LKPDPertemuan 4Bab 4Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 2: Menerapkan Sembahyang kepada Tian dengan Tata Cara yang Benar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Menerapkan Sembahyang kepada Tian dengan Tata Cara yang Benar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 2: Menerapkan Sembahyang kepada Tian dengan Tata Cara yang Benar

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menerapkan Sembahyang kepada Tian dengan Tata Cara yang Benar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenerapkan Sembahyang kepada Tian dengan Tata Cara yang Benar
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan sembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi dengan tata cara yang benar

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat bersama bimbingan guru.
  • Siapkan alat tulis seperti pensil dan pensil warna.
  • Lakukan setiap praktik tata cara sembahyang dengan tertib, sungguh-sungguh, dan hati yang bersih.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Menata Urutan Tata Cara Sembahyang kepada Tian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Kartu gambar tahapan sembahyang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 kartu langkah tata cara sembahyang kepada Tian berikut: (A) Berlutut/bersujud (gui/dingli) dengan hormat di depan altar, (B) Mencuci tangan dan membersihkan diri sebelum beribadah, (C) Memegang dupa dengan posisi tangan dupa yang benar di depan dada, (D) Menancapkan dupa tegak lurus di dupa/hiolo.
  2. Urutkan langkah-langkah sembahyang tersebut dari tahap awal hingga akhir dengan menuliskan huruf A, B, C, atau D pada nomor urut 1 sampai 4 yang disediakan.
  3. Tuliskan nomor urut yang tepat pada lembar jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan huruf langkah sembahyang kepada Tian yang benar dari nomor 1 sampai 4!

2. Berilah tanda centang (v) pada pernyataan tata cara yang benar saat sembahyang kepada Tian: [ ] Berbicara dan bercanda dengan teman saat memegang dupa, ATAU [ ] Bersikap tenang, hening, dan memegang dupa tegak lurus di depan dada.

Tersedia 4 kotak urutan bernomor 1, 2, 3, 4 untuk diisi huruf langkah yang sesuai, serta 2 kotak pilihan untuk memberi tanda centang (v).

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Memeriksa dan Memasangkan Sikap Sembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati nama sikap/tata cara sembahyang pada Kolom Kiri.
  2. Tarik garis atau pasangkan ke deskripsi gerakan tubuh yang benar pada Kolom Kanan.
  3. Periksa kembali agar pasangan sikap sembahyang tepat dan sesuai tata cara yang diajarkan.

Pertanyaan:

1. Pasangkan 3 nama sikap sembahyang berikut dengan gerakan tubuh yang tepat:

  1. Sikap Bao Xin Ba De,
  2. Sikap Bai (menghormat membungkuk),
  3. Sikap Gui (berlutut di depan altar). Pilihan deskripsi: (X) Membungkukkan badan dengan tangan merangkap di depan dada tanda hormat, (Y) Posisi kedua lutut bertumpu di atas bantal sembahyang/lantai secara bersujud khidmat, (Z) Kedua ibu jari dirapatkan membentuk huruf Ren didekapkan di dada.
Ruang tabel jawaban

2. Saat melakukan sembahyang dan menghormat kepada Nabi Kongzi, bagaimanakah posisi kedua tangan yang benar saat merangkap menghormat (Bai)? Pilihlah: A. Tangan di samping badan lurus, atau B. Tangan dirangkapkan di depan dada lalu membungkuk dengan takzim.

Tabel 2 kolom dengan 3 baris untuk menarik garis penghubung pasangan sikap sembahyang, serta garis isian untuk memilih huruf A atau B.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Praktik Mandiri Tata Cara Sembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Dupa tiruan / batang lidi dupa
  • Bantal sembahyang (pu tuan)
  • Meja altar kelas peraga

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah bergiliran di depan ruang altar kelas tiruan secara rapi dan khidmat.
  2. Praktikkan secara langsung 3 langkah tata cara sembahyang: (1) Mengambil sikap hormat awal bao xin ba de di depan dada, (2) Memegang dupa tiruan (stick dupa kertas/lidi) dengan posisi tangan kiri di atas tangan kanan tegak lurus menghadap altar Tian/Nabi Kongzi, (3) Melakukan penghormatan membungkuk (Bai) atau berlutut (Gui) dengan tertib.
  3. Mintalah teman sebangkumu atau guru memberi tanda centang (v) pada tabel penilaian praktik sembahyang.
  4. Selesaikan kegiatan dengan menjawab lembar refleksi bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lakukan praktik sembahyang di hadapan guru dan teman, lalu periksalah keterlaksanaan 3 gerakan sembahyang berikut: (a) Sikap bao xin ba de awal sempurna, (b) Posisi memegang dupa tegak lurus di depan dada, (c) Gerakan menghormat (bai/gui) dilakukan dengan tenang dan khidmat.

2. Tuliskan apa yang kamu rasakan di dalam hatimu saat berhasil mempraktikkan sembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi dengan sikap yang benar!

Tabel ceklis unjuk kerja praktik (memuat 3 indikator gerakan dengan kolom 'Sudah Tepat' / 'Perlu Berlatih') dan 2 baris bergaris untuk menuliskan perasaan hasil praktik.

REFLEKSI

1. Apakah kamu sudah dapat melakukan sikap memegang dupa dan menghormat kepada Tian dengan benar?

2. Bagian tata cara sembahyang mana yang paling kamu sukai saat dipraktikkan hari ini?

3. Bagaimana caramu membiasakan diri agar selalu bersikap tertib dan hormat saat bersembahyang di rumah atau kelenteng/litang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.