LKPDPertemuan 3Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan perilaku berhati-hati untuk menghindari kesukaan yang membawa celaka dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan Jingzuo (duduk tenang) dan berdoa bersama.
  • Bacalah setiap petunjuk dan situasi cerita dengan cermat.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan rukun, saling menghargai, dan teliti.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah kegiatan yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Berhati-hati: Memilih Tindakan Tepat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Agama Khonghucu Kelas 3
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua situasi tindakan yang sering ditemui murid dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini.
  2. Diskusikan bersama temanmu, lalu terapkan perilaku berhati-hati dengan memilih tindakan pencegahan yang paling tepat agar tidak terjerumus ke dalam kesukaan yang membawa celaka.
  3. Tuliskan tanda centang (V) pada pilihan tindakan yang menunjukkan sikap berhati-hati beserta alasan singkat penerapanmu.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Bel pulang sekolah berbunyi. Teman mengajakmu langsung bermain game online di warung internet sampai sore dan meninggalkan tugas sekolah. Penerapan perilaku berhati-hati yang kamu lakukan adalah: [ ] Ikut bermain game hingga lupa waktu, ATAU [ ] Menolak ajakan dengan sopan dan pulang tepat waktu untuk menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu. Mengapa kamu memilih tindakan tersebut?

2. Situasi 2: Di jam istirahat, ada teman yang mengajakmu berkumpul untuk membicarakan dan menertawakan kekurangan teman lain di kelas. Penerapan perilaku berhati-hati yang kamu lakukan adalah: [ ] Menghindari obrolan itu dan mengingatkan teman agar tidak mengejek, ATAU [ ] Ikut tertawa dan menambah cerita kekurangan teman. Mengapa kamu memilih tindakan tersebut?

Format jawaban: Tuliskan pilihan centang pada kotak [ ] yang disediakan dan tuliskan 1-2 kalimat alasan penerapan perilaku berhati-hati pada garis isian yang tersedia di lembar kerja.

Kegiatan 2: Tabel Solusi Berhati-hati dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Agama Khonghucu Kelas 3
  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel kasus kesukaan yang membawa celaka yang tercantum di bawah.
  2. Terapkan perilaku berhati-hati yang konkret untuk mengatasi atau mencegah masing-masing kasus tersebut di rumah atau di sekolah.
  3. Tuliskan tindakan berhati-hati pada kolom yang tersedia di tabel.

Pertanyaan:

1. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus A: 'Suka menunda waktu belajar demi menonton video di gawai berjam-jam hingga larut malam.'

Ruang tabel jawaban

2. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus B: 'Suka menghabiskan seluruh uang saku untuk jajan makanan tidak sehat dan barang mainan secara berlebihan.'

Ruang tabel jawaban

3. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus C: 'Suka berkeliaran bermain di luar rumah tanpa izin orang tua dan lupa waktu.'

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 baris: Kolom 1 memuat 'Kasus Kesukaan Membawa Celaka', Kolom 2 memuat 'Penerapan Tindakan Berhati-hati Murid'. Murid menuliskan kalimat tindakan langsung di kolom 2.

Kegiatan 3: Rencana Nyata Perilaku Berhati-hati Seorang Junzi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Rencana Junzi
  • Pensil warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingatlah nasihat Lunyu bahwa seorang Junzi selalu berhati-hati dalam perbuatan sehari-hari.
  2. Tentukan 1 kebiasaan kurang baik yang ingin kamu hindari dalam kehidupan pribadimu (misal: sering lupa waktu, boros jajan, atau malas membantu orang tua).
  3. Tuliskan rencana penerapan perilaku berhati-hati yang akan kamu jalankan mulai hari ini.
  4. Lakukan refleksi terbimbing bersama guru untuk menutup sesi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 contoh kesukaan/kebiasaan yang ingin kamu hindari agar tidak membawa celaka, dan rumuskan 2 langkah nyata penerapan perilaku berhati-hati yang akan kamu lakukan di rumah minggu ini!

Format uraian berbingkai: Murid menuliskan 'Kebiasaan yang Ingin Saya Hindari' pada baris atas, diikuti 'Langkah 1 Perilaku Berhati-hati' dan 'Langkah 2 Perilaku Berhati-hati' pada baris yang telah disiapkan.

REFLEKSI

1. Apa manfaat yang kamu rasakan ketika bersikap hati-hati sebelum melakukan sesuatu?

2. Bagaimana perasaanmu setelah mampu memilih tindakan yang baik dan menghindari hal yang merugikan dirimu?

3. Sikap berhati-hati apa yang paling ingin kamu biasakan mulai hari ini di rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.