LKPDPertemuan 2Bab 6Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Sikap Teladan Memeriksa Diri dan Ketekunan Belajar Zengzi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menginterpretasikan Sikap Teladan Memeriksa Diri dan Ketekunan Belajar Zengzi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Sikap Teladan Memeriksa Diri dan Ketekunan Belajar Zengzi

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menginterpretasikan Sikap Teladan Memeriksa Diri dan Ketekunan Belajar Zengzi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenginterpretasikan Sikap Teladan Memeriksa Diri dan Ketekunan Belajar Zengzi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menginterpretasikan sikap teladan dari murid-murid Nabi Kongzi tentang bakti Zengzi

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah ringkasan cerita dan instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompok saat berdiskusi, lalu tuliskan jawabanmu pada ruang yang tersedia.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Sikap Teladan Bakti Zengzi dari Cerita

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 3
  • Alat tulis/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan cerita tentang Zengzi berikut ini: 'Zengzi adalah murid Nabi Kongzi yang sangat berbakti. Sejak kecil ia rajin belajar bersama ayahnya, Zeng Dian. Suatu hari saat membantu ayahnya mencangkul di ladang, Zengzi tidak sengaja memotong akar melon. Menyadari kesalahannya, Zengzi tidak lari dan menerima nasihat ayahnya dengan penuh rasa hormat. Zengzi juga selalu memeriksa dirinya setiap hari: apakah ia sudah bersungguh-sungguh membantu orang lain, bersikap jujur kepada kawan, dan mengulang pelajaran yang diajarkan gurunya. Ketekunan dan rasa baktinya membuat Zengzi menulis kitab Daxue (Ajaran Besar) dan Xiaojing (Kitab Bakti).'
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu makna dari perbuatan Zengzi dalam cerita tersebut.
  3. Pasangkan dan jelaskan interpretasi sikap teladan Zengzi pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cerita di atas, jelaskan apa makna sikap teladan Zengzi yang tidak menghindar dan tetap menghormati ayahnya saat berbuat salah di ladang!

2. Zengzi selalu membiasakan diri memeriksa perbuatannya setiap hari. Lengkapilah tabel interpretasi nilai keteladanan dari kebiasaan memeriksa diri Zengzi berikut:

  1. Memeriksa kesungguhan membantu orang tua/sesama,
  2. Memeriksa kejujuran saat berjanji kepada teman,
  3. Memeriksa ketekunan mengulang pelajaran.
Ruang tabel jawaban

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat 'Kebiasaan Memeriksa Diri Zengzi' dan Kolom 2 memuat 'Makna Nilai Teladan yang Ditunjukkan'. Serta ruang bergaris 3 baris untuk uraian nomor 1.

Kegiatan 2: Menginterpretasikan Makna Perilaku Bakti Sehari-hari

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 situasi perilaku anak di bawah ini yang mencerminkan keteladanan bakti Zengzi.
  2. Tafsirkan dan tentukan manakah sikap yang sesuai dengan nilai keteladanan bakti Zengzi dan berikan alasan singkatmu.
  3. Situasi A: 'Mei-Mei mendengarkan nasihat ibu dengan tenang saat ditegur karena lupa merapikan kamar, lalu segera membereskannya.'
  4. Situasi B: 'A-Kiat cemberut dan membanting pintu kamar karena ditegur ayah saat menonton televisi terlalu larut.'
  5. Situasi C: 'Sheng-Sheng mengulang pelajaran dan menyiapkan buku sekolahnya sendiri setiap malam tanpa perlu disuruh orang tua.'

Pertanyaan:

1. Dari ketiga situasi di atas, pilihlah situasi mana saja yang mencerminkan sikap teladan bakti seperti yang diajarkan Zengzi, dan jelaskan makna di balik tindakan tersebut!

2. Mengapa tindakan pada Situasi B dianggap bertentangan dengan keteladanan sikap bakti Zengzi?

Ruang kotak jawaban terpisah untuk nomor 1 (pilihan situasi beserta uraian alasan) dan nomor 2 (isian singkat alasan pertentangan nilai).

Kegiatan 3: Menghubungkan Kata Mutiara Bakti dengan Perilaku Murid

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/spidol
  • Lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah pedoman bakti dari ajaran luhur berikut: 'Chén zé shěng, hūn zé dìng' (Di pagi hari menanyakan kabar dan menunjukkan kepedulian; di malam hari menenangkan hati orang tua agar beristirahat dengan baik).
  2. Bersama teman kelompok kecil (3-4 orang), diskusikan bagaimana menginterpretasikan ungkapan tersebut dalam sikap hormat kepada orang tua di rumah.
  3. Tuliskan hasil penafsiran kelompok dalam bentuk peta pikiran sederhana sesuai format yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah interpretasi sikap teladan bakti seorang anak di rumah pada pagi hari dan malam hari sesuai makna pedoman 'Chén zé shěng, hūn zé dìng'?

2. Zengzi dikenal tekun belajar hingga menulis Kitab Xiaojing (Kitab Bakti). Apa pesan keteladanan yang dapat kalian petik dari hubungan antara rajin belajar dengan wujud rasa berbakti kepada orang tua?

Bagan bagan pohon / peta pikiran: Kotak pusat bertuliskan 'Bakti dan Ketekunan Zengzi', bercabang ke 2 kotak: 'Tindakan Berbakti Pagi Hari' dan 'Tindakan Berbakti Malam Hari', serta baris isian untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Sikap teladan apakah dari Zengzi yang paling menyentuh hatimu dan ingin kamu tiru dalam kehidupan sehari-hari?

2. Sudahkah kamu memeriksa perbuatanmu hari ini sebelum beristirahat? Sikap baik apa yang sudah kamu lakukan kepada orang tuamu hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.