LKPDPertemuan 5Bab 7Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Merumuskan Rencana Tindakan Nyata Pendampingan Orang Sakit Berlandaskan Ajaran Gereja

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Merumuskan Rencana Tindakan Nyata Pendampingan Orang Sakit Berlandaskan Ajaran Gereja".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Merumuskan Rencana Tindakan Nyata Pendampingan Orang Sakit Berlandaskan Ajaran Gereja

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 7 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Merumuskan Rencana Tindakan Nyata Pendampingan Orang Sakit Berlandaskan Ajaran Gereja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMerumuskan Rencana Tindakan Nyata Pendampingan Orang Sakit Berlandaskan Ajaran Gereja
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merumuskan bentuk pendampingan Gereja bagi sesama yang sakit berlandaskan ajaran sakramen pengurapan orang sakit

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak secara pribadi memohon bimbingan Roh Kudus sebelum memulai pembelajaran.
  • Bacalah petunjuk pengerjaan pada setiap kegiatan dengan cermat dan seksama.
  • Gunakan teks Kitab Suci Yakobus 5:14-16 dan ajaran Gereja Katolik mengenai Sakramen Pengurapan Orang Sakit sebagai dasar perumusan.
  • Kerjakan LKPD secara mandiri dan dalam kelompok diskusi sesuai instruksi guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Landasan Ajaran Sakramen Pengurapan Orang Sakit

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Surat Yakobus 5:14-15)
  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan Kitab Suci dari Surat Yakobus 5:14-15: 'Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia...'
  2. Berdasarkan teks tersebut dan ajaran Gereja, jawablah pertanyaan analisis singkat untuk menemukan unsur dasar pendampingan Gereja bagi orang sakit.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Yakobus 5:14-15 dan ajaran Gereja, sebutkan 3 pihak yang terlibat dalam pendampingan Sakramen Pengurapan Orang Sakit beserta peran pokok masing-masing!

2. Rumuskan 2 makna atau buah rohani utama dari Sakramen Pengurapan Orang Sakit bagi orang yang sedang menderita sakit berat!

Tuliskan jawaban pada kolom isian bergaris: Nomor 1 berupa daftar 3 pihak dan perannya; Nomor 2 berupa penjelasan 2 butir makna/buah rohani sakramen.

Kegiatan 2: Merumuskan Bentuk Pendampingan Gereja bagi Orang Sakit

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Buku referensi ajaran Gereja
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil bersama 3-4 teman sekelas.
  2. Cermati 3 dimensi pendampingan Gereja: dimensi Liturgis/Sakramental, dimensi Doa/Rohani Komunitas, dan dimensi Pastoral/Sosial-Keluarga.
  3. Diskusikan dan rumuskan rumusan bentuk tindakan pendampingan yang konkret berlandaskan nilai Sakramen Pengurapan Orang Sakit ke dalam format tabel.

Pertanyaan:

1. Rumuskan bentuk pendampingan Gereja bagi orang sakit ke dalam tabel 3 dimensi berikut: (a) Dimensi Liturgis/Sakramental, (b) Dimensi Doa Komunitas/Lingkungan, (c) Dimensi Perhatian Pastoral/Sosial. Jelaskan tindakan pendampingan dan landasan ajaran sakramen pada masing-masing dimensi!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 3 kolom: Kolom 1 (Dimensi Pendampingan), Kolom 2 (Rumusan Tindakan Pendampingan Konkret), Kolom 3 (Landasan Ajaran Sakramen Pengurapan Orang Sakit).

Kegiatan 3: Menyusun Rumusan Rencana Aksi Pendampingan Konkret

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Format rencana aksi pendampingan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berkelompok, susunlah rancangan rumusan pendampingan nyata apabila ada teman sekolah, keluarga, atau warga lingkungan yang mengalami sakit berat.
  2. Rumusan harus mencakup: sasaran, bentuk tindakan pendampingan (liturgis/doa/kunjungan), serta kata-kata penghiburan rohani yang meneguhkan.
  3. Setelah selesai, siapkan diri untuk menyajikan rumusan secara singkat dan dilanjutkan dengan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Rumuskanlah satu rencana tindakan nyata pendampingan orang sakit yang dapat kalian laksanakan sebagai remaja Katolik anggota Gereja, lengkap dengan: (a) Langkah persiapan, (b) Tindakan pendampingan nyata berlandaskan ajaran sakramen, dan (c) Rumusan doa singkat permohonan kekuatan bagi si sakit!

Tuliskan rumusan terstruktur dalam 3 sub-bagian: (a) Langkah Persiapan, (b) Tindakan Pendampingan Nyata, (c) Teks Doa Singkat Penguatan Rohani.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu tentang Sakramen Pengurapan Orang Sakit mengubah cara pandangmu terhadap orang yang sedang menderita sakit?

2. Sikap belas kasih dan perhatian apa yang terdorong dalam hatimu untuk segera diwujudkan ketika ada teman atau keluargamu yang sedang jatuh sakit?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.