LKPDPertemuan 2Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Aku Anak Berbakti: Bakti dalam Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún 五伦)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Aku Anak Berbakti: Bakti dalam Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún 五伦)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Aku Anak Berbakti: Bakti dalam Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún 五伦)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Aku Anak Berbakti: Bakti dalam Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún 五伦)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAku Anak Berbakti: Bakti dalam Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún 五伦)
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi lima hubungan kemasyarakatan (Wǔlún) dan mengkorelasikan penerapan laku bakti dalam hubungan antara orang tua dan anak pada kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat memahami arti serta melafalkan hanzi 爸爸 (bàba) dan 妈妈 (māma) sebagai bentuk pengenalan dan penghormatan kepada orang tua.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan LKPD ini.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku pada bagian yang bertanda 🤝 Diskusi.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi dan jelas di ruang yang telah disediakan.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Selesaikan semua kegiatan dengan penuh semangat dan rasa syukur!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Wǔlún — Lima Hubungan Kemasyarakatan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • LKPD ini
  • Buku teks Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 5 (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks pendek berikut dengan saksama.
  2. Teks: Dalam ajaran Khonghucu, kita hidup bersama orang lain dalam lima hubungan penting yang disebut Wǔlún (五伦). Kelima hubungan itu adalah: (1) Raja dan Menteri, (2) Orang tua dan Anak, (3) Suami dan Istri, (4) Kakak dan Adik, (5) Kawan dan Sahabat. Setiap hubungan memiliki tanggung jawab dan sikap bakti yang berbeda-beda.
  3. Amati gambar-gambar situasi di bawah ini (kolom 'Gambar Situasi'), lalu tentukan hubungan Wǔlún mana yang sedang terjadi.
  4. Tuliskan nama hubungan Wǔlún dan satu contoh sikap bakti yang sesuai pada tabel yang tersedia.
  5. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan pendalaman di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut! Pasangkan setiap deskripsi situasi dengan nama hubungan Wǔlún yang tepat, lalu tuliskan satu contoh sikap bakti yang bisa dilakukan.

Situasi A: Seorang anak membantu ibu memasak di dapur.
Situasi B: Kakak mengajari adik mengerjakan PR matematika.
Situasi C: Dua orang teman saling membantu saat salah satunya kesulitan.
Situasi D: Seorang pegawai bekerja jujur dan sungguh-sungguh untuk atasannya.
Situasi E: Ayah dan ibu saling menghormati dalam mengambil keputusan keluarga.

Ruang tabel jawaban

2. Dari kelima hubungan Wǔlún, hubungan manakah yang paling sering kamu alami setiap hari? Mengapa?

3. Menurutmu, mengapa Nabi Kongzi mengajarkan bahwa setiap hubungan dalam Wǔlún harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan bakti? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

Isi tabel 3 kolom: (1) Nomor Situasi, (2) Nama Hubungan Wǔlún, (3) Contoh Sikap Bakti. Untuk pertanyaan uraian, tulis 2–4 kalimat jawaban di baris yang tersedia.

Kegiatan 2: Bakti kepada Orang Tua dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen, boleh warna-warni untuk Kartu Bakti)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini mengajakmu berpikir lebih dalam tentang hubungan orang tua dan anak sebagai salah satu Wǔlún yang paling utama.
  2. Baca cerita singkat berikut: Zhenhui pulang sekolah dan mendapati ibunya sedang sakit. Ia langsung meletakkan tas, menyiapkan minum hangat, dan menanyakan keadaan ibunya. Ayahnya mengucapkan terima kasih atas perhatian Zhenhui. Zhenhui merasa bahagia karena bisa berbakti kepada orang tuanya.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita dan pengalaman pribadimu.
  4. Untuk bagian 🤝 Diskusi (pertanyaan nomor 3), diskusikan dengan teman sebangkumu selama 5 menit, lalu tuliskan kesimpulan diskusi kalian bersama.
  5. Terakhir, lengkapi 'Kartu Bakti Harianku' di bagian bawah kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cerita Zhenhui, tuliskan minimal 3 (tiga) tindakan bakti kepada orang tua yang dapat kamu lakukan di rumah setiap hari!

2. Pernahkah kamu melakukan sesuatu yang membuat ayah atau ibumu merasa bangga? Ceritakan satu pengalamanmu dan jelaskan mengapa itu termasuk laku bakti!

