LKPDPertemuan 4Bab 5Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Menerapkan Sikap dalam Sembahyang kepada Leluhur

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menerapkan Sikap dalam Sembahyang kepada Leluhur".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Menerapkan Sikap dalam Sembahyang kepada Leluhur

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menerapkan Sikap dalam Sembahyang kepada Leluhur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenerapkan Sikap dalam Sembahyang kepada Leluhur
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan sikap dalam sembahyang kepada leluhur

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Dengarkan penjelasan dan arahan dari bapak atau ibu guru.
  • Kerjakan kegiatan dengan sungguh-sungguh, tertib, dan hati yang hormat.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah atau gambar yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menandai Sikap Tubuh yang Benar saat Sembahyang kepada Leluhur

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar atau pernyataan tentang sikap tubuh saat sembahyang kepada leluhur.
  2. Berilah tanda centang (v) pada lingkaran untuk sikap yang benar dan tepat.
  3. Berilah tanda silang (x) pada lingkaran untuk sikap yang salah atau tidak sopan.

Pertanyaan:

1. Bagaimana sikap tubuh saat berdiri di depan meja sembahyang leluhur? (Pilihan A: Berdiri tegak dan tenang dengan kedua kaki rapat; Pilihan B: Berdiri sambil melompat-lompat dan menengok ke kanan-kiri). Tuliskan pilihan yang benar!

2. Berapa batang dupa (hio) yang digunakan saat sembahyang kepada leluhur? (Pilihan A: 1 batang; Pilihan B: 2 batang; Pilihan C: 3 batang). Tuliskan pilihan yang benar!

3. Bagaimana posisi tangan dan pandangan mata saat memegang dupa di depan dada untuk sembahyang kepada leluhur? Beri tanda centang (v) pada sikap: 'Memegang dupa setinggi dada dengan kedua tangan dan pandangan tertunduk hormat ke arah altar'.

Ruang tabel jawaban

Tersedia kotak pilihan huruf (A/B/C) untuk nomor 1 dan 2, serta kolom centang [ v / x ] di samping kalimat pernyataan untuk nomor 3.

Kegiatan 2: Mempraktikkan Urutan Gerakan Sembahyang kepada Leluhur

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Dupa tiruan (sedotan plastik / stik kayu kecil sebanyak 2 batang per anak)
  • Wadah tiruan hiolo (cangkir kertas berisi beras atau pasir)
  • Format lembar ceklis pengamatan sikap

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah bersama teman kelompokmu di depan ruang kelas yang disiapkan seperti area altar leluhur.
  2. Praktikkan 4 urutan sikap sembahyang leluhur di bawah bimbingan guru: (1) Berdiri tegak bersikap hormat, (2) Memegang dupa tiruan (2 batang) di depan dada, (3) Membungkukkan badan (bersujud/berkoo-tou atau membungkuk hormat) dengan khidmat, (4) Menancapkan dupa tiruan dengan tenang dan tertib.
  3. Mintalah teman sebangkumu mengamati dan memberi tanda centang pada tabel pengamatan praktik.

Pertanyaan:

1. Lakukan gerakan berdiri tegak, tenang, dan merapatkan kedua tangan di depan dada. Apakah gerakan berdiri tegak sudah dilakukan dengan tenang dan tidak bercanda?

Ruang tabel jawaban

2. Pegang 2 batang dupa tiruan menggunakan kedua tangan setinggi dada lalu bungkukkan badan dengan khidmat. Apakah sikap membungkuk hormat dilakukan dengan sopan dan sungguh-sungguh?

Ruang tabel jawaban

3. Tirukan gerakan menancapkan dupa ke tempat dupa (hiolo) tiruan lalu melangkah mundur perlahan dengan sikap hormat. Apakah sikap menancapkan dupa dan melangkah mundur dilakukan dengan tertib?

Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis pengamatan teman sebaya dengan 3 baris gerakan dan 2 kolom pilihan: [Sudah Tepat] dan [Perlu Berlatih Lagi].

Kegiatan 3: Memilih Sikap Berbakti dan Khidmat saat Berada di Depan Altar Leluhur

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna merah dan hijau
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan cerita singkat yang dibacakan guru mengenai suasana sembahyang kepada leluhur di rumah.
  2. Pilih tindakan atau sikap yang tepat saat sembahyang sedang berlangsung.
  3. Warnai gambar lingkaran hijau pada tindakan yang menunjukkan sikap berbakti dan khidmat, atau merah pada tindakan yang tidak pantas.

Pertanyaan:

1. Ketika ayah dan ibu sedang memanjatkan doa di depan meja sembahyang leluhur, apa yang harus kamu lakukan? Lingkari pilihan yang tepat: (A) Ikut berdiri tenang dan mendoakan leluhur dengan sungguh-sungguh; (B) Berlari-lari di sekitar meja sembahyang sambil berteriak.

2. Berapa kali kamu membungkuk hormat (atau sujud koo-tou) saat sembahyang kepada leluhur sesuai bimbingan guru? Tuliskan bilangannya!

Ruang melingkari huruf jawaban pilihan ganda pada nomor 1, dan kotak isian angka/kata pendek untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat mempraktikkan sikap berdiri tenang dan hormat di depan meja sembahyang leluhur?

2. Sikap baik apa yang akan kamu lakukan ketika diajak keluarga sembahyang kepada kakek, nenek, atau leluhur di rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.