LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menginterpretasikan Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan Menghadapi Perkembangan Peradaban

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menginterpretasikan Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan Menghadapi Perkembangan Peradaban".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menginterpretasikan Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan Menghadapi Perkembangan Peradaban

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menginterpretasikan Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan Menghadapi Perkembangan Peradaban

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenginterpretasikan Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan Menghadapi Perkembangan Peradaban
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menginterpretasikan teks kitab Sishu sebagai sumber pengetahuan yang melandasi keimanan dalam menghadapi perkembangan peradaban

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa pembuka belajar (atau bersikap hormat Bai) dengan penuh kesadaran dan ketenangan batin.
  • Bacalah setiap kutipan ayat suci Kitab Sishu yang disajikan dengan saksama dan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri maupun bersama teman kelompokmu sesuai petunjuk pada tiap kegiatan.
  • Tuliskan hasil interpretasi dan jawabanmu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah dan Menemukan Makna Teks Kitab Sishu tentang Landasan Keimanan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan teks Kitab Sishu (Daxue dan Zhongyong)
  • Alat tulis / pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan penuh perenungan kutipan teks Kitab Daxue (Kitab Ajaran Besar) Bab Utama: 6 berikut: 'Dari raja sampai rakyat jelata, membina diri adalah pokok yang terutama.'
  2. Bacalah pula kutipan teks Kitab Zhongyong (Kitab Tengah Sempurna) Bab Utama: 1 berikut: 'Firman Tian itulah yang dinamai Watak Sejati (Xing). Mengikuti Watak Sejati itulah yang dinamai Menempuh Jalan Suci (Dao). Bimbingan untuk menempuh Jalan Suci itulah yang dinamai Agama (Jiao).'
  3. Lakukan interpretasi terhadap isi pesan kedua ayat suci tersebut dengan menjawab pertanyaan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan Kitab Daxue Bab Utama: 6, apa makna dari pernyataan bahwa 'membina diri adalah pokok yang terutama' jika dijadikan sebagai fondasi keimanan seseorang?

2. Berdasarkan kutipan Kitab Zhongyong Bab Utama: 1, jelaskan hubungan logis antara Firman Tian (Tianming), Watak Sejati (Xing), dan Agama (Jiao) sebagai sumber pengetahuan keimanan!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf uraian singkat (3-5 kalimat per nomor) pada lembar kerja yang disediakan.

Kegiatan 2: Menginterpretasikan Teks Sishu dalam Konteks Tantangan Perkembangan Peradaban

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kutipan Kitab Lunyu XV: 29
  • Buku Catatan Siswa / Lembar Kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan Kitab Lunyu (Sabda Suci) Jilid XV: 29 berikut: 'Nabi bersabda: Manusia yang dapat memuliakan Jalan Suci (Dao), bukan Jalan Suci yang memuliakan manusia.'
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu bagaimana teks ayat tersebut menginterpretasikan peran manusia yang beriman di tengah derasnya arus kemajuan sains, teknologi, dan peradaban zaman modern.
  3. Lengkapi tabel analisis interpretasi teks berikut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel interpretasi teks Lunyu XV: 29 berikut untuk menguraikan maksud firman/sabda tersebut dalam menghadapi perkembangan peradaban masa kini!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa teks kitab Sishu menegaskan bahwa keimanan pada firman Tian dan watak sejati harus menjadi pengendali moral saat peradaban manusia semakin canggih?

Format isian tabel nomor 1 terdiri dari 3 kolom: [Frasa Kunci Teks Kitab] | [Interpretasi Makna Teks] | [Relevansi Menghadapi Perkembangan Peradaban]. Untuk nomor 2 diisi dalam bentuk uraian analitis ringkas.

Kegiatan 3: Merumuskan Sintesis Interpretasi Nilai Sishu sebagai Kompas Keimanan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Rangkuman catatan Kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil penelaahan dari teks Kitab Daxue, Zhongyong, dan Lunyu pada kegiatan sebelumnya, rumuskan interpretasi menyeluruhmu.
  2. Jawablah pertanyaan sintesis berikut secara mandiri dengan lugas.
  3. Lanjutkan dengan mengisi refleksi diri murid di akhir pertemuan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah kesimpulan interpretatif: Bagaimana teks-teks Kitab Sishu mendudukkan keimanan kepada Tian sebagai dasar yang kokoh agar manusia tidak goyah oleh dampak negatif perkembangan peradaban?

Tuliskan sintesis interpretasi ke dalam 1 kolom kotak kesimpulan (4-6 kalimat) di lembar kerja.

REFLEKSI

1. Setelah mengkaji dan menginterpretasikan teks Kitab Sishu hari ini, bagian pemahaman teks mana yang paling menyadarkanmu tentang arti penting membina diri?

2. Bagaimana pemahamanmu terhadap ayat-ayat Sishu ini membantumu menyikapi penggunaan gawai atau teknologi dalam kehidupan sehari-hari?

3. Apakah kamu merasa semakin yakin bahwa ajaran suci Kitab Sishu tetap relevan menjadi pegangan iman di era peradaban modern? Berikan alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.