LKPDPertemuan 3Bab 3Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas anugerah mulut dari Tuhan dengan mempraktikkan tutur kata yang sopan di rumah dan di sekolah, seperti memberi salam dan menjawab panggilan orang tua.
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian mulut melalui doa dan nyanyian pujian.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang belum dipahami.
  • Jaga kebersihan lembar kerjamu — jangan dilipat atau dicoret-coret sembarangan.
  • Setelah selesai, simpan LKPD ini dengan rapi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Tahu Kata-Kata Sopan! 🌟

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon untuk melingkari gambar
  • Lembar LKPD bergambar (disiapkan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini dengan seksama.
  2. Setiap gambar menunjukkan seorang anak sedang berbicara kepada orang lain.
  3. Lingkari gambar yang menurutmu menunjukkan tutur kata yang sopan.
  4. Lalu tuliskan (atau ceritakan kepada guru) mengapa kamu memilih gambar itu.
  5. Terakhir, isi tabel kecil di bawah gambar sesuai petunjuk.

Pertanyaan:

1. Gambar mana yang menunjukkan anak berkata sopan? Lingkari gambarnya! (Gambar A: anak berteriak 'Hei!' kepada teman. Gambar B: anak mengucapkan 'Selamat pagi, Bu Guru!' sambil tersenyum. Gambar C: anak memotong pembicaraan orang tua.)

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan kata sopan yang bisa kamu ucapkan setiap hari.

Ruang tabel jawaban

3. Mengapa kita perlu berkata sopan? Ceritakan dengan 1–2 kalimat pendek!

Tabel 3 kolom (Waktu / Kata Sopan / Kepada Siapa) dengan 4 baris isian, plus kotak lingkaran untuk nomor gambar, plus 2–3 baris kosong untuk jawaban uraian.

Kegiatan 2: Ayo Bermain Peran — Mulutku untuk Tuhan! 🎭

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi (disiapkan guru, dicetak atau ditulis di kertas kecil)
  • Pensil warna untuk menggambar emoji

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama teman sebangku atau dalam kelompok kecil (2–3 orang).
  2. Baca kartu situasi yang diberikan guru dengan suara pelan.
  3. Diskusikan bersama teman: kata sopan apa yang paling tepat diucapkan?
  4. Peragakan percakapan singkat sesuai situasi di depan teman kelasmu.
  5. Setelah bermain peran, isi lembar pengamatan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Mama memanggilmu dari dapur. Apa yang kamu ucapkan? Tuliskan jawabanmu!

2. Situasi 2: Kamu tiba di sekolah dan bertemu Bu Guru. Apa yang kamu ucapkan?

3. Diskusikan bersama temanmu: Bagaimana perasaan orang yang menerima kata-kata sopan darimu? Bagaimana perasaanmu saat mengucapkannya? Tuliskan di kotak diskusi!

4. Gambarlah wajah emoji yang menunjukkan perasaanmu setelah berkata sopan kepada teman! (😊 😐 😟) Lingkari atau gambar sendiri!

Ruang gambar

Dua kotak isian pendek (nomor 1 dan 2), satu kotak diskusi lebih besar berbentuk awan/balon kata (nomor 3), dan satu area emoji untuk dilingkari atau digambar (nomor 4).

Kegiatan 3: Doaku dan Puji-Pujianku untuk Tuhan 🙏🎵

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon untuk menggambar
  • Lirik lagu pujian (disiapkan guru di papan tulis atau kartu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan guru menyanyikan lagu pujian 'Anak-anak, Mari Bernyanyi' bersama-sama.
  2. Ikut bernyanyi dengan gembira!
  3. Setelah bernyanyi, bacalah doa kecil bersama guru pelan-pelan.
  4. Lalu kerjakan kegiatan menulis dan menggambar di bawah ini secara mandiri.
  5. Ingat: tidak ada jawaban yang salah — ungkapkan perasaanmu dengan jujur!

Pertanyaan:

1. Tuhan memberi kita mulut yang istimewa! Tuliskan 2 cara kamu bersyukur kepada Tuhan menggunakan mulutmu.

2. Gambarlah dirimu sedang berdoa atau bernyanyi pujian untuk Tuhan! Beri judul gambarmu.

Ruang gambar

3. Lengkapi doa syukur ini dengan kata-katamu sendiri: 'Tuhan Yesus, terima kasih sudah memberiku mulut. Aku mau memakai mulutku untuk _______ dan _______. Amin.'

4. Amsal 10:31a berkata: 'Mulut orang benar mengeluarkan hikmat.' Apa artinya bagimu? Ceritakan dengan 1 kalimat!

Dua kotak isian pendek (nomor 1 dan 3), satu kotak gambar besar bergaris judul di bawahnya (nomor 2), dan satu baris isian uraian (nomor 4).

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar bahwa mulutku adalah anugerah dari Tuhan. Satu kata sopan apa yang ingin selalu aku ucapkan mulai hari ini?

2. Bagaimana perasaanku saat bermain peran dan mengucapkan kata-kata sopan tadi? Apakah aku mau melakukannya di rumah juga?

3. Selain berkata sopan, cara apa lagi yang ingin aku lakukan untuk bersyukur kepada Tuhan atas mulut yang Dia berikan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.