3. 🤝 Diskusi — Bersama temanmu, diskusikan: Apakah ada perbedaan cara seorang anak berbakti kepada ayah dibanding kepada ibu? Berikan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari! Tuliskan hasil diskusi kalian!

4. Lengkapi 'Kartu Bakti Harianku'! Tuliskan rencana 5 kegiatan bakti yang akan kamu lakukan kepada orang tuamu selama satu minggu ke depan, lengkap dengan hari dan waktunya.

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: tulis daftar bernomor minimal 3 poin. Nomor 2: tulis 3–5 kalimat cerita pengalamanmu. Nomor 3 (Diskusi): tulis hasil diskusi dalam 4–6 kalimat bersama temanmu. Nomor 4: isi tabel 3 kolom: (1) Hari, (2) Kegiatan Bakti, (3) Waktu Pelaksanaan — minimal 5 baris.

Kegiatan 3: Mengenal Hanzi 爸爸 (Bàba) dan 妈妈 (Māma) — Menghormati Orang Tua Lewat Bahasa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil untuk latihan menulis hanzi sangat disarankan)
  • LKPD ini (dengan kotak latihan hanzi yang sudah disiapkan)
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam ajaran Khonghucu, menghormati orang tua juga dapat diwujudkan melalui cara kita menyebut dan memanggil mereka dengan penuh hormat.
  2. Perhatikan dua hanzi berikut beserta cara membacanya: 爸爸 dibaca: bàba — artinya: Ayah 妈妈 dibaca: māma — artinya: Ibu
  3. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mempelajari dan berlatih kedua hanzi tersebut:
  4. Langkah 1 — Amati: Perhatikan bentuk hanzi 爸爸 dan 妈妈 dengan saksama. Coba hitung berapa banyak goresan (coretan) yang membentuk masing-masing karakter!
  5. Langkah 2 — Lafalkan: Ucapkan keras-keras bàba (nada turun-naik) dan māma (nada datar) masing-masing 3 kali. Rasakan perbedaan nadanya!
  6. Langkah 3 — Tulis dan Telusuri: Tebalkan hanzi 爸爸 dan 妈妈 yang sudah tersedia di kotak latihan, lalu coba tulis sendiri 2 kali di kotak kosong.
  7. Langkah 4 — Maknai: Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini untuk memperdalam pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan arti dari dua hanzi berikut:

  1. 爸爸 (bàba) artinya: ___________
    1. 妈妈 (māma) artinya: ___________

2. Perhatikan hanzi 爸爸 dan 妈妈. Menurut pengamatanmu, apakah ada bagian (komponen) yang sama dari kedua hanzi tersebut? Tuliskan pengamatanmu! (Petunjuk: perhatikan bagian kanan atau bawah dari setiap karakter.)

3. Dalam bahasa Mandarin, menyapa orang tua dengan sebutan 爸爸 (bàba) dan 妈妈 (māma) adalah salah satu bentuk penghormatan. Menurutmu, apa hubungannya dengan ajaran laku bakti dalam Wǔlún yang sudah kamu pelajari?

4. Latihan Berbicara: Susun sebuah kalimat sapaan singkat dalam Bahasa Indonesia yang menyertakan kata 爸爸 (bàba) atau 妈妈 (māma) sebagai bentuk penghormatan. Tuliskan kalimatmu, lalu ceritakan dalam situasi apa kalimat itu kamu ucapkan!

Nomor 1: isi titik-titik isian langsung di lembar. Nomor 2 & 3: tulis uraian 3–5 kalimat di baris yang tersedia. Nomor 4: tulis kalimat sapaanmu dan penjelasan situasinya dalam 3–4 kalimat. Kotak latihan hanzi: tebalkan hanzi contoh, lalu tulis mandiri di 2 kotak kosong per karakter.

REFLEKSI

1. Dari Lima Hubungan Kemasyarakatan (Wǔlún) yang telah kamu pelajari hari ini, hubungan mana yang menurutmu paling menantang untuk dijaga dengan baik? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?

2. Setelah belajar tentang hanzi 爸爸 (bàba) dan 妈妈 (māma), apakah ada sesuatu yang ingin kamu ungkapkan atau lakukan untuk ayah dan ibumu? Tuliskan rencanamu!

3. Laku bakti bukan hanya soal perbuatan besar, tetapi juga hal-hal kecil sehari-hari. Sebutkan satu hal kecil yang bisa kamu mulai lakukan hari ini sebagai wujud baktimu kepada orang tua!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.