LKPDPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikNabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎)
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran (membaca-menalar, diskusi kelompok, refleksi-menulis)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan makna Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó (天之木铎 — Genta Rohani Tuhan) berdasarkan ayat kitab Sìshū.
  2. Murid dapat meyakini keagungan Nabi Kongzi sebagai utusan Tian yang membawa ajaran bagi umat manusia dan mewujudkannya dalam sikap hormat sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Kamu boleh bertanya kepada gurumu jika ada kata atau kalimat yang belum dipahami.
  • Jawablah dengan kalimatmu sendiri — tidak perlu sama persis dengan buku, yang penting idenya benar dan jelas.
  • Tulis nama dan nomor absenmu di pojok kanan atas sebelum memulai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Apa Itu Genta Rohani? — Menyimak & Menggali Makna

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Buku teks Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 5 (sebagai referensi tambahan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat berikut dengan seksama (guru akan membacakannya bersama-sama di kelas).
  2. Teks: 'Pernahkah kamu melihat genta? Genta adalah lonceng kecil yang berbunyi nyaring agar orang-orang di sekitarnya mendengar dan memperhatikan. Di zaman dulu, genta dibunyikan untuk menyebarkan pengumuman penting kepada masyarakat. Nabi Kongzi disebut Tiān Zhī Mùduó (天之木铎), artinya Genta Rohani Tuhan. Beliau diutus oleh Tian (Tuhan) untuk menyebarkan ajaran kebaikan dan kebenaran kepada seluruh umat manusia, seperti genta yang membangunkan hati setiap orang.'
  3. Setelah membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri terlebih dahulu.
  4. Kemudian bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku — adakah perbedaan? Diskusikan sebentar.

Pertanyaan:

1. Apa arti kata 'Tiān Zhī Mùduó' (天之木铎) dalam bahasa Indonesia?

2. Mengapa Nabi Kongzi diibaratkan seperti genta? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

3. Isilah tabel berikut untuk membandingkan sifat genta dengan peran Nabi Kongzi!

Ruang tabel jawaban

Untuk soal no. 1 dan 2: tulis jawaban dalam 1–3 kalimat di kotak jawaban masing-masing. Untuk soal no. 3: salin dan lengkapi tabel 2 kolom dengan judul 'Sifat/Fungsi Genta' dan 'Persamaannya dengan Peran Nabi Kongzi' — isi minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Jejak Sabda Nabi — Menemukan Ayat Sìshū

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu ayat (disiapkan guru atau dicetak di lembar LKPD)
  • Pensil atau pulpen warna untuk menandai ayat favorit (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Di bawah ini tersedia 3 kartu ayat dari kitab Sìshū (四书). Bacalah setiap kartu dengan pelan dan penuh perhatian.
  2. Kartu Ayat A — Lúnyǔ (Sabda Suci) III:24: 'Sesungguhnya Tian hendak menjadikan Nabi sebagai Genta Rohani-Nya.'
  3. Kartu Ayat B — Lúnyǔ VII:22: 'Tian telah melahirkan kebajikan dalam diriku, apa yang dapat dilakukan Huan Tui terhadapku?'
  4. Kartu Ayat C — Lúnyǔ IX:5: 'Jika Tian tidak hendak melenyapkan kebudayaan ini, apa yang dapat dilakukan orang-orang dari Kuang kepadaku?'
  5. Kerjakan pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan ketiga kartu ayat di atas.
  6. Kamu boleh mendiskusikan soal no. 4 bersama kelompok kecil (2–3 orang), lalu tuliskan jawabanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Dari ketiga ayat di atas, ayat manakah yang paling langsung menjelaskan Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó? Tuliskan kode kartunya dan alasanmu!

2. Pada Kartu Ayat B, Nabi Kongzi berkata bahwa 'Tian telah melahirkan kebajikan dalam diriku.' Apa artinya kalimat ini bagimu? Apa hubungannya dengan gelar Tiān Zhī Mùduó?

