LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menginterpretasikan Teks Kitab Wujing yang Melandasi Tata Ibadah dan Tempat Peribadahan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menginterpretasikan Teks Kitab Wujing yang Melandasi Tata Ibadah dan Tempat Peribadahan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menginterpretasikan Teks Kitab Wujing yang Melandasi Tata Ibadah dan Tempat Peribadahan

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menginterpretasikan Teks Kitab Wujing yang Melandasi Tata Ibadah dan Tempat Peribadahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenginterpretasikan Teks Kitab Wujing yang Melandasi Tata Ibadah dan Tempat Peribadahan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menginterpretasikan teks kitab Wujing sebagai sumber pengetahuan yang melandasi tata ibadah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah kutipan teks suci Kitab Wujing (Liji/Catatan Kesusilaan) yang disajikan dengan saksama dan penuh penghayatan.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berdiskusi dengan teman kelompok sesuai arahan pada setiap kegiatan.
  • Tuliskan hasil interpretasi dan analisis makna tata ibadah pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Makna Tekstual Teks Liji tentang Tata Ibadah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah kutipan teks Kitab Wujing (Liji)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan teks Kitab Wujing (Liji - Ji Tong) berikut: 'Adapun ibadah persembahyangan itu bukanlah sesuatu yang datang dari luar; melainkan terbit dari dalam batin, tumbuh di dalam lubuk hati. Oleh karena itu, seorang Junzi bila bersembahyang, ia memusatkan kesungguhan hati dan kesucian pikirannya.'
  2. Interpretasikan kata-kata kunci dalam teks tersebut yang menjelaskan landasan dasar sikap batin dalam tata ibadah.
  3. Isilah tabel analisis makna kata kunci sesuai pertanyaan yang diberikan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks Liji di atas, tentukan apa makna dari frasa 'ibadah terbit dari dalam batin' serta 'memusatkan kesungguhan hati dan kesucian pikiran' sebagai landasan batin pelaksanaan tata ibadah persembahyangan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 kolom: Kolom 1 (Frasa/Kutipan Teks Wujing), Kolom 2 (Interpretasi Landasan Tata Ibadah). Baris 1: 'Terbit dari dalam batin...', Baris 2: 'Memusatkan kesungguhan hati dan kesucian pikiran...'.

Kegiatan 2: Menelaah Hubungan Teks Wujing dengan Unsur Tata Ibadah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Buku Catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks Kitab Wujing (Liji - Jiyi) berikut: 'Upacara sembahyang itu untuk menyatakan rasa terima kasih dan membalas budi kebaikan. Menghadap ke arah tertentu, mempersembahkan dupa yang harum, dan menyajikan kurban suci adalah sarana menyatakan hormat yang sebesar-besarnya.'
  2. Diskusikan bersama rekan sebangkumu makna simbolik dari tata ibadah yang disebutkan dalam teks.
  3. Jawablah pertanyaan penelusuran makna tata ibadah berikut.

Pertanyaan:

1. Bagaimana teks Kitab Liji tersebut menginterpretasikan tujuan pokok dari seluruh rangkaian tata persembahyangan bagi umat Khonghucu?

2. Berdasarkan teks tersebut, interpretasikan mengapa tata ibadah memerlukan sarana fisik (seperti dupa dan sajian hormat) dalam kaitannya dengan sikap batin penghormatan!

Kolom uraian terstruktur berisi jawaban nomor 1 (Tujuan pokok upacara) dan nomor 2 (Makna simbolik sarana tata ibadah).

Kegiatan 3: Sintesis Interpretasi Teks Wujing dalam Menilai Praktik Ibadah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan studi kasus berikut: 'Seseorang mengikuti ritual sembahyang di tempat ibadah dengan gerakan yang sangat rapi dan membawa persembahan yang mewah, tetapi selama prosesi ia sibuk bercanda dan pikirannya melayang memikirkan hal lain.'
  2. Gunakan interpretasi teks Kitab Liji yang telah kamu pelajari pada Kegiatan 1 dan 2 untuk menelaah situasi tersebut.
  3. Sajikan hasil interpretasimu secara tertulis, lalu lanjutkan dengan mengisi bagian refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan landasan teks Kitab Wujing (Liji) tentang tata ibadah, interpretasikan apakah praktik persembahyangan pada kasus tersebut sudah sesuai dengan hakikat tata ibadah yang benar? Berikan alasan berdasarkan teks suci yang telah dipelajari!

Format paragraf evaluatif interpretatif (minimal 1 paragraf memuat penegasan kesesuaian dan argumentasi berdasarkan teks Wujing).

REFLEKSI

1. Pemahaman baru apa yang kamu peroleh mengenai makna tata ibadah setelah membaca dan menginterpretasikan teks Kitab Wujing hari ini?

2. Bagaimana pandanganmu tentang pentingnya kesungguhan hati dibandingkan dengan sekadar kelengkapan perlengkapan saat melaksanakan persembahyangan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.