LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Prinsip Tidak Melihat dan Tidak Mendengar Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menerapkan Prinsip Tidak Melihat dan Tidak Mendengar Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menerapkan Prinsip Tidak Melihat dan Tidak Mendengar Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 1 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menerapkan Prinsip Tidak Melihat dan Tidak Mendengar Sesuai Empat Pantangan Siwu dalam Keseharian INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memilah Tindakan: Menjaga Mata dan Telinga Sesuai SiwuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Peristiwa A: Di gawai/ponsel pintarmu tiba-tiba muncul video kekerasan antarpelajar yang dibagikan di grup percakapan. Bagaimana penerapan Siwu yang tepat? Ruang tabel jawaban 2. Peristiwa B: Saat istirahat di kantin, dua temanmu sedang asyik menceritakan keburukan dan membicarakan kekurangan kawan sekelas (bergosip). Bagaimana penerapan Siwu yang tepat? Ruang tabel jawaban 3. Peristiwa C: Kamu melihat ada contekan jawaban ulangan yang tertinggal di atas meja teman saat ulangan sedang berlangsung. Bagaimana penerapan Siwu yang tepat? Ruang tabel jawaban 4. Peristiwa D: Teman di sebelahmu berbisik mengejek cara berpakaian teman lain yang baru masuk kelas. Bagaimana penerapan Siwu yang tepat? Ruang tabel jawaban Gunakan tabel dengan 4 kolom: Kolom 1 (Peristiwa A/B/C/D), Kolom 2 (Tidak Melihat yang Tidak Susila), Kolom 3 (Tidak Mendengar yang Tidak Susila), Kolom 4 (Tindakan Nyata Penerapan Siwu). Kegiatan 2: Menyelesaikan Studi Kasus Keseharian sebagai JunziEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus 1: Hendra sedang duduk di serambi kelas. Tiba-tiba ia mendengar sekelompok anak merencanakan keisengan untuk menyembunyikan sepatu temannya. Berdasarkan prinsip pantangan Siwu 'yang tidak susila jangan didengar', bagaimana sikap konkret yang harus diterapkan Hendra? 2. Kasus 2: Shinta sedang mencari informasi tugas sekolah di internet, tetapi tidak sengaja mengeklik tautan yang memuat gambar tidak pantas (pornografi/kekerasan). Berdasarkan prinsip pantangan Siwu 'yang tidak susila jangan dilihat', tindakan konkret apa yang harus segera Shinta terapkan? Tuliskan jawaban uraian pada 4-5 baris bergaris untuk masing-masing kasus. Kegiatan 3: Peta Rencana Penerapan Siwu Hari IniEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rencanakan 1 tindakan nyata untuk menjaga matamu dari hal yang tidak susila saat menggunakan gawai atau berada di sekolah hari ini! 2. Rencanakan 1 tindakan nyata untuk menjaga telingamu dari hal yang tidak susila saat bermain bersama teman hari ini! Format isian dua kotak: Kotak 1 'Jaga Mataku' (Situasi & Tindakanku), Kotak 2 'Jaga Telingaku' (Situasi & Tindakanku). REFLEKSI1. Dari kegiatan hari ini, situasi mana yang paling sering membuatmu tergoda untuk melihat atau mendengar hal yang tidak susila? 2. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menahan diri untuk tidak melihat atau mendengar hal yang melanggar kesusilaan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.