3. Lengkapi tabel ringkasan ayat berikut!

Ruang tabel jawaban

4. (Diskusi Kelompok) Bayangkan kamu hidup di zaman Nabi Kongzi. Menurutmu, mengapa orang-orang membutuhkan seorang 'Genta Rohani'? Apa yang terjadi jika tidak ada Nabi Kongzi?

Untuk soal no. 1 dan 2: tulis jawaban uraian minimal 3 kalimat per soal di kotak yang tersedia. Untuk soal no. 3: salin dan lengkapi tabel 4 kolom (No., Kode Ayat, Isi Pokok, Pesan yang Ditangkap) — isi 3 baris sesuai kartu ayat. Untuk soal no. 4: tulis hasil diskusi kelompok minimal 4 kalimat, cantumkan nama anggota kelompok di atas paragraf.

Kegiatan 3: Genta dalam Hidupku — Mewujudkan Rasa Hormat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon (untuk menggambar genta)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah memahami bahwa Nabi Kongzi adalah Genta Rohani Tian yang membawa ajaran kebaikan.
  2. Sekarang saatnya berpikir: bagaimana cara kita menghormati Nabi Kongzi dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Bacalah tabel peringatan sembahyang kepada Nabi Kongzi berikut (informasi dari buku siswa), lalu kerjakan aktivitas di bawahnya.
  4. Tabel Peringatan: (1) Dian Xiang / Chuyi Shiwu — setiap tanggal 1 dan 15 Kongzili; (2) Zhishengdan — tanggal 27 bulan ke-8 Kongzili (Hari Lahir Nabi); (3) Zhisheng Jichen — tanggal 18 bulan ke-2 Kongzili (Hari Wafat Nabi); (4) Peringatan Hari Genta Rohani (Muduo) — tanggal 21/22 Desember (bertepatan Dongzhi).
  5. Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri, lalu siapkan dirimu untuk berbagi di depan kelas jika gurumu meminta.

Pertanyaan:

1. Ada 4 peringatan sembahyang kepada Nabi Kongzi. Tuliskan keempat peringatan tersebut beserta tanggalnya dalam tabel yang sudah disediakan!

Ruang tabel jawaban

2. Selain mengikuti upacara sembahyang, tuliskan 3 sikap atau perbuatan nyata yang bisa kamu lakukan sehari-hari sebagai wujud rasa hormatmu kepada Nabi Kongzi!

3. Gambarlah sebuah genta dan di dalam atau di sekitarnya tuliskan 3 kata atau kalimat singkat yang menurutmu mewakili peran Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó!

Ruang gambar

4. Menurut pendapatmu, apakah ajaran Nabi Kongzi masih relevan dan berguna untuk kehidupanmu hari ini? Jelaskan dengan memberi 1 contoh nyata dalam keseharianmu!

Untuk soal no. 1: salin dan lengkapi tabel 3 kolom (Nama Peringatan, Tanggal/Waktu, Maknanya Menurutku) — isi 4 baris. Untuk soal no. 2: tulis dalam format daftar bernomor (1, 2, 3) di kotak jawaban. Untuk soal no. 3: gambar genta di kotak gambar yang tersedia (ukuran minimal 8x8 cm), lalu tuliskan kata/kalimat di sekitar gambar. Untuk soal no. 4: tulis paragraf minimal 3 kalimat di kotak jawaban.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang paling berkesan bagimu tentang Nabi Kongzi sebagai Tiān Zhī Mùduó? Mengapa hal itu berkesan?

2. Dari ayat-ayat Sìshū yang kamu baca, pesan mana yang paling ingin kamu terapkan dalam hidupmu? Bagaimana caranya?

3. Bayangkan kamu adalah sebuah genta kecil di keluargamu. Ajaran atau kebiasaan baik apa yang ingin kamu 'bunyikan' atau sebarkan kepada orang-orang di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.