LKPDPertemuan 2Bab 4Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menganalisis Peran Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Para Murid dalam Mewartakan Karya Keselamatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Menganalisis Peran Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Para Murid dalam Mewartakan Karya Keselamatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menganalisis Peran Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Para Murid dalam Mewartakan Karya Keselamatan

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Peran Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Para Murid dalam Mewartakan Karya Keselamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Peran Roh Kudus yang Memberi Kekuatan bagi Para Murid dalam Mewartakan Karya Keselamatan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis peran Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi para murid dalam mewartakan karya keselamatan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak memohon terang Roh Kudus sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Diskusikan bagian kerja kelompok dengan saling menghargai pendapat rekan setim.
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara jelas dan terstruktur pada format ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Komparasi: Kondisi Para Murid Sebelum dan Sesudah Kepenuhan Roh Kudus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan Kisah Para Rasul 2:1-13 (Kisah Pentakosta)
  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SMP Kelas VIII

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan peristiwa sebelum dan sesudah Pentakosta yang termuat dalam bahan informasi.
  2. Cermati perbedaan keadaan batin, sikap/tindakan, dan fokus kegiatan para murid sebelum Roh Kudus dicurahkan dibandingkan setelah menerima Roh Kudus.
  3. Lakukan analisis perbandingan dengan melengkapi tabel analisis sebab-akibat perubahan hidup para murid.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan untuk menganalisis perubahan kondisi para murid Yesus: apa keadaan batin mereka, tindakan yang tampak, serta apa peran Roh Kudus yang mendasari transformasi tersebut?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel perbandingan tersebut, analisislah mengapa para murid yang dulunya penakut mutlak membutuhkan daya kekuatan Roh Kudus untuk dapat mewartakan karya keselamatan Yesus?

Format isian tabel 3 baris: Baris 1 memuat 'Keadaan Batin Para Murid', Baris 2 memuat 'Tindakan/Perilaku Nyata', Baris 3 memuat 'Peran Roh Kudus yang Mendasari Transformasi', dengan 2 kolom pembanding ('Sebelum Turunnya Roh Kudus' dan 'Sesudah Turunnya Roh Kudus'). Untuk nomor 2 disediakan ruang uraian terstruktur sepanjang 1 paragraf (4-6 kalimat).

Kegiatan 2: Analisis Bentuk Kekuatan Roh Kudus dalam Pewartaan Para Murid

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan teks Kitab Suci: Kisah Para Rasul 4:1-22 dan Kisah Para Rasul 5:27-32
  • Lembar kerja diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3-4 orang.
  2. Analisis kutipan peristiwa pewartaan para rasul (khotbah Petrus di hadapan orang banyak dan keteguhan rasul saat dilarang mengajar oleh Mahkamah Agama).
  3. Uraikan bentuk-bentuk kekuatan spesifik yang dianugerahkan Roh Kudus kepada para murid dalam menjalankan misi pewartaan keselamatan.

Pertanyaan:

1. Analisislah 3 bentuk konkret kekuatan yang diberikan Roh Kudus kepada para rasul dalam mewartakan keselamatan Yesus Kristus kepada masyarakat umum dan para penguasa!

2. Ketika menghadapi ancaman Mahkamah Agama agar tidak lagi berbicara tentang Yesus, para rasul berkata: 'Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia' (Kis 5:29). Analisislah bagaimana peran Roh Kudus menopang sikap para murid tersebut dalam konteks pewartaan keselamatan!

Format uraian kelompok: Nomor 1 memuat 3 sub-poin terpisah (bentuk kekuatan, uraian cara kerjanya, dampak pewartaannya). Nomor 2 memuat lembar simpulan diskusi berisi analisis keterkaitan ketaatan kepada Allah dengan dorongan Roh Kudus.

Kegiatan 3: Analisis Relevansi Peran Penguatan Roh Kudus bagi Murid Yesus di Masa Kini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar lembar narasi studi kasus pergaulan remaja SMP
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, amati dua studi kasus mengenai tantangan orang muda Katolik saat ini: Kasus A (Ketakutan/malu mengakui identitas iman dan menyuarakan kebenaran di media sosial/lingkungan pergaulan), Kasus B (Keengganan terlibat dalam pelayanan dan membela teman yang diperlakukan tidak adil).
  2. Analisislah bagaimana peran Roh Kudus yang sama memberi kekuatan kepada kalian sebagai murid Yesus masa kini untuk mengatasi tantangan pewartaan keselamatan tersebut.
  3. Selesaikan analisis ini beserta pertanyaan refleksi personal penutup.

Pertanyaan:

1. Pilihlah salah satu kasus di atas (Kasus A atau B). Analisislah: apa hambatan utama yang dihadapi murid Yesus masa kini, dan bagaimana daya Roh Kudus dapat berperan memberi kekuatan untuk mewartakan nilai keselamatan Kristus dalam situasi tersebut?

2. Simpulkanlah peran pokok Roh Kudus sebagai daya hidup bagi setiap murid Kristus dari masa Gereja perdana hingga zaman sekarang dalam mewartakan karya keselamatan!

Format analisis studi kasus (terdiri dari identifikasi hambatan dan analisis penguatan Roh Kudus minimal 150 kata) diikuti 1 kotak ringkasan simpulan pokok peran Roh Kudus.

REFLEKSI

1. Kapan kamu merasa paling membutuhkan kekuatan Roh Kudus untuk berani melakukan kebenaran dan kebaikan dalam pergaulan di sekolah?

2. Bagaimana caramu membuka diri agar kekuatan Roh Kudus senantiasa menuntun perkataan dan tindakanmu setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.