LKPDPertemuan 5Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan sehari-hari

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan sehari-hari
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan sikap berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama dan nomor presensimu di bagian sudut kanan atas lembar kerja.
  • Bacalah setiap teks situasi dan instruksi dengan tenang dan teliti.
  • Kerjakan tantangan secara mandiri maupun berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Terapkan perilaku seorang Junzi: jujur, berhati-hati dalam tutur kata, dan bertindak sopan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilah Perkataan yang Berhati-hati (Tutur Kata Junzi)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 3 situasi percakapan di bawah ini.
  2. Pilihlah satu kalimat perkataan yang paling menunjukkan sikap berhati-hati dan santun dengan memberi tanda centang (✓) pada kotak pilihan yang tepat.
  3. Tuliskan alasan singkat mengapa perkataan tersebut mencerminkan sikap berhati-hati.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Temanmu tidak sengaja menjatuhkan kotak pensilmu saat berjalan di kelas.
Kalimat A: 'Hei, kamu kalau jalan pakai mata dong!'
Kalimat B: 'Tidak apa-apa, mari kubantu ambilkan pensilnya. Lain kali lebih hati-hati ya.'
Manakah perkataan yang menunjukkan sikap berhati-hati dan apa alasannya?

2. Situasi 2: Kamu mendengar kabar burung dari seseorang bahwa teman sebangkumu mencontek saat ulangan.
Kalimat A: 'Aku langsung memberi tahu semua anak bahwa dia memang suka mencontek.'
Kalimat B: 'Aku tidak ikut menyebarkan berita itu karena belum tentu benar dan bisa menyakiti hatinya.'
Manakah perkataan/sikap tutur kata yang menunjukkan sikap berhati-hati dan apa alasannya?

3. Situasi 3: Kamu ingin menyampaikan pendapat yang berbeda saat belajar kelompok bersama teman.
Kalimat A: 'Pendapatmu salah total dan jelek, dengarkan caraku saja!'
Kalimat B: 'Maaf, bolehkah aku mengusulkan ide lain yang mungkin bisa melengkapi rencanamu?'
Manakah perkataan yang menunjukkan sikap berhati-hati dan apa alasannya?

Tuliskan jawaban pada format lembar isian dengan menuliskan pilihan kalimat (A atau B) beserta 1 kalimat alasan penjelasnya di bawah masing-masing nomor soal.

Kegiatan 2: Praktik Menerapkan Kalimat Bijak dalam Situasi Nyata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua situasi sehari-hari yang sering kamu temui di sekolah atau di rumah.
  2. Tuliskan kalimat perkataan berhati-hati yang akan kamu ucapkan secara langsung jika kamu berada dalam situasi tersebut.
  3. Praktikkan dengan melafalkan kalimat yang kamu tulis bersama teman sebangkumu secara bergiliran.

Pertanyaan:

1. Situasi: Adikmu di rumah tidak sengaja menumpahkan air minum ke atas buku gambarmu. Tuliskan 1 kalimat perkataan berhati-hati yang kamu ucapkan kepada adik!

2. Situasi: Temanmu kalah dalam permainan bulu tangkis di jam istirahat dan terlihat sangat sedih. Tuliskan 1 kalimat perkataan berhati-hati yang menyejukkan untuk menghiburnya!

Tuliskan kalimat perkataan langsung menggunakan tanda petik (") pada kolom uraian 2 baris yang disediakan untuk setiap situasi.

Kegiatan 3: Tabel Janji Diri: Tiga Penyaring Perkataan Junzi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Seorang Junzi selalu menyaring perkataan sebelum berucap: Apakah Benar? Apakah Baik/Bermanfaat? Apakah Sopan?
  2. Lengkapilah tabel penyaring di bawah ini dengan menentukan contoh perkataan yang harus DIHINDARI dan perkataan PENGGANTI YANG BERHATI-HATI dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Setelah mengisi tabel, lakukan refleksi diri bersama seluruh kelas (termasuk penutup pembelajaran).

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel 3 baris berikut dengan menuliskan 1 perkataan yang harus dihindari dan 1 perkataan pengganti yang berhati-hati untuk konteks:

  1. Menolak ajakan teman bermain saat harus belajar,
  2. Meminta tolong meminjam pensil warna,
  3. Mengingatkan teman yang berbicara terlalu keras di kelas.
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom dan 3 baris: Kolom 1 (Konteks Peristiwa), Kolom 2 (Perkataan yang Dihindari), Kolom 3 (Perkataan Pengganti yang Berhati-hati).

REFLEKSI

1. Apa yang kamu rasakan ketika berhasil menahan diri untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar saat sedang marah atau kecewa?

2. Mengapa seorang Junzi perlu berhati-hati dalam berucap kepada orang tua, guru, dan teman sebaya?

3. Satu kebiasaan baik apa yang ingin kamu terapkan mulai hari ini dalam berbicara sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.