LKPDPertemuan 3Bab 4Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur atas Telinga: Mendengar Nasihat adalah Tanda Kebijaksanaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Bersyukur atas Telinga: Mendengar Nasihat adalah Tanda Kebijaksanaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur atas Telinga: Mendengar Nasihat adalah Tanda Kebijaksanaan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bersyukur atas Telinga: Mendengar Nasihat adalah Tanda Kebijaksanaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBersyukur atas Telinga: Mendengar Nasihat adalah Tanda Kebijaksanaan
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas telinga sebagai berkat Tuhan dengan mempraktikkan sikap mendengarkan nasihat secara aktif di dalam kelas.
  2. Murid dapat menjelaskan makna Amsal 12:15b bahwa orang yang mau mendengar nasihat adalah orang yang bijak, dengan kalimatnya sendiri.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan namamu di pojok kanan atas lembar ini.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan tenang dan penuh semangat.
  • Dengarkan petunjuk gurumu sebelum memulai setiap kegiatan.
  • Jika ada yang tidak kamu mengerti, angkat tanganmu dan tanyakan kepada guru.
  • Gunakan pensil atau krayon untuk mewarnai dan menulis jawabanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Mendengar, Aku Bijak! 👂

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar (disiapkan guru)
  • Pensil atau krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini bersama-sama.
  2. Setiap gambar menunjukkan anak yang sedang melakukan sesuatu dengan telinganya.
  3. Lingkari gambar yang menunjukkan sikap MENDENGAR NASIHAT yang baik.
  4. Beri tanda X pada gambar yang menunjukkan sikap yang TIDAK baik.
  5. Setelah selesai, ceritakan kepada teman sebangkumu mengapa kamu memilih gambar itu.

Pertanyaan:

1. Gambar mana yang menunjukkan anak sedang mendengarkan nasihat ibu dengan baik? Lingkari dan tuliskan: anak itu sedang melakukan apa?

Ruang gambar

2. Menurutmu, mengapa kita harus mendengarkan nasihat orang tua dan guru? Ceritakan dengan 1–2 kalimat pendek.

3. Lengkapi kalimat ini: Telinga adalah pemberian ________. Aku bersyukur karena dengan telinga aku bisa ________.

Lingkari gambar pilihan pada kolom gambar yang tersedia, lalu tulis jawabanmu di garis yang sudah disediakan di bawah setiap gambar.

Kegiatan 2: Ayat Bijak dari Tuhan 📖✂️

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar pola gambar ikat kepala dan telinga (disiapkan guru)
  • Pensil warna atau krayon
  • Gunting (dengan pengawasan guru)
  • Lem

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gurumu akan membacakan Amsal 12:15b: 'Tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.'
  2. Ulangi ayat itu bersama-sama dengan suara keras 2 kali, lalu berbisik 2 kali.
  3. Ambil lembar pola gambar ikat kepala yang sudah disiapkan gurumu.
  4. Warnai gambar ikat kepala dan dua gambar telinga di sisi kanan dan kiri dengan warna kesukaanmu.
  5. Gunting gambar telinga dan tempelkan di bagian kanan dan kiri ikat kepala.
  6. Tulis atau salin ayat Amsal 12:15b di bagian tengah ikat kepala.
  7. Setelah selesai, jawab pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Salin ayat Amsal 12:15b di sini: 'Tetapi siapa _______________________, ia _______________________.'

2. Apa artinya kata 'bijak'? Pilih jawaban yang benar dengan melingkari hurufnya. a) Malas belajar b) Pandai dan mau mendengar nasihat c) Suka bermain sendiri

3. Dengan kata-katamu sendiri, jelaskan apa makna ayat Amsal 12:15b itu. Tuliskan 1–2 kalimat.

4. Siapa saja yang biasanya memberi nasihat kepadamu? Isi tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

Untuk soal no. 4, isi tabel 2 kolom: Kolom 1 = 'Siapa yang memberi nasihat', Kolom 2 = 'Isi nasihatnya'. Isi minimal 3 baris.

Kegiatan 3: Aku Mau Mendengar! 🌟

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon (untuk menggambar wajah)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kita berlatih menjadi pendengar yang baik di dalam kelas!
  2. Gurumu akan membacakan sebuah nasihat pendek 1 kali saja.
  3. Dengarkan baik-baik tanpa berbicara atau bermain.
  4. Setelah selesai, jawab pertanyaan berikut berdasarkan apa yang kamu dengar.
  5. Terakhir, gambar wajahmu saat kamu mendengar nasihat dengan baik.

Pertanyaan:

1. Apa nasihat yang tadi kamu dengar dari gurumu? Tuliskan dengan kalimatmu sendiri.

2. Bagaimana sikapmu saat mendengarkan tadi? Beri tanda ✔ pada gambar sikap yang kamu lakukan: [ ] Duduk diam [ ] Menatap guru [ ] Tidak bermain [ ] Mengangguk

Ruang gambar

3. Gambarkan wajahmu saat kamu senang bisa mendengar nasihat dengan baik! Lalu tulis 1 kalimat di bawah gambarmu.

Ruang gambar

4. Diskusi bersama teman sebangku: Apa yang akan kamu lakukan hari ini di rumah sebagai tanda kamu mau mendengar nasihat? Tuliskan jawabanmu.

Untuk soal no. 3: sediakan kotak kosong berukuran 6x6 cm untuk menggambar wajah, dan garis di bawahnya untuk menulis kalimat. Untuk soal no. 4: tulis jawaban diskusi di baris yang tersedia.

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar bahwa telingaku adalah pemberian ________. Aku mau menggunakannya dengan cara ________.

2. Apakah kamu sudah mendengarkan nasihat dengan baik hari ini? Warnai bintang: ⭐ (belum), ⭐⭐ (sudah coba), ⭐⭐⭐ (sudah dengan baik!) dan ceritakan 1 hal yang kamu lakukan.

3. Nasihat apa yang paling ingin kamu ingat dan lakukan di rumah? Tuliskan atau gambarkanlah!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.