LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Sikap Teladan Kesederhanaan Hidup dan Rasa Syukur Yan Hui
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menginterpretasikan Sikap Teladan Kesederhanaan Hidup dan Rasa Syukur Yan Hui".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Sikap Teladan Kesederhanaan Hidup dan Rasa Syukur Yan Hui
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3
Bab 6 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menginterpretasikan Sikap Teladan Kesederhanaan Hidup dan Rasa Syukur Yan Hui INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelaah Keadaan dan Benda Sederhana Milik Yan HuiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan sabda Nabi Kongzi dalam Kitab Lunyu VI:11, apa makna dari pilihan Yan Hui yang tetap merasa gembira walaupun hanya makan sebakul nasi kasar dan minum segayung air? 2. Isilah tabel penafsiran terhadap 3 kondisi hidup Yan Hui berikut untuk memaknai sikap luhurnya: Ruang tabel jawaban Tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat 'Kondisi/Benda Yan Hui' (1. Sebakul nasi bambu, 2. Gayung kayu air, 3. Rumah di gang sempit), Kolom 2 memuat 'Makna Sikap Teladan Yan Hui'. Disediakan pula 4 baris bergaris untuk uraian pertanyaan nomor 1. Kegiatan 2: Menginterpretasikan Alasan Kegembiraan Hati Yan HuiEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Orang lain tidak tahan hidup dalam kemiskinan di kampung buruk, tetapi mengapa Yan Hui tidak berubah kegembiraannya? Jelaskan arti kegembiraan sejati menurut teladan Yan Hui! 2. Banyak murid Nabi Kongzi yang menjadi pejabat tinggi dan hidup makmur, namun Yan Hui tetap memilih hidup sederhana bersama Nabi Kongzi. Bagaimana kamu menginterpretasikan pilihan hidup Yan Hui tersebut? Disediakan masing-masing 5 baris bergaris untuk pertanyaan nomor 1 dan pertanyaan nomor 2. Kegiatan 3: Menafsirkan Makna Teladan Yan Hui dalam Peristiwa KeseharianEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cerita A: Weiwei membawa bekal nasi dan tempe sederhana ke sekolah. Temannya membawa bekal makanan cepat saji yang mahal. Weiwei tetap memakan bekalnya dengan gembira dan menghabiskan makanannya tanpa mengeluh kepada ibunya. Bagaimana interpretasimu terhadap sikap Weiwei jika dikaitkan dengan teladan Yan Hui? 2. Cerita B: Rongxin menangis dan merajuk karena tas sekolahnya tidak diganti dengan tas bermerek seperti milik kawannya, padahal tas lamanya masih sangat kuat dan rapi. Apakah sikap Rongxin mencerminkan teladan kesederhanaan Yan Hui? Jelaskan makna perubahan sikap apa yang semestinya diambil Rongxin seturut teladan Yan Hui! Disediakan kotak analisis untuk Cerita A (6 baris bergaris) dan kotak analisis untuk Cerita B (6 baris bergaris). REFLEKSI1. Dari kisah Yan Hui yang hanya memiliki sebakul nasi dan segayung air, makna kesederhanaan apa yang paling menyentuh hatimu? 2. Apa hal yang paling kamu syukuri hari ini di sekolah atau di rumah tanpa perlu membandingkannya dengan milik orang lain? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.