LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menginterpretasikan Nilai Sembahyang kepada Nabi Kongzi sebagai Wujud Kesusilaan (Li)
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menginterpretasikan Nilai Sembahyang kepada Nabi Kongzi sebagai Wujud Kesusilaan (Li)".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menginterpretasikan Nilai Sembahyang kepada Nabi Kongzi sebagai Wujud Kesusilaan (Li)
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 2 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menginterpretasikan Nilai Sembahyang kepada Nabi Kongzi sebagai Wujud Kesusilaan (Li) INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelaah Makna Peribadahan kepada Nabi Kongzi Berdasarkan Kesusilaan (Li)Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan teks bacaan, jelaskan mengapa sembahyang kepada Nabi Kongzi diartikan sebagai wujud kesusilaan (Li), bukan sekadar gerakan fisik semata! 2. Sebutkan 2 hari peringatan/sembahyang kepada Nabi Kongzi dan interpretasikan makna penghormatan yang terkandung di dalam masing-masing hari tersebut! Ruang tabel jawaban Nomor 1 dijawab dalam paragraf uraian singkat (3-4 kalimat). Nomor 2 diisi dalam tabel 2 baris dengan kolom: (1) Nama Hari Peringatan/Sembahyang, (2) Tanggal Penataan Kalender Kongzili, (3) Interpretasi Makna Penghormatan (Wujud Li). Kegiatan 2: Menginterpretasikan Sikap Batin dan Tata Laku Kesusilaan (Li) dalam SembahyangEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah interpretasi makna dari 3 tata laku saat sembahyang kepada Nabi Kongzi berikut:
Ruang tabel jawaban 2. Bagaimanakah kamu menginterpretasikan perkataan Nabi Kongzi 'sembahyang seolah-olah dihadiri' dalam kaitannya dengan kejujuran dan ketulusan beribadah kepada Nabi Kongzi? Nomor 1 disajikan dalam tabel 3 baris dengan format: Kolom Tata Laku Ibadah dan Kolom Interpretasi Wujud Kesusilaan (Li). Nomor 2 dijawab dalam bentuk uraian analitis 3-5 kalimat. Kegiatan 3: Analisis Kasus: Menafsirkan Nilai Li dalam Kehidupan Nyata dari Ibadah kepada Nabi KongziEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan hakikat sembahyang sebagai wujud kesusilaan (li), tafsirkan apa yang terabaikan dari sikap ibadah Aming pada kasus di atas! 2. Bagaimanakah seharusnya seorang murid Khonghucu menginterpretasikan nilai Li dari sembahyang kepada Nabi Kongzi agar tercermin dalam sikap hormatnya terhadap guru dan orang tua di kehidupan sehari-hari? Tuliskan hasil diskusi kelompok pada lembar uraian terstruktur (masing-masing jawaban minimal 1 paragraf padat). REFLEKSI1. Setelah mempelajari makna sembahyang kepada Nabi Kongzi, hal baru apa yang paling mengubah cara pandangmu saat menghadap altar Nabi Kongzi? 2. Bagaimana caramu membiasakan sikap batin yang tulus dan tertib (Li) setiap kali mengikuti upacara kebaktian atau sembahyang di Litang/Kelenteng? 3. Apakah nilai kesusilaan (Li) yang kamu rasakan saat sembahyang sudah tercermin dalam perilakumu menghormati bapak/ibu guru di sekolah? Berikan contohnya! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.