LKPDPertemuan 2Bab 3Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menjelaskan Ayat Sishu tentang Susila, Menjunjung Kebenaran, Suci Hati, dan Tahu Malu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menjelaskan Ayat Sishu tentang Susila, Menjunjung Kebenaran, Suci Hati, dan Tahu Malu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menjelaskan Ayat Sishu tentang Susila, Menjunjung Kebenaran, Suci Hati, dan Tahu Malu

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menjelaskan Ayat Sishu tentang Susila, Menjunjung Kebenaran, Suci Hati, dan Tahu Malu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenjelaskan Ayat Sishu tentang Susila, Menjunjung Kebenaran, Suci Hati, dan Tahu Malu
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan ayat dalam kitab Sishu yang berkaitan dengan delapan kebajikan (bade)

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau berikan salam Wei De Dong Tian sebelum memulai belajar.
  • Bacalah setiap kutipan sabda/ayat dari Kitab Sishu yang tersedia dengan cermat.
  • Kerjakan setiap tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Gunakan bahasa yang santun dan jelas untuk menjelaskan isi ayat yang dipelajari.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Makna Sabda Kesusilaan (Li) dan Kebenaran (Yi)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kutipan ayat Kitab Sishu Lunyu XII: 1 dan Lunyu IV: 16
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan ayat Kitab Sishu Lunyu XII: 1 tentang empat pantangan kesusilaan berikut: 'Yang tidak susila jangan dilihat, yang tidak susila jangan didengar, yang tidak susila jangan diucapkan, dan yang tidak susila jangan dilakukan.'
  2. Bacalah pula kutipan sabda Kitab Sishu Lunyu IV: 16 tentang kebenaran berikut: 'Seorang Junzi hanya mengerti akan kebenaran (Yi), sebaliknya seorang Xiaoren hanya mengerti akan keuntungan.'
  3. Jelaskan maksud dan ajaran kebajikan yang terkandung dalam kedua ayat tersebut pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kitab Lunyu XII: 1 tentang empat pantangan, jelaskan apa makna menjaga kesusilaan (Li) dalam bersikap sehari-hari!

2. Berdasarkan Kitab Lunyu IV: 16, jelaskan apa perbedaan mendasar antara seorang Junzi (insan berbudi luhur) dan Xiaoren (orang rendah budi) dalam memandang kebenaran (Yi)!

Tuliskan penjelasanmu pada kotak uraian bergaris yang disediakan di lembar kerja untuk masing-masing nomor soal.

Kegiatan 2: Menelaah Sabda Suci Hati (Lian) dan Tahu Malu (Chi)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan teks Mengzi VIIA: 6-7
  • Buku Siswa Agama Khonghucu Kelas 4
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan ayat Kitab Sishu Mengzi VIIA: 6-7 berikut: 'Mengzi berkata: Orang tidak boleh tidak tahu malu. Malu bila tidak tahu malu, menjadikan orang tidak menanggung malu. Rasa malu itu besar artinya bagi manusia... Yang tidak mempunyai rasa malu, tidak layak sebagai manusia.'
  2. Cermati pula ajaran tentang kebajikan suci hati (Lian) yang bermakna kejujuran hati, bersih dari niat curang, dan tidak mengambil hak orang lain.
  3. Lengkapi tabel penjelasan pesan kebajikan berdasarkan ayat-ayat tersebut.

Pertanyaan:

1. Jelaskan pesan penting dari ayat Kitab Mengzi VIIA: 6-7 tentang mengapa rasa tahu malu (Chi) sangat besar artinya bagi manusia!

2. Lengkapilah tabel penjelasan kebajikan Bade berikut dengan menjelaskan intisari ayat/ajaran Sishu tentang Suci Hati (Lian) dan Tahu Malu (Chi)!

Ruang tabel jawaban

Format tabel isian nomor 2 terdiri dari 3 kolom: Kolom 1 (Kebajikan/Bade), Kolom 2 (Kutipan Konsep Ayat Sishu), Kolom 3 (Penjelasan Maksud Ayat).

Kegiatan 3: Menghubungkan dan Menjelaskan Pesan Empat Kebajikan Sishu

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Buku Catatan Agama Khonghucu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama teman sebangkumu mengenai 4 kebajikan yang telah dipelajari: Li (Kesusilaan), Yi (Kebenaran), Lian (Suci Hati), dan Chi (Tahu Malu).
  2. Jelaskan bagaimana keterkaitan antara ayat tentang kesusilaan (mengendalikan diri) dengan rasa tahu malu bila melanggar aturan.
  3. Selesaikan pertanyaan berikut dan ikuti kegiatan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan ayat-ayat Sishu yang telah kalian telaah, jelaskan mengapa seseorang yang memiliki rasa Tahu Malu (Chi) akan lebih mudah mematuhi Empat Pantangan Kesusilaan (Li)!

2. Jelaskan rangkuman pesan ayat Sishu tentang perbedaan jalan hidup orang yang mengutamakan Kebenaran dan Suci Hati dengan orang yang hanya mengejar keuntungan!

Tuliskan hasil diskusi penjelasan pada lembar jawaban uraian kelompok/pasangan (disediakan 6-8 baris per pertanyaan).

REFLEKSI

1. Setelah menjelaskan ayat-ayat Sishu hari ini, sabda kebajikan mana (Li, Yi, Lian, atau Chi) yang penjelasannya paling menyentuh dan bermakna bagimu? Mengapa?

2. Apakah kamu merasa terbantu memahami arti penting rasa tahu malu dan menjaga kesusilaan setelah mempelajari ayat-ayat tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.