LKPDPertemuan 1Bab 10Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Arti Tolong-Menolong dan Kisah Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Arti Tolong-Menolong dan Kisah Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Arti Tolong-Menolong dan Kisah Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 10 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Arti Tolong-Menolong dan Kisah Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikArti Tolong-Menolong dan Kisah Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan arti tolong-menolong berdasarkan kisah Orang Samaria yang Murah Hati dalam Lukas 10:25-37 sebagai wujud ketaatan terhadap perintah Allah.
  2. Murid dapat menjelaskan bahwa pelayanan kepada sesama adalah tanggung jawab orang beriman tanpa mengharapkan imbalan, berdasarkan nasihat Galatia 6:2.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan sungguh-sungguh — jawabanmu mencerminkan pemahamanmu sendiri.
  • Boleh berdiskusi dengan teman saat ada tanda 🤝 (diskusi), tetapi tulislah jawabanmu dengan kalimatmu sendiri.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tandai dengan tanda tanya (?) lalu tanyakan kepada gurumu.
  • Gunakan Alkitabmu untuk membaca teks Lukas 10:25-37 dan Galatia 6:2 saat dibutuhkan.
  • Tulis namamu, kelas, dan tanggal di pojok kanan atas lembar kerja ini sebelum mulai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Kisah: Orang Samaria yang Murah Hati

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Lukas 10:25-37)
  • Pulpen atau pensil warna
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bukalah Alkitabmu dan bacalah Lukas 10:25-37 secara perlahan dan penuh perhatian.
  2. Bayangkan kamu adalah seorang saksi mata yang melihat peristiwa dalam kisah itu — apa yang kamu lihat, dengar, dan rasakan?
  3. Setelah membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara individu.
  4. Untuk pertanyaan bertanda 🤝, diskusikan dulu dengan teman sebangkumu, lalu tuliskan jawabanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Dalam kisah Lukas 10:25-37, ada tiga orang yang melewati korban yang terluka di pinggir jalan. Lengkapi tabel berikut berdasarkan bacaanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa orang Samaria mau menolong korban itu, padahal orang Samaria dan orang Yahudi biasanya tidak akrab satu sama lain? Tuliskan pendapatmu dalam 2-3 kalimat.

3. 🤝 Yesus mengakhiri kisah ini dengan berkata: 'Pergilah dan perbuatlah demikian!' (Lukas 10:37b). Apa yang Yesus inginkan dari kita melalui perintah ini? Diskusikan dengan temanmu, lalu tuliskan kesimpulanmu.

4. Berdasarkan kisah Lukas 10:25-37, tuliskan dengan kalimatmu sendiri: Apa arti tolong-menolong menurut Alkitab?

Nomor 1: tabel 3 kolom (Tokoh | Tindakan | Menolong atau Tidak?) dan 3 baris. Nomor 2, 3, 4: ruang uraian bebas, minimal 3 baris per jawaban.

Kegiatan 2: Menanggung Beban Bersama: Belajar dari Galatia 6:2

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Galatia 6:2)
  • Pulpen atau pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ayat Galatia 6:2 dari Alkitabmu: 'Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.'
  2. Renungkan makna ayat itu selama 1 menit dengan tenang — pikirkan apa artinya bagimu dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Kerjakan kegiatan di bawah ini secara individu terlebih dahulu, lalu bagikan jawabanmu kepada kelompok kecil (3-4 orang).
  4. Pilih satu jawaban terbaik dari kelompokmu untuk dibagikan kepada seluruh kelas.

Pertanyaan:

1. Galatia 6:2 mengatakan kita perlu 'menanggung beban bersama'. Menurutmu, apa saja yang dimaksud 'beban' dalam kehidupan sehari-hari seorang murid kelas 5? Sebutkan minimal 3 contoh.

2. Lengkapi tabel berikut dengan contoh nyata cara menolong sesama TANPA mengharapkan imbalan, di tiga tempat berbeda!

Ruang tabel jawaban

3. Ada yang berpendapat: 'Wajar saja kalau menolong orang yang kita kenal atau yang pernah menolong kita. Tidak perlu susah-susah menolong orang asing.' Setujukah kamu dengan pendapat ini? Jelaskan alasanmu menggunakan Galatia 6:2 dan kisah Orang Samaria.

4. 🤝 Diskusi Kelompok: Menurutmu, mengapa Alkitab menegaskan bahwa menolong sesama harus dilakukan TANPA mengharapkan imbalan? Apa yang bisa terjadi jika kita menolong hanya karena mengharapkan balasan? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

Nomor 1: daftar bernomor, minimal 3 poin. Nomor 2: tabel 2 kolom (Tempat | Contoh Tindakan Menolong Tanpa Imbalan), 3 baris. Nomor 3 dan 4: ruang uraian bebas, minimal 4 baris.

Kegiatan 3: Aku Bertindak! Merancang Aksi Nyata Menolong Sesama

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil warna
  • Gunting dan lem (opsional, jika kartu aksi ingin ditempel)
  • Kreativitas dan hati yang terbuka

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu membuat rencana aksi nyata! Pikirkan satu tindakan menolong yang benar-benar bisa kamu lakukan dalam 1 minggu ke depan.
  2. Tindakanmu harus ditujukan kepada seseorang atau sekelompok orang yang berbeda latar belakang darimu (suku, agama, budaya, atau status sosial).
  3. Isi rancangan aksimu di kotak perencanaan yang tersedia — tuliskan dengan detail dan jelas.
  4. Setelah mengisi rancangan, ceritakan rencanamu kepada seorang teman dan minta masukan darinya.
  5. Di akhir, tuliskan satu doa singkat sebagai komitmenmu kepada Tuhan.

Pertanyaan:

1. Siapa yang akan kamu tolong? (Sebutkan orangnya atau kelompoknya, dan ceritakan sedikit tentang mereka — tanpa menyebut nama lengkap jika tidak perlu.)

2. Apa bentuk pertolongan yang akan kamu berikan? Jelaskan secara spesifik tindakan yang akan kamu lakukan.

3. Kapan dan di mana kamu akan melakukan tindakan menolong ini? (Tulis jadwal yang realistis.)

4. Apa yang mungkin menjadi tantangan atau hambatan saat kamu ingin menolong? Bagaimana cara kamu mengatasinya?

5. Tuliskan sebuah doa singkat (3-5 kalimat) sebagai komitmenmu kepada Tuhan bahwa kamu akan mewujudkan rencana menolong ini dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan.

Nomor 1-4: ruang uraian bebas, masing-masing minimal 3-5 baris. Nomor 5: kotak doa khusus berbingkai, 5-6 baris. Seluruh kegiatan ini bisa disusun dalam format 'Kartu Aksi Baik-Ku' yang bisa dipotong dan ditempel di buku.

REFLEKSI

1. Dari kisah Orang Samaria yang Murah Hati, sikap apa yang paling menyentuh hatimu dan mengapa? Apakah kamu pernah mengalami situasi serupa — baik sebagai orang yang ditolong maupun yang menolong?

2. Galatia 6:2 mengajarkan kita untuk menanggung beban bersama. Jujurlah pada dirimu sendiri: apakah selama ini kamu sudah menolong sesama dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan? Apa yang ingin kamu ubah atau tingkatkan?

3. Setelah pelajaran hari ini, bagaimana pemahamanmu tentang arti menjadi 'sesama' bagi orang lain? Apakah kamu merasa siap untuk menjadi orang Samaria yang murah hati di lingkunganmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.