LKPDPertemuan 1Bab 7Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menjelaskan Makna Sakramen Tobat dan Ajaran Gereja tentang Rekonsiliasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Menjelaskan Makna Sakramen Tobat dan Ajaran Gereja tentang Rekonsiliasi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menjelaskan Makna Sakramen Tobat dan Ajaran Gereja tentang Rekonsiliasi

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 7 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Makna Sakramen Tobat dan Ajaran Gereja tentang Rekonsiliasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenjelaskan Makna Sakramen Tobat dan Ajaran Gereja tentang Rekonsiliasi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan makna dan ajaran Gereja mengenai sakramen tobat dalam kehidupan beriman

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai pengerjaan lembar kerja ini.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan saksama.
  • Gunakan buku teks Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VIII Bab 7 atau kutipan dokumen ajaran Gereja yang disediakan sebagai bahan rujukan.
  • Jawablah seluruh pertanyaan dengan fokus menjelaskan makna Sakramen Tobat dan ajaran rekonsiliasi sesuai pemahaman beriman.
  • Tuliskan jawaban pada format lembar kerja yang telah ditentukan secara rapi dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Hakikat dan Makna Dasar Sakramen Tobat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VIII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan konsep tobat dalam Gereja Katolik berikut: 'Dosa merusak relasi kasih antara manusia dengan Allah dan sesama. Melalui Sakramen Tobat, orang beriman yang menyesali dosanya menerima pengampunan dan kerahiman Allah.'
  2. Jawablah pertanyaan nomor 1 dan 2 secara mandiri untuk menjelaskan hakikat serta makna sakramen tersebut.
  3. Tuliskan jawabanmu secara runtut pada kolom uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan ajaran iman Katolik, jelaskan apa makna dari Sakramen Tobat dalam kehidupan seorang beriman!

2. Jelaskan mengapa sakramen ini juga disebut sebagai sakramen rekonsiliasi dan pemulihan rahmat!

Tuliskan jawaban pada lembar bergaris masing-masing sepanjang 3-5 kalimat untuk tiap nomor pertanyaan.

Kegiatan 2: Menjelaskan Ajaran Gereja Mengenai Tiga Buah Rekonsiliasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Guru/Siswa Bab 7
  • Dokumen Lumen Gentium art. 11 (terlampir pada petunjuk)
  • Lembar kerja tabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kutipan Lumen Gentium art. 11: 'Mereka yang menerima Sakramen Tobat memperoleh pengampunan dari belas kasih Allah atas penghinaan mereka terhadap-Nya, sekaligus mereka didamaikan dengan Gereja yang telah mereka lukai dengan berdosa...'
  2. Diskusikan bersama rekan sebangkumu mengenai 3 wujud buah rekonsiliasi dalam ajaran Gereja: rekonsiliasi dengan Allah, rekonsiliasi dengan Gereja/sesama, dan rekonsiliasi dengan alam ciptaan.
  3. Lengkapilah tabel penjelasan buah rekonsiliasi berikut dengan uraian penjelasan maknanya secara jelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penjelasan makna 3 buah rekonsiliasi dalam Sakramen Tobat menurut ajaran Gereja!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 baris: Kolom 1: Buah Rekonsiliasi (1. Rekonsiliasi dengan Allah, 2. Rekonsiliasi dengan Gereja, 3. Rekonsiliasi dengan Alam Ciptaan), Kolom 2: Penjelasan Makna menurut Ajaran Gereja (diisi uraian murid).

Kegiatan 3: Menjelaskan Makna Rahmat Pengampunan dalam Perumpamaan Bapa yang Murah Hati

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab / Teks Kitab Suci Luk 15:11-32
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali kisah 'Anak yang Hilang / Bapa yang Murah Hati' (Lukas 15:11-32) yang menjadi dasar pemahaman belas kasih Allah dalam Sakramen Tobat.
  2. Jelaskan pesan dan makna ajaran dari perumpamaan tersebut terkait kerahiman Allah bagi orang yang bertobat.
  3. Selesaikan kegiatan ini bersama rangkuman materi dan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan perumpamaan Bapa yang Murah Hati (Luk 15:11-32), jelaskan makna sikap Bapa yang menyambut anaknya kembali dalam kaitannya dengan ajaran Gereja tentang kerahiman Allah pada Sakramen Tobat!

2. Jelaskan mengapa pengakuan dosa dan penyesalan tulus menjadi syarat penting dalam memperoleh makna pemulihan relasi dengan Allah dan sesama!

Tuliskan penjelasan dalam bentuk paragraf singkat (masing-masing 3-4 kalimat) pada tempat yang telah disediakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari makna Sakramen Tobat yang paling membantumu memahami besarnya kerahiman Allah dalam kehidupan sehari-hari?

2. Apakah kamu sudah dapat menjelaskan kepada sesama mengapa kita membutuhkan Sakramen Tobat untuk berdamai dengan Allah dan sesama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.