LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menginterpretasikan Nilai Kesusilaan (Li) pada Pelaksanaan Sembahyang Leluhur dan Tradisi Penghormatan Keluarga
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menginterpretasikan Nilai Kesusilaan (Li) pada Pelaksanaan Sembahyang Leluhur dan Tradisi Penghormatan Keluarga".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menginterpretasikan Nilai Kesusilaan (Li) pada Pelaksanaan Sembahyang Leluhur dan Tradisi Penghormatan Keluarga
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 3 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menginterpretasikan Nilai Kesusilaan (Li) pada Pelaksanaan Sembahyang Leluhur dan Tradisi Penghormatan Keluarga INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Nilai Kesusilaan (Li) dalam Tata Sembahyang LeluhurEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Interpretasikan makna nilai kesusilaan (li) pada tindakan membersihkan meja altar serta mengenakan pakaian sembahyang yang rapi dan sopan! 2. Interpretasikan makna sikap tubuh bersujud (guibai) atau berlutut dengan hormat memegang dupa saat sembahyang kepada leluhur dalam kaitannya dengan nilai kesusilaan (li)! 3. Interpretasikan makna penataan sajian makanan dan perlengkapan sembahyang leluhur yang disusun rapi dan teratur sebagai wujud kesusilaan (li)! Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nomor Tahapan), Kolom 2 (Tindakan Sembahyang), Kolom 3 (Interpretasi Wujud Kesusilaan / Li). Kegiatan 2: Analisis Kasus: Membedakan Sembahyang Berlandaskan Li vs Sekadar KebiasaanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan Cerita A, tunjukkan perilaku apa saja yang menginterpretasikan sembahyang leluhur sebagai wujud kesusilaan (li) yang benar dan jelaskan maknanya! 2. Berdasarkan Cerita B, interpretasikan mengapa tindakan Budi bertentangan dengan hakikat nilai kesusilaan (li) dalam sembahyang kepada leluhur! Tuliskan hasil interpretasi dalam 2 paragraf terpisah (Paragraf 1: Analisis Cerita A; Paragraf 2: Analisis Cerita B) pada lembar jawaban yang tersedia. Kegiatan 3: Menyusun Bagan Interpretasi Nilai Kesusilaan (Li) dalam Tradisi Sembahyang LeluhurEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah bagan keterkaitan berikut: Dari tindakan fisik sembahyang leluhur (misal: merangkapkan tangan/baibai, bersujud, menyajikan teh), jelaskan sikap batin yang harus menyertainya dan interpretasikan wujud Li-nya bagi keharmonisan keluarga! Ruang tabel jawaban Lengkapi bagan matriks 3 baris x 3 kolom yang berisi: Unsur Tata Ibadah, Sikap Batin, dan Interpretasi Wujud Li bagi Keluarga. REFLEKSI1. Setelah mempelajari materi ini, apa makna terpenting dari tata cara sembahyang kepada leluhur yang mencerminkan sikap kesusilaan (li)? 2. Bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa sembahyang kepada leluhur bukan sekadar upacara adat, melainkan wujud rasa hormat dan bakti tulus kepada orang tua serta para leluhur? 3. Sikap tertib dan hormat apa yang akan kamu terapkan saat keluarga melaksanakan tradisi penghormatan atau sembahyang leluhur berikutnya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.