LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Aku Anak Berbakti: Menghargai Jasa Orang Tua

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Aku Anak Berbakti: Menghargai Jasa Orang Tua". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Aku Anak Berbakti: Menghargai Jasa Orang Tua

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Aku Anak Berbakti: Menghargai Jasa Orang Tua

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAku Anak Berbakti: Menghargai Jasa Orang Tua
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan makna laku bakti kepada orang tua dan menyebutkan minimal tiga pengorbanan orang tua dalam merawat serta mendidik anak.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap menghargai jasa orang tua dengan mempraktikkan jingzuo dan merenungkan karunia Tiān yang menjadikan dirinya manusia melalui ayah, bunda, dan para leluhur.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan hormat dan tunggu giliranmu berbicara.
  • Tulis namamu, kelas, dan tanggal di bagian atas lembar kerja ini.
  • Jawab semua pertanyaan dengan jujur dan sepenuh hati — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berpikir sungguh-sungguh.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Apa Itu Laku Bakti? Yuk, Kita Gali Bersama!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Gambar ilustrasi pengorbanan orang tua (disediakan guru atau ditempel di LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kutipan berikut dengan saksama: Kitab Xiaojing (孝经) I:6 menyebutkan bahwa laku bakti adalah akar dari segala kebajikan dan sumber dari segala ajaran.
  2. Amati gambar-gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai pengorbanan orang tua: gambar ibu menjaga anak yang sakit, ayah bekerja keras mencari nafkah, orang tua menemani belajar, dan orang tua mengantarkan anak ke sekolah.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: apa yang kamu rasakan saat melihat gambar-gambar tersebut?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara individu setelah berdiskusi.

Pertanyaan:

1. Menurut pemahamanmu, apa artinya 'laku bakti' kepada orang tua? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri!

2. Lengkapi tabel pengorbanan orang tua berikut ini! Tuliskan minimal 3 pengorbanan, apa yang orang tua lakukan, dan bagaimana perasaanmu ketika mengetahuinya.

Ruang tabel jawaban

3. Dalam ajaran Khonghucu, anak yang berbakti disebut anak yang berperilaku Jūnzǐ (君子). Menurutmu, apa perbedaan antara anak yang berbakti dan anak yang tidak berbakti? Tuliskan 2 perbedaan!

Jawaban No. 1: tulis paragraf minimal 3 kalimat di kotak uraian. Jawaban No. 2: isi tabel 3 kolom (Pengorbanan Orang Tua | Yang Dilakukan Orang Tua | Perasaanku) dengan minimal 3 baris. Jawaban No. 3: tulis 2 poin perbedaan menggunakan format baris bernomor.

Kegiatan 2: Keluargaku, Karunia Tiān yang Terindah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil warna atau spidol (untuk menggambar pohon keluarga)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini mengajakmu merenungkan betapa besarnya karunia Tiān (Tuhan Yang Maha Esa) yang telah menjadikanmu sebagai manusia melalui ayah, bunda, dan para leluhurmu.
  2. Siapkan dirimu: duduklah dengan tegak, letakkan kedua tangan di lutut, pejamkan mata sejenak, dan tarik napas dalam-dalam — inilah yang disebut Jìngzuò (静坐), duduk hening dengan penuh kesadaran.
  3. Setelah jingzuo selama ±3 menit dengan panduan gurumu, buka matamu dan renungkan: siapa saja orang-orang yang telah berjasa menjadikanmu ada di dunia ini?
  4. Gambarlah pohon keluargamu (silsilah sederhana) dan tuliskan satu jasa atau pengorbanan dari setiap anggota keluarga yang kamu tuliskan.
  5. Jawab pertanyaan refleksi di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Gambarlah pohon keluargamu (minimal 3 generasi: kamu, ayah-ibu, kakek-nenek)! Tuliskan nama atau sebutan mereka, dan di samping setiap nama tuliskan satu jasa atau kasih sayang yang pernah kamu rasakan dari mereka.

Ruang gambar

2. Setelah melakukan jingzuo dan merenungkan karunia Tiān melalui orang tuamu, tuliskan: apa yang kamu rasakan di dalam hatimu? Apa yang ingin kamu sampaikan kepada ayah dan bundamu?

3. Dalam ajaran Khonghucu, kita diajarkan untuk bersyukur kepada Tiān atas karunia menjadi manusia melalui orang tua dan leluhur kita. Menurutmu, apa hubungan antara bersyukur kepada Tiān dan berbakti kepada orang tua? Jelaskan dengan satu contoh nyata!

Jawaban No. 1: kotak gambar besar (minimal ukuran 10x15 cm) untuk menggambar pohon keluarga beserta keterangan nama dan jasa di setiap cabang. Jawaban No. 2 & 3: kotak uraian masing-masing minimal 4 baris.

Kegiatan 3: Aku Berjanji: Wujudkan Bakti Mulai Hari Ini!

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis
  • Kertas warna (opsional, untuk membuat Kartu Janji yang lebih menarik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bakti bukan hanya bicara, tapi juga tindakan nyata! Kegiatan ini mengajakmu merancang cara-cara konkret menghargai jasa orang tuamu dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Baca terlebih dahulu contoh-contoh sikap bakti dari buku siswa: mematuhi jadwal tidur/makan/belajar, membantu pekerjaan rumah, berterima kasih, dan menghormati nasihat orang tua.
  3. Secara berkelompok (3-4 orang), diskusikan: apa saja tantangan yang sering membuat anak-anak susah berbakti kepada orang tua, dan bagaimana cara mengatasinya?
  4. Setelah diskusi kelompok, setiap murid mengisi 'Kartu Janjiku' secara individu: tuliskan 3 tindakan nyata yang akan kamu lakukan minggu ini sebagai wujud bakti kepada orang tuamu.
  5. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi tantangan dan solusinya kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Diskusi kelompok: Tuliskan 2 tantangan yang sering membuat anak-anak sulit berbakti kepada orang tua, dan tuliskan solusi yang bisa dilakukan! (Isi bersama kelompokmu)

2. KARTU JANJIKU 🌟 — Tuliskan 3 tindakan nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menunjukkan baktimu kepada orang tua! Tuliskan juga kapan dan bagaimana kamu akan melakukannya.

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, mengapa anak-anak yang berbakti kepada orang tua disebut memiliki karakter Jūnzǐ (君子) atau pribadi yang luhur dalam ajaran Khonghucu? Tuliskan pendapatmu!

Jawaban No. 1: tabel 3 kolom (No. | Tantangan | Solusi) diisi bersama kelompok, minimal 2 baris. Jawaban No. 2: kotak 'Kartu Janjiku' berbentuk tabel 4 kolom (No. | Tindakan Bakti | Kapan | Caranya) dengan 3 baris isian, tiap murid mengisi sendiri. Jawaban No. 3: kotak uraian minimal 3 kalimat.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan jingzuo hari ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang pengorbanan orang tuamu yang mungkin selama ini kamu anggap biasa saja?

2. Dari ketiga kegiatan hari ini, tindakan bakti mana yang paling ingin segera kamu lakukan untuk ayah atau ibumu, dan mengapa kamu memilih tindakan itu?

3. Ajaran Khonghucu mengatakan bahwa berbakti kepada orang tua adalah akar dari segala kebajikan. Bagaimana menurutmu, apakah belajar dengan sungguh-sungguh di sekolah juga merupakan salah satu bentuk laku bakti? Jelaskan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.