LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3
Bab 4 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menerapkan Perilaku Berhati-hati untuk Menghindari Kesukaan yang Membawa Celaka dalam Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Berhati-hati: Memilih Tindakan TepatEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi 1: Bel pulang sekolah berbunyi. Teman mengajakmu langsung bermain game online di warung internet sampai sore dan meninggalkan tugas sekolah. Penerapan perilaku berhati-hati yang kamu lakukan adalah: [ ] Ikut bermain game hingga lupa waktu, ATAU [ ] Menolak ajakan dengan sopan dan pulang tepat waktu untuk menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu. Mengapa kamu memilih tindakan tersebut? 2. Situasi 2: Di jam istirahat, ada teman yang mengajakmu berkumpul untuk membicarakan dan menertawakan kekurangan teman lain di kelas. Penerapan perilaku berhati-hati yang kamu lakukan adalah: [ ] Menghindari obrolan itu dan mengingatkan teman agar tidak mengejek, ATAU [ ] Ikut tertawa dan menambah cerita kekurangan teman. Mengapa kamu memilih tindakan tersebut? Format jawaban: Tuliskan pilihan centang pada kotak [ ] yang disediakan dan tuliskan 1-2 kalimat alasan penerapan perilaku berhati-hati pada garis isian yang tersedia di lembar kerja. Kegiatan 2: Tabel Solusi Berhati-hati dalam Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus A: 'Suka menunda waktu belajar demi menonton video di gawai berjam-jam hingga larut malam.' Ruang tabel jawaban 2. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus B: 'Suka menghabiskan seluruh uang saku untuk jajan makanan tidak sehat dan barang mainan secara berlebihan.' Ruang tabel jawaban 3. Isilah tindakan penerapan perilaku berhati-hati untuk Kasus C: 'Suka berkeliaran bermain di luar rumah tanpa izin orang tua dan lupa waktu.' Ruang tabel jawaban Format tabel 3 baris: Kolom 1 memuat 'Kasus Kesukaan Membawa Celaka', Kolom 2 memuat 'Penerapan Tindakan Berhati-hati Murid'. Murid menuliskan kalimat tindakan langsung di kolom 2. Kegiatan 3: Rencana Nyata Perilaku Berhati-hati Seorang JunziEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 1 contoh kesukaan/kebiasaan yang ingin kamu hindari agar tidak membawa celaka, dan rumuskan 2 langkah nyata penerapan perilaku berhati-hati yang akan kamu lakukan di rumah minggu ini! Format uraian berbingkai: Murid menuliskan 'Kebiasaan yang Ingin Saya Hindari' pada baris atas, diikuti 'Langkah 1 Perilaku Berhati-hati' dan 'Langkah 2 Perilaku Berhati-hati' pada baris yang telah disiapkan. REFLEKSI1. Apa manfaat yang kamu rasakan ketika bersikap hati-hati sebelum melakukan sesuatu? 2. Bagaimana perasaanmu setelah mampu memilih tindakan yang baik dan menghindari hal yang merugikan dirimu? 3. Sikap berhati-hati apa yang paling ingin kamu biasakan mulai hari ini di rumah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.