LKPDPertemuan 2Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Didikan Orang Tua dan Nilai-nilai Kristiani dalam Keluarga

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Didikan Orang Tua dan Nilai-nilai Kristiani dalam Keluarga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Didikan Orang Tua dan Nilai-nilai Kristiani dalam Keluarga

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Didikan Orang Tua dan Nilai-nilai Kristiani dalam Keluarga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikDidikan Orang Tua dan Nilai-nilai Kristiani dalam Keluarga
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan tiga cara memperoleh pendidikan dalam keluarga (mendengarkan, mematuhi, dan mengajar) berdasarkan Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8.
  2. Murid dapat mengidentifikasi minimal tiga nilai Kristiani (seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, toleran) yang dipelajari melalui didikan orang tua dalam keluarga.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan LKPD ini agar Tuhan membimbing pikiran dan hatimu.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum menjawab pertanyaan.
  • Kerjakan kegiatan ini dengan jujur dan sungguh-sungguh — ingat, kejujuran adalah salah satu nilai Kristiani yang indah!
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku pada bagian yang memintamu berdiskusi, tetapi tuliskan jawabanmu sendiri.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.
  • Gunakan pulpen atau pensil warna untuk membuatnya lebih menarik, terutama pada bagian tabel dan gambar.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca dan Menemukan: Firman Tuhan Bicara tentang Didikan Keluarga

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8)
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan lantang (atau dalam hati) teks Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8 yang sudah disiapkan gurumu atau ada di Alkitabmu.
  2. Setelah membaca, perhatikan kata-kata penting yang berkaitan dengan cara belajar di keluarga.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan apa yang kamu baca dan pahami.
  4. Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu guru akan membahasnya bersama-sama.

Pertanyaan:

1. Tuliskan isi Amsal 1:8 dengan kalimatmu sendiri. Apa pesan utama ayat itu untuk kamu?

2. Berdasarkan Ulangan 6:4-9, lengkapilah tabel berikut dengan menuliskan tiga cara memperoleh pendidikan dalam keluarga beserta penjelasan singkat dan contoh nyatanya dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang tabel jawaban

3. Menurut kamu, mengapa ketiga cara tersebut perlu dilakukan bersama-sama, tidak cukup hanya satu saja? Jelaskan dengan satu alasan yang kuat.

Untuk pertanyaan no. 1 dan 3: tulis uraian minimal 2-3 kalimat di kotak jawaban yang tersedia. Untuk pertanyaan no. 2: isi tabel 3 kolom (Cara Memperoleh Pendidikan | Penjelasan Singkat | Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari) dengan 3 baris sesuai tiga cara yang ditemukan.

Kegiatan 2: Jelajah Nilai: Menemukan Nilai-nilai Kristiani dalam Cerita Keluargaku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar cerita (sudah tercetak dalam LKPD)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita pendek berikut ini dengan saksama.
  2. --- CERITA: Pagi Bersama Keluarga Hutabarat ---
  3. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, keluarga Hutabarat selalu berdoa bersama. Ayah mengingatkan Rafael untuk berkata jujur kepada guru jika tugasnya belum selesai, bukan mencari alasan. Ibu mengajarkan Rafael untuk menyiapkan tasnya sendiri setiap malam agar tidak terburu-buru di pagi hari. Kakak Rafael selalu mengajak adiknya menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum bermain. Ketika tetangga mereka yang berbeda agama sedang merayakan hari raya, ibu mengajak Rafael untuk mengucapkan selamat dan bersikap hormat kepada mereka.
  4. Setelah membaca cerita, kerjakan tugas-tugas di bawah ini.
  5. Kerjakan bagian diskusi bersama satu teman, lalu presentasikan hasil diskusimu kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Dari cerita keluarga Hutabarat di atas, temukanlah minimal empat nilai Kristiani yang diajarkan orang tua kepada Rafael. Tuliskan dalam tabel berikut: nama nilai, siapa yang mengajarkan, dan bagaimana caranya diajarkan.

Ruang tabel jawaban

2. Sekarang pikirkan keluargamu sendiri! Tuliskan dua nilai Kristiani yang kamu pelajari dari orang tuamu, dan ceritakan dengan singkat bagaimana cara mereka mengajarkannya kepadamu.

3. Diskusikan bersama temanmu: Mengapa nilai-nilai Kristiani seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan toleran penting untuk dipelajari sejak dini di dalam keluarga? Tuliskan hasil diskusimu minimal 3 poin.

Untuk pertanyaan no. 1: isi tabel 3 kolom (Nilai Kristiani | Siapa yang Mengajarkan | Cara Mengajarkannya) dengan minimal 4 baris. Untuk pertanyaan no. 2: tulis uraian bebas minimal 3 kalimat per nilai di kotak jawaban. Untuk pertanyaan no. 3: tulis hasil diskusi dalam bentuk daftar poin bernomor.

Kegiatan 3: Berkreasi dan Berkomitmen: Poster Mini 'Nilai Kristianiku dari Keluarga'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (jika tersedia)
  • Alat tulis
  • Lembar LKPD dengan kotak Poster Mini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan favoritmu — saatnya berkreasi!
  2. Kamu akan membuat sebuah 'Poster Mini' sederhana di kotak yang sudah tersedia dalam LKPD ini.
  3. Poster Mini berisi: (a) satu nilai Kristiani yang paling ingin kamu terapkan minggu ini, (b) satu ayat Alkitab pendukung (boleh dari Ulangan 6:4-9 atau Amsal 1:8 atau ayat lain yang kamu tahu), (c) satu gambar sederhana atau simbol yang mewakili nilai tersebut, dan (d) satu kalimat janji/komitmenmu.
  4. Gunakan pensil warna atau spidol untuk menghias postermu agar menarik.
  5. Setelah selesai, tunjukkan postermu kepada teman sebangku dan ceritakan isinya dalam 1-2 menit.
  6. Guru akan memilih beberapa poster untuk dipajang di kelas sebagai inspirasi bersama.

Pertanyaan:

1. Nilai Kristiani apa yang kamu pilih untuk ditampilkan dalam postermu? Mengapa kamu memilih nilai tersebut dan bukan yang lain?

2. Tuliskan kalimat komitmenmu di sini (yang juga akan kamu tulis di poster): 'Minggu ini, aku berjanji akan menerapkan nilai ________ dengan cara ________ di rumah/sekolah.'

3. Setelah kamu mendengar cerita temanmu tentang posternya, tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari dari nilai Kristiani yang dipilih temanmu tersebut.

Kotak Poster Mini berukuran setengah halaman A4 (sudah tersedia di lembar LKPD) — hias dengan gambar, warna, tulisan nilai, ayat Alkitab, dan kalimat komitmen. Jawaban pertanyaan no. 1 dan 3 ditulis sebagai uraian singkat di bawah kotak poster. Pertanyaan no. 2 diisi pada kalimat rumpang yang sudah tersedia.

REFLEKSI

1. Dari tiga cara belajar di keluarga (mendengarkan, mematuhi, dan keteladanan), cara mana yang paling mudah dan paling sulit bagimu? Mengapa?

2. Nilai Kristiani apa yang sudah sering kamu lihat dari teladan orang tuamu setiap hari, dan bagaimana perasaanmu saat melihatnya?

3. Apa satu hal yang ingin kamu lakukan secara berbeda di rumah setelah belajar hari ini, sebagai ungkapan syukurmu atas keluarga yang Allah berikan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.