa menolong siapa, bagaimana caranya, dan apa hasilnya).

4. Setelah semua kelompok tampil, tuliskan satu hal menarik yang kamu pelajari dari penampilan kelompok lain!

Pertanyaan 1: isi kotak isian singkat. Pertanyaan 2: isi tabel 3 kolom (Nama Tokoh | Latar Belakang Suku/Agama/Budaya | Peran dalam Cerita) dengan minimal 3 baris. Pertanyaan 3: tulis uraian ringkasan cerita di kotak yang tersedia (4–6 kalimat). Pertanyaan 4: tulis refleksi individu di kotak yang tersedia setelah semua kelompok selesai tampil.

REFLEKSI

1. Pikirkan satu orang di sekitarmu (di sekolah atau di lingkungan rumah) yang berbeda suku, budaya, atau agama darimu. Apakah selama ini kamu sudah memperlakukannya dengan baik dan terbuka untuk saling menolong? Ceritakan!

2. Dari semua kegiatan hari ini, pelajaran paling penting apa yang kamu bawa pulang? Bagaimana kamu akan mempraktikkannya mulai besok?

3. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk menolong sesama tanpa membeda-bedakan. Menurutmu, apa yang akan terjadi di Indonesia jika setiap orang mau melakukan hal itu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.