LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Sikap Bakti kepada Tiandiren dalam Hubungan antara Orang Tua dan Anak pada Keseharian di Rumah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menerapkan Sikap Bakti kepada Tiandiren dalam Hubungan antara Orang Tua dan Anak pada Keseharian di Rumah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Sikap Bakti kepada Tiandiren dalam Hubungan antara Orang Tua dan Anak pada Keseharian di Rumah

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menerapkan Sikap Bakti kepada Tiandiren dalam Hubungan antara Orang Tua dan Anak pada Keseharian di Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenerapkan Sikap Bakti kepada Tiandiren dalam Hubungan antara Orang Tua dan Anak pada Keseharian di Rumah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan sikap bakti kepada Tiandiren dalam lima hubungan kemasyarakatan khususnya antara orang tua dan anak dalam keseharian

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa pembuka dan setiap petunjuk kegiatan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri dan aktif berdiskusi saat diminta berpasangan/berkelompok.
  • Terapkan pemahaman tentang sikap bakti kepada orang tua sebagai wujud bakti kepada Tiandiren dalam merespons setiap situasi nyata di rumah.
  • Tanyakan kepada gurumu jika ada instruksi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Penerapan Bakti dalam Keseharian Rumah Tangga

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 5
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dan telaah 3 situasi kehidupan sehari-hari antara anak dan orang tua di rumah pada tabel yang disediakan.
  2. Tentukan tindakan penerapan sikap bakti yang paling tepat untuk menanggapi situasi tersebut sesuai peran anak kepada orang tua sebagai wakil Tian di bumi.
  3. Tuliskan tindakan penerapanmu secara jelas pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Ibu sedang sibuk menyiapkan sarapan di dapur dan merapikan meja makan sebelum berangkat kerja, sementara kamu baru saja selesai mandi dan bersiap. Tindakan penerapan bakti apa yang kamu lakukan?

2. Situasi 2: Ayah mengingatkanmu untuk mematikan gawai dan segera belajar karena waktu istirahat sore sudah habis, padahal kamu masih ingin bermain permainan daring bersama teman. Tindakan penerapan bakti apa yang kamu lakukan?

3. Situasi 3: Sebagai wujud awal laku bakti dalam menjaga tubuh yang diterima dari orang tua dan Tian, temanmu mengajakmu membeli jajanan pedas terbuka di pinggir jalan raya yang kotor sepulang sekolah. Tindakan penerapan bakti apa yang kamu lakukan?

Tuliskan jawaban pada tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat nomor situasi (1, 2, 3), Kolom 2 memuat rumusan tindakan penerapan sikap bakti konkret (masing-masing 1-2 kalimat jelas).

Kegiatan 2: Menyusun Panduan Praktik Bakti Harian kepada Orang Tua

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan murid
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah daftar tindakan penerapan laku bakti yang wajib kamu lakukan dalam hubungan anak dan orang tua di rumah untuk satu hari penuh.
  2. Bagi rencana tindakanmu ke dalam tiga kurun waktu: Pagi Hari, Siang/Sore Hari, dan Malam Hari.
  3. Tuliskan minimal 1 tindakan nyata untuk setiap kurun waktu yang mencerminkan hormat, patuh nasihat, membantu tugas, atau merawat diri sebagai wujud bakti.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 tindakan penerapan bakti yang kamu lakukan pada PAGI HARI sebelum berangkat beraktivitas!

2. Tuliskan 1 tindakan penerapan bakti yang kamu lakukan pada SIANG atau SORE HARI setelah pulang sekolah!

3. Tuliskan 1 tindakan penerapan bakti yang kamu lakukan pada MALAM HARI menjelang beristirahat!

Isilah format tabel rencana 3 baris: Baris 1 (Pagi Hari), Baris 2 (Siang/Sore Hari), Baris 3 (Malam Hari) dengan kolom Rincian Tindakan Nyata dan Alasan Penerapan.

Kegiatan 3: Resolusi Tindakan: Menanggapi Masalah Hubungan Orang Tua dan Anak

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah bersama teman sebangku untuk mencermati studi kasus tentang perbedaan kehendak antara anak dan orang tua.
  2. Kasus: 'Lian merasa lelah setelah les musik dan ingin langsung berbaring tidur, padahal ibu meminta bantuan Lian untuk menjaga adiknya sebentar karena ibu sedang memasak makan malam.'
  3. Diskusikan dan rumuskan solusi tindakan penerapan laku bakti yang patut diambil Lian sebagai seorang Junzi (insan budiman).
  4. Setelah menjawab, selesaikan bagian refleksi dan dengarkan umpan balik penutup dari guru.

Pertanyaan:

1. Tindakan penerapan sikap bakti apa yang seharusnya dilakukan Lian dalam merespons permintaan ibunya?

2. Mengapa tindakan tersebut mencerminkan penerapan bakti kepada orang tua dalam lima hubungan kemasyarakatan (wulun)?

Tuliskan hasil mufakat diskusi kelompok berpasangan dalam 1 paragraf ringkas (3-4 kalimat) pada lembar jawaban.

REFLEKSI

1. Dari semua tindakan penerapan bakti yang sudah kamu pelajari hari ini, tindakan mana yang paling sering kamu lupakan di rumah dan ingin segera kamu perbaiki?

2. Bagaimana perasaanmu ketika dapat bersikap patuh, santun, dan membantu orang tua tanpa mengeluh?

3. Komitmen nyata apa yang akan kamu terapkan mulai malam ini di rumah sebagai wujud baktimu kepada ayah dan bunda?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.