LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Tiga Kesukaan yang Membawa Faedah dalam Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menginterpretasikan Tiga Kesukaan yang Membawa Faedah dalam Kehidupan Sehari-hari".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menginterpretasikan Tiga Kesukaan yang Membawa Faedah dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3
Bab 4 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menginterpretasikan Tiga Kesukaan yang Membawa Faedah dalam Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan dan Menginterpretasikan Tiga Kesukaan BerfaedahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan Kitab Lunyu XVI:5, apa makna dari kesukaan yang pertama: 'Suka memahami kesusilaan dan musik' jika diinterpretasikan ke dalam sikap sehari-hari seorang anak? 2. Berdasarkan Kitab Lunyu XVI:5, apa makna dari kesukaan yang kedua: 'Suka membicarakan perbuatan baik orang lain' jika dikaitkan dengan cara kita berbicara tentang teman? 3. Berdasarkan Kitab Lunyu XVI:5, apa makna dari kesukaan yang ketiga: 'Suka bersahabat dengan orang-orang bijaksana' dalam pergaulan di sekolah? Tuliskan jawaban pada buku tugasmu atau pada kolom isian 3 baris yang telah disediakan untuk masing-masing butir pertanyaan. Kegiatan 2: Menganalisis Peristiwa Sehari-hari ke dalam Tiga Kesukaan BerfaedahEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Peristiwa A: Meilani selalu memberi salam dengan membungkukkan badan saat berpapasan dengan guru dan senang berlatih lagu pujian rohani bersama paduan suara sekolah. Peristiwa ini merupakan wujud dari kesukaan apa dan apa faedah yang didapat? 2. Peristiwa B: Ketika teman-temannya sedang berkumpul, Budi menceritakan betapa tekunnya Hanhan yang selalu membantu ibunya menjaga toko sepulang sekolah. Budi mengajak teman-temannya untuk mencontoh ketekunan Hanhan. Peristiwa ini mencerminkan kesukaan apa dan apa faedahnya? 3. Peristiwa C: Acong memilih duduk belajar kelompok bersama Chenchen yang tekun, sabar, dan jujur saat mengerjakan tugas, sehingga Acong termotivasi belajar giat dan tidak menyontek. Peristiwa ini mencerminkan kesukaan apa dan apa faedahnya? Tuliskan hasil interpretasimu dalam format tabel 3 kolom: [Nama Peristiwa] | [Jenis Kesukaan Berfaedah] | [Interpretasi Makna dan Faedahnya]. Kegiatan 3: Diskusi Interpretasi: Menentukan Langkah Menumbuhkan Kesukaan BerfaedahEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bersama kelompokmu, interpretasikanlah 3 contoh tindakan nyata di kelas/sekolah yang membuktikan bahwa murid memiliki ketiga kesukaan yang membawa faedah tersebut! 2. Mengapa jika seorang anak membiasakan tiga kesukaan ini hidupnya akan memperoleh faedah dan dijauhkan dari celaka? Tuliskan hasil diskusi kelompok pada bagan peta pikiran sederhana atau tabel bertuliskan: '3 Kesukaan Berfaedah Murid Kelas 3' beserta alasan faedahnya, dilanjutkan kegiatan refleksi dan penutupan kelas. REFLEKSI1. Dari ketiga kesukaan yang membawa faedah tadi, kesukaan mana yang paling sering kamu lakukan di rumah atau di sekolah? 2. Ketika melihat teman melakukan hal baik, apakah kamu sudah terbiasa memuji dan menirunya daripada membicarakan kekurangannya? 3. Apa satu langkah nyata yang ingin kamu lakukan mulai besok untuk bersahabat dengan orang-orang yang bijaksana? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.