LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Wahyu Tian yang Diterima Raja Suci Tang Yao dalam Menata Kemasyarakatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menjelaskan Wahyu Tian yang Diterima Raja Suci Tang Yao dalam Menata Kemasyarakatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Wahyu Tian yang Diterima Raja Suci Tang Yao dalam Menata Kemasyarakatan

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Wahyu Tian yang Diterima Raja Suci Tang Yao dalam Menata Kemasyarakatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjelaskan Wahyu Tian yang Diterima Raja Suci Tang Yao dalam Menata Kemasyarakatan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan wahyu Tian yang diterima oleh nabi dan raja suci Tang Yao

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dengan teman saat kegiatan berpasangan/berkelompok.
  • Tuliskan penjelasanmu secara runtut, rapi, dan jelas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukenali dan Menjelaskan Pesan Pokok Wahyu Tian untuk Raja Tang Yao

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas V
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan wahyu Tian yang tercantum dalam Kitab Lunyu XX:1 berikut: 'Dengarkanlah hai Yao! Peredaran masa yang ditentukan Tian kini jatuh pada dirimu. Peganglah teguh-teguh sikap Tengah yang tepat di tengah. Kalau di empat penjuru lautan ini menderita sengsara, Karunia Tian itupun akan berakhir selama-lamanya.'
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu makna dari kata-kata kunci dalam firman/wahyu tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan penjelasan di bawah ini secara mandiri pada ruang jawaban yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan Kitab Lunyu XX:1, jelaskan apa makna amanat Tian yang memerintahkan Raja Tang Yao untuk 'memegang teguh-teguh sikap Tengah yang tepat di tengah'!

2. Jelaskan peringatan yang disampaikan Tian kepada Raja Tang Yao jika rakyat di empat penjuru lautan mengalami kesengsaraan!

Tersedia 2 kotak uraian bergaris masing-masing 4 baris untuk menuliskan penjelasan makna sikap Tengah dan penjelasan isi peringatan Tian secara runtut.

Kegiatan 2: Menjelaskan Hubungan Wahyu Tian dengan Tindakan Nyata Menata Kemasyarakatan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bab 4
  • Buku catatan dan pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali isi firman/wahyu Tian yang diterima Raja Tang Yao tentang tanggung jawab menjaga kesejahteraan masyarakat.
  2. Cermati tindakan-tindakan kepemimpinan Raja Tang Yao dalam menata masyarakat (misalnya menyatukan suku-suku, mengajarkan penghidupan bercocok tanam/beternak, menata masalah banjir, dan memilih penerus tahta).
  3. Lengkapilah tabel penjelasan untuk menunjukkan bagaimana tindakan-tindakan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan wahyu Tian.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel berikut dengan menjelaskan bagaimana 3 bidang penataan kemasyarakatan oleh Raja Tang Yao mencerminkan kepatuhannya terhadap wahyu Tian:

  1. Bidang Persatuan Masyarakat (menyatukan Suku Li dan Miao)
  2. Bidang Kesejahteraan Hidup (mengajarkan bercocok tanam, berburu, menangkap ikan, beternak, dan mengatasi masalah sungai/banjir)
  3. Bidang Suksesi Kepemimpinan (memilih Shun yang bijak dan berbakti, bukan putranya sendiri Danzhu)
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris dengan 3 kolom: Kolom 1 (Bidang Penataan), Kolom 2 (Tindakan Raja Tang Yao), Kolom 3 (Penjelasan Keterkaitan dengan Wahyu Tian).

Kegiatan 3: Menjelaskan Hakikat Wahyu Tian bagi Seorang Pemimpin Berdasarkan Teladan Raja Yao

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas LKPD kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut mengenai hakikat wahyu Tian yang diterima oleh nabi dan raja suci Tang Yao.
  3. Tuliskan hasil perumusan penjelasan kelompok kalian secara lengkap, lalu siapkan diri untuk menyampaikan penjelasan singkat di hadapan kelas.
  4. Luangkan waktu bersama di akhir sesi untuk menyimpulkan dan mengisi refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan sejarah suci Raja Tang Yao, jelaskan mengapa wahyu Tian dalam ajaran Khonghucu dipahami bukan sebagai hak istimewa untuk berkuasa seenaknya, melainkan sebagai amanat dan tanggung jawab moral!

2. Jelaskan alasan pokok mengapa Raja Tang Yao lebih memilih menyerahkan kepemimpinan kepada Shun daripada putranya sendiri bila ditinjau dari amanat wahyu Tian!

Format lembar diskusi kelompok berisi: Nama Anggota Kelompok, Kotak Penjelasan Pertanyaan 1 (6-8 baris), dan Kotak Penjelasan Pertanyaan 2 (6-8 baris).

REFLEKSI

1. Pelajaran berharga apa yang kamu dapatkan hari ini tentang cara Raja Tang Yao menjalankan amanat/wahyu dari Tian?

2. Bagaimana caramu menerapkan teladan sikap 'memegang teguh sikap Tengah' (berlaku adil dan bertanggung jawab) dalam kehidupan sehari-hari di rumah atau sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.