LKPDPertemuan 3Bab 4Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengevaluasi Perwujudan Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Umat Manusia dalam Menghadapi Persoalan Hidup Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Mengevaluasi Perwujudan Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Umat Manusia dalam Menghadapi Persoalan Hidup Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengevaluasi Perwujudan Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Umat Manusia dalam Menghadapi Persoalan Hidup Sehari-hari

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengevaluasi Perwujudan Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Umat Manusia dalam Menghadapi Persoalan Hidup Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengevaluasi Perwujudan Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Umat Manusia dalam Menghadapi Persoalan Hidup Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi umat manusia dalam menghadapi persoalan hidup sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan studi kasus persoalan hidup sehari-hari dengan teliti.
  • Gunakan kemampuan evaluasi untuk menilai perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan kepada manusia dalam menghadapi masalah.
  • Diskusikan bersama rekan bila diminta, lalu tuliskan penilaianmu secara mandiri dan jujur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengevaluasi Tindakan Tokoh dalam Menghadapi Persoalan Hidup

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cuplikan kasus persoalan hidup sehari-hari berikut:
  2. Kasus A: Rian diejek dan dijauhi oleh teman-temannya karena membela teman yang difitnah. Meski merasa sedih dan tertekan, Rian tidak membalas dengan dendam. Ia berdoa memohon ketabahan dan tetap berani menyuarakan kebenaran serta menunjukkan sikap ramah kepada yang mengejeknya.
  3. Kasus B: Sinta mengalami kegagalan dalam ujian seleksi masuk tim sekolah. Ia merasa putus asa, marah pada keadaan, dan melampiaskannya dengan merusak barang serta menolak berkomunikasi dengan keluarga selama berhari-hari.
  4. Evaluasilah kedua tindakan tersebut dengan menilai ada tidaknya perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan serta jelaskan alasan penilaianmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A, evaluasilah apakah tindakan Rian mencerminkan perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan dalam menghadapi persoalan hidup sehari-hari? Berikan alasan penilaianmu!

2. Berdasarkan Kasus B, evaluasilah apakah tindakan Sinta mencerminkan perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan dalam menghadapi persoalan hidup sehari-hari? Berikan alasan penilaianmu!

Tuliskan hasil evaluasi pada tabel 4 kolom: Kolom 1 (Nama Tokoh), Kolom 2 (Persoalan Hidup), Kolom 3 (Penilaian: Mencerminkan/Tidak Mencerminkan Perwujudan Kekuatan Roh Kudus), Kolom 4 (Alasan Evaluasi).

Kegiatan 2: Menilai Efektivitas Tindakan Berdasarkan Daya Roh Kudus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Panduan Siswa Kelas 8

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah situasi persoalan hidup berikut: 'Keluarga Pak Anton mengalami kesulitan ekonomi yang berat akibat musibah kebakaran tempat usaha mereka.'
  2. Terdapat dua cara penyelesaian yang dipertimbangkan keluarga:
  3. Pilihan 1: Pak Anton dan keluarga saling menguatkan dalam doa, bersikap tabah, tetap jujur, dan bergotong royong memulai usaha kecil baru bersama warga sekitar.
  4. Pilihan 2: Meminjam uang dari rentenir ilegal dengan bunga tinggi dan memalsukan dokumen bantuan agar cepat mendapatkan uang tunai instan.
  5. Diskusikan dalam kelompok berpasangan untuk mengevaluasi efektivitas dan keselarasan kedua tindakan tersebut terhadap karya Roh Kudus yang memberi daya kekuatan.

Pertanyaan:

1. Evaluasilah Pilihan 1: Bagaimana perwujudan Roh Kudus hadir memberi kekuatan nyata dalam menyelesaikan persoalan keluarga Pak Anton?

2. Evaluasilah Pilihan 2: Mengapa pilihan ini dinilai gagal mewujudkan daya kekuatan Roh Kudus dalam menghadapi krisis?

Tuliskan penilaian perbandingan dalam bentuk paragraf analisis evaluasi yang memuat kesimpulan tindakan mana yang mencerminkan daya kekuatan Roh Kudus beserta bukti indikatornya.

Kegiatan 3: Evaluasi Kritis Respon Manusia atas Kekuatan Roh Kudus dan Refleksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak pernyataan evaluatif berikut: 'Sebagian orang menganggap bahwa menerima kekuatan Roh Kudus berarti hidup manusia akan langsung bebas dari segala persoalan dan tidak perlu berjuang lagi.'
  2. Lakukan penilaian kritis (evaluasi) terhadap kebenaran pernyataan tersebut berdasarkan ajaran tentang Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi umat manusia.
  3. Tuliskan refleksi pribadi dan ikrar komitmen bersandar pada Roh Kudus sebelum pelajaran diakhiri.

Pertanyaan:

1. Evaluasilah pernyataan di atas: Apakah anggapan tersebut tepat atau keliru? Jelaskan hakikat perwujudan kekuatan Roh Kudus yang sebenarnya dalam persoalan hidup manusia!

2. Identifikasi satu persoalan hidup yang sedang atau pernah kamu hadapi (misal: rasa malas belajar, konflik pertemanan, atau kecemasan). Evaluasilah sejauh mana kamu telah mengandalkan Roh Kudus yang memberi kekuatan untuk mengatasi persoalan tersebut!

Tuliskan hasil telaah evaluasi pada lembar jawaban bergaris (minimal 1 paragraf evaluasi pernyataan dan 1 paragraf refleksi personal).

REFLEKSI

1. Apakah selama ini aku lebih sering mengandalkan kekuatan sendiri atau memohon daya Roh Kudus saat menghadapi persoalan sulit di sekolah/rumah?

2. Sikap konkret apa yang membuktikan bahwa aku membiarkan Roh Kudus menguatkan diriku saat menghadapi godaan atau kegagalan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.