LKPDPertemuan 8Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Prinsip Tidak Berbicara dan Tidak Berbuat Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menerapkan Prinsip Tidak Berbicara dan Tidak Berbuat Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Prinsip Tidak Berbicara dan Tidak Berbuat Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menerapkan Prinsip Tidak Berbicara dan Tidak Berbuat Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenerapkan Prinsip Tidak Berbicara dan Tidak Berbuat Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip empat pantangan (siwu) dalam keseharian

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus keseharian dengan teliti.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan berkolaborasi saat sesi diskusi bersama teman kelompok.
  • Terapkan nilai susila (Li) dalam bersikap, berbicara, dan bertindak selama mengerjakan LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilah Tindakan Keseharian Sesuai Prinsip Siwu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 5

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 6 pernyataan perilaku dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini.
  2. Tentukan apakah perilaku tersebut merupakan 'Penerapan Benar' atau 'Pelanggaran' terhadap prinsip Siwu (khususnya pantangan berbicara dan berbuat yang tidak susila).
  3. Tuliskan alasan penerapan berdasarkan prinsip kesusilaan (Li) pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Klasifikasikan 6 perilaku berikut ke dalam tabel:

  1. Mengingatkan teman yang berbuat salah dengan kata-kata kasar di depan umum,
  2. Membantu teman merapikan buku perpustakaan yang berantakan,
  3. Menyebarkan kabar burung/gosip tentang teman sekelas yang belum tentu benar,
  4. Menolak ajakan teman untuk mencoret-coret dinding toilet sekolah,
  5. Berbicara jujur mengakui kesalahan tanpa melempar kesalahan pada orang lain,
  6. Mengambil penggaris milik teman secara diam-diam karena penggaris sendiri tertinggal.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: No (1-6), Pernyataan Perilaku, Kategori (Penerapan Benar / Pelanggaran), dan Alasan Kesusilaan.

Kegiatan 2: Menentukan Solusi Tindakan Sesuai Prinsip Siwu dalam Studi Kasus

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua situasi kasus pergaulan di sekolah berikut bersama teman sebangkumu.
  2. Tentukan tindakan nyata yang tepat untuk menerapkan prinsip Siwu: tidak berbicara yang tidak susila (Fei Li Wu Yan) dan tidak berbuat yang tidak susila (Fei Li Wu Dong).
  3. Tuliskan kalimat atau perbuatan konkret yang akan kamu lakukan jika berada pada situasi tersebut.

Pertanyaan:

1. Kasus 1: Di grup obrolan kelas, beberapa teman sedang mengejek fisik dan menertawakan foto lucu seorang kawan sekelas hingga ia merasa sedih. Bagaimana tindakan nyata penerapan prinsip 'tidak berbicara yang tidak susila' yang harus kamu lakukan di grup tersebut?

2. Kasus 2: Saat ulangan berlangsung, guru sedang keluar kelas sebentar. Teman sebangkumu menyodorkan kertas contekan kepadamu dan mengajak saling bertukar jawaban. Bagaimana tindakan nyata penerapan prinsip 'tidak berbuat yang tidak susila' yang kamu lakukan saat itu?

Format isian uraian terstruktur: Kasus 1 (Tindakan Ucapan Nyata) dan Kasus 2 (Tindakan Perbuatan Nyata).

Kegiatan 3: Rencana Aksi Penerapan Siwu dan Refleksi Diri

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah sebuah 'Rencana Aksi Pribadi' untuk menerapkan prinsip Siwu (tidak berbicara dan tidak berbuat yang tidak susila) yang akan kamu jalankan di rumah atau sekolah selama 3 hari ke depan.
  2. Jawab pertanyaan refleksi diri pada bagian akhir sebagai penutup kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan masing-masing 2 komitmen tindakan nyata penerapan prinsip Siwu yang akan kamu praktikkan dalam kehidupan sehari-hari: (a) Dua komitmen dalam menjaga ucapan (tidak berbicara yang tidak susila), dan (b) Dua komitmen dalam menjaga perilaku (tidak berbuat yang tidak susila).

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Dimensi Siwu (Ucapan / Perbuatan), Komitmen Tindakan Nyata, dan Sasaran Lingkungan (Rumah / Sekolah).

REFLEKSI

1. Kapan situasi paling sulit bagimu untuk menahan diri agar tidak mengucapkan kata-kata yang tidak pantas?

2. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menolak ajakan teman untuk melakukan perbuatan yang melanggar kesusilaan?

3. Langkah apa yang akan kamu lakukan agar selalu ingat menerapkan prinsip Siwu dalam perkataan dan tindakanmu setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.