LKPDPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menganalisis Pewartaan Kerajaan Allah Melalui Sabda Yesus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Menganalisis Pewartaan Kerajaan Allah Melalui Sabda Yesus".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 8: Menganalisis Pewartaan Kerajaan Allah Melalui Sabda Yesus

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Pewartaan Kerajaan Allah Melalui Sabda Yesus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Pewartaan Kerajaan Allah Melalui Sabda Yesus
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pewartaan kerajaan Allah melalui sabda Yesus

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai pengerjaan LKPD agar dibimbing Roh Kudus.
  • Bacalah kutipan sabda Yesus dari Kitab Suci yang telah disediakan dengan saksama.
  • Kerjakan setiap aktivitas analisis secara mandiri dan bersama kelompok sesuai instruksi yang diberikan.
  • Gunakan daya nalar kritis untuk membedah makna perumpamaan dan sabda Yesus mengenai Kerajaan Allah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Pandangan Zaman Yesus vs Hakikat Sabda Yesus tentang Kerajaan Allah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Kitab Suci Mat 6:25-34
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan 3 pandangan bangsa Yahudi tentang Kerajaan Allah (Politis: pembebasan dari penjajahan Romawi secara militer; Apokaliptis: kedatangan zaman baru melalui kehancuran kosmis oleh Allah; Yuridis-Religius: ketaatan mutlak pada hukum Taurat).
  2. Bacalah kutipan Sabda Yesus dalam Matius 6:25-33 berikut: 'Janganlah kuatir akan hidupmu... Pandanglah burung-burung di langit yang tidak menabur dan tidak menuai... namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga... Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.'
  3. Lakukan analisis kritis mengenai perbedaan mendasar antara harapan bangsa Yahudi zaman itu dengan Kerajaan Allah yang diwartakan oleh sabda Yesus pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Analisis perbedaan fokus antara pandangan Kerajaan Allah bangsa Yahudi (politis, apokaliptis, yuridis-religius) dengan Kerajaan Allah yang disabdakan Yesus dalam Mat 6:25-33!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis terhadap teks Mat 6:33, jelaskan apa makna