LKPDPertemuan 3Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Silsilah Keluargaku: Mengenal Marga dan Awal Laku Bakti

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Silsilah Keluargaku: Mengenal Marga dan Awal Laku Bakti". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Silsilah Keluargaku: Mengenal Marga dan Awal Laku Bakti

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Silsilah Keluargaku: Mengenal Marga dan Awal Laku Bakti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSilsilah Keluargaku: Mengenal Marga dan Awal Laku Bakti
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali silsilah keluarga dan marga keluarganya serta menjelaskan makna Awal Laku Bakti berdasarkan Kitab Xiaojing I:5 bahwa tubuh diterima dari ayah bunda sehingga tidak boleh dirusak.
  2. Murid dapat melaksanakan sembahyang Jìngtiāngōng sebagai wujud syukur kepada Tiān atas karunia orang tua dan para leluhur.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman untuk kegiatan diskusi, tetapi tulis jawabanmu sendiri dengan kalimatmu sendiri.
  • Gunakan pensil atau pulpen, tulis dengan rapi agar mudah dibaca.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tandai dengan lingkaran dan tanyakan kepada gurumu.
  • Simpan LKPD ini dengan baik karena kamu akan membutuhkannya sebagai bahan belajar di rumah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pohon Keluargaku — Menelusuri Silsilah dan Marga

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Penggaris (opsional untuk membuat tabel)
  • Informasi nama anggota keluarga (dapat ditanyakan kepada orang tua sebelum pertemuan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali nama-nama anggota keluargamu: ayah, ibu, kakek nenek dari pihak ayah, dan kakek nenek dari pihak ibu.
  2. Isilah bagan pohon keluarga di bawah ini dengan nama anggota keluargamu. Jika belum tahu, tulis 'belum tahu' dan tanyakan kepada orang tuamu di rumah.
  3. Setelah mengisi bagan, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang tersedia.
  4. Perhatikan bahwa marga dalam tradisi Tionghoa mengikuti garis ayah — misalnya marga Tan, Lim, Wong, Huang, dan sebagainya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi bagan pohon keluarga berikut ini dengan nama anggota keluargamu:

[ Kakek dari Ayah ] — [ Nenek dari Ayah ]
|
[ Ayah ] ————— [ Ibu ] — [ Kakek dari Ibu ] — [ Nenek dari Ibu ]
|
[ AKU ]

Tulis nama lengkap masing-masing anggota keluarga pada kolom yang tersedia.

Ruang tabel jawaban

2. Apa marga keluargamu? Dari pihak manakah marga itu diwariskan (ayah atau ibu)? Tuliskan dan jelaskan dengan satu atau dua kalimat.

3. Dari bagan di atas, sebutkan minimal 3 hubungan kekerabatan yang kamu temukan (contoh: ayah adalah anak dari kakek dan nenek dari ayah). Tuliskan dalam bentuk tabel dengan dua kolom: 'Anggota Keluarga' dan 'Hubungan dengan Saya'.

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk mengenal silsilah dan marga keluarga kita? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat.

Bagan pohon keluarga: kotak-kotak berlabel yang diisi nama (tersedia di lembar kerja). Pertanyaan 2 dan 4: ruang isian terbuka minimal 3 baris. Pertanyaan 3: tabel 2 kolom dengan minimal 3 baris isian.

Kegiatan 2: Tubuhku Titipan Tiān — Memahami Awal Laku Bakti

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • LKPD (lembar ini)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan ayat berikut ini dengan tenang dan penuh perhatian (jingzuo sejenak, tarik napas dalam, lalu baca):
  2. "Tubuh, rambut, dan kulit diterima dari ayah bunda; tidak berani merusaknya, itulah permulaan laku bakti." — Kitab Xiaojing I:5
  3. Renungkan makna ayat tersebut selama satu menit sebelum menjawab pertanyaan.
  4. Amati kedua gambar/situasi yang tersedia, lalu kerjakan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  5. Untuk pertanyaan diskusi, bicarakan dengan teman sebangkumu, lalu tuliskan jawabanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kitab Xiaojing I:5, apa yang dimaksud dengan 'Awal Laku Bakti'? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri dalam 2–3 kalimat.

2. Perhatikan dua situasi berikut. Tandai mana yang mencerminkan Awal Laku Bakti (✓) dan mana yang tidak (✗), lalu berikan alasanmu:

Situasi A: Beni selalu makan dengan teratur, tidur cukup, dan rajin berolahraga agar tubuhnya sehat.
Situasi B: Karena kesal dengan temannya, Dina memukul-mukul tangannya sendiri hingga memar.
Situasi C: Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Toni berpamitan dan mencium tangan orang tuanya.
Situasi D: Wini nekat bermain di atap rumah sendirian tanpa pengawasan dan hampir jatuh.

Ruang tabel jawaban

3. Dalam kehidupan sehari-harimu, sebutkan 3 tindakan nyata yang dapat kamu lakukan sebagai wujud Awal Laku Bakti (menjaga tubuh titipan Tiān). Tuliskan dalam tabel: Tindakan | Alasan Mengapa Ini Adalah Laku Bakti.

Ruang tabel jawaban

4. Diskusikan bersama temanmu: Apakah menjaga kesehatan mental (perasaan dan pikiran) juga termasuk Awal Laku Bakti? Mengapa? Tuliskan hasil diskusimu dalam 3–4 kalimat.

Pertanyaan 1 dan 4: ruang isian terbuka minimal 4 baris. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom (Situasi | Tanda ✓/✗ | Alasan) dengan 4 baris. Pertanyaan 3: tabel 2 kolom (Tindakan | Alasan) dengan minimal 3 baris.

Kegiatan 3: Sembahyang Jìngtiāngōng — Wujud Syukur kepada Tiān

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk diagram di pertanyaan 4)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah pengantar berikut dengan saksama:
  2. Sembahyang Jìngtiāngōng (敬天公) adalah sembahyang kepada Tiān (Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Khonghucu) sebagai ungkapan rasa syukur. Salah satu wujud syukur kita adalah karena Tiān telah menganugerahkan orang tua dan para leluhur yang menjadi asal-usul keberadaan kita.
  3. Kerjakan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri terlebih dahulu, kemudian untuk pertanyaan diskusi, bicarakan dengan kelompokmu (3–4 orang).
  4. Jika kamu pernah melihat atau mengikuti sembahyang Jìngtiāngōng di rumah atau di klenteng, ceritakan pengalamanmu itu dalam jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu ketahui tentang Sembahyang Jìngtiāngōng? Kepada siapa sembahyang ini ditujukan, dan apa tujuan utamanya? Tuliskan dalam 2–3 kalimat.

2. Lengkapi tabel hubungan berikut ini untuk menunjukkan keterkaitan antara silsilah keluarga, Awal Laku Bakti, dan Sembahyang Jìngtiāngōng:

KonsepMaknanyaBagaimana Aku Menjalankannya
Silsilah Keluarga......
Awal Laku Bakti......
Sembahyang Jìngtiāngōng......

3. Bayangkan kamu sedang mengikuti Sembahyang Jìngtiāngōng bersama keluargamu. Apa yang ingin kamu ucapkan dalam hatimu sebagai ungkapan syukur kepada Tiān? Tuliskan doa atau ungkapan syukurmu dalam 3–5 kalimat dengan tulus.

4. Diskusikan bersama kelompokmu: Mengapa rasa syukur kepada Tiān dan bakti kepada orang tua serta leluhur saling berkaitan? Buatlah bagan sederhana (peta konsep atau diagram panah) yang menggambarkan keterkaitan antara: Tiān → Orang Tua & Leluhur → Aku → Bakti & Syukur. Beri penjelasan singkat pada setiap panah.

Ruang gambar

Pertanyaan 1 dan 3: ruang isian terbuka minimal 4 baris. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom dengan 3 baris isian. Pertanyaan 4: ruang kosong berukuran minimal 10×10 cm untuk menggambar bagan/diagram, dilengkapi ruang keterangan.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang dirimu dan keluargamu yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya?

2. Kitab Xiaojing I:5 mengajarkan bahwa tubuhmu adalah titipan dari ayah bundamu. Mulai hari ini, satu kebiasaan apa yang ingin kamu ubah atau mulai lakukan untuk lebih menjaga 'titipan' itu?

3. Bagaimana perasaanmu ketika membayangkan mengikuti Sembahyang Jìngtiāngōng bersama keluargamu? Apa yang ingin kamu lakukan sebagai wujud syukurmu kepada Tiān atas karunia orang tua dan para leluhurmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.