LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1
Bab 4 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Kisah Samuel — Aku Menyimak dan MenceritakanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Urutkan gambar cerita Samuel! Tulis angka 1, 2, 3, atau 4 di kotak gambar. [Gambar A: Samuel berbaring tidur] [Gambar B: Tuhan memanggil 'Samuel!'] [Gambar C: Samuel datang kepada Imam Eli] [Gambar D: Samuel menjawab 'Tuhan, berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar'] Ruang gambar 2. Siapa yang memanggil nama Samuel waktu malam? 3. Apa yang dikatakan Samuel ketika Tuhan memanggilnya? Tulis jawabannya di bawah ini! 4. Menurut kamu, mengapa Samuel adalah anak yang baik? Ceritakan dengan 1 atau 2 kalimat! Kotak kecil untuk menuliskan nomor urut di bawah setiap gambar (4 kotak gambar), lalu 3 baris bergaris untuk jawaban pertanyaan nomor 2–4. Kegiatan 2: Aku Bisa Seperti Samuel — Mendengar Nasihat di Rumah dan di SekolahEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi tabel berikut dengan tanda centang (✓)! Tulis di kolom yang benar.
2. Tuliskan SATU contoh nasihat yang pernah kamu dengar dari orang tua atau gurumu! Nasihat itu berbunyi: '...' 3. Saat mendengar nasihat dari orang tua atau guru, aku merasa... (lingkari gambar ekspresi yang sesuai!) 😊 Senang 😐 Biasa saja 😕 Kurang suka Ruang gambar 4. Diskusikan bersama temanmu: Apa yang terjadi kalau kita TIDAK mau mendengar nasihat? Tuliskan 1 hal yang bisa terjadi! Tabel 3 kolom (sikap, di rumah, di sekolah) dengan 5 baris isian tanda centang. Di bawah tabel: 2 baris bergaris untuk jawaban nomor 2, gambar 3 ekspresi untuk dilingkari pada nomor 3, dan 2 baris bergaris untuk jawaban diskusi nomor 4. Kegiatan 3: Mahkota Telingaku — Membuat Mahkota Ayat AlkitabEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah membuat mahkota, tuliskan ayat Alkitab Amsal 12:15b di bawah ini dari ingatanmu! 2. Apa artinya kata 'bijak' menurut kamu? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri! 3. Gambarkan dirimu sedang melakukan SATU sikap mendengar nasihat (misalnya: mendengar nasihat ibu, mendengar guru, atau mendengar firman Tuhan). Beri keterangan singkat di bawah gambarmu! Ruang gambar Pola mahkota siap gunting dan warnai (disiapkan guru sebagai lembar terpisah). Di halaman LKPD: 1 baris bergaris untuk menulis ayat Alkitab, 2 baris bergaris untuk jawaban uraian nomor 2, dan kotak gambar kosong (ukuran 8x8 cm) dengan 1 baris keterangan di bawahnya untuk nomor 3. REFLEKSI1. Samuel mau mendengar panggilan Tuhan dan nasihat Imam Eli. Apakah kamu sudah mau mendengar nasihat orang tua dan gurumu hari ini? Ceritakan satu contohnya! 2. Bagaimana perasaanmu setelah belajar kisah Samuel hari ini? Apa yang ingin kamu lakukan berbeda mulai besok? 3. Amsal 12:15b berkata 'siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.' Menurut kamu, apa artinya menjadi anak yang bijak di rumah dan di sekolah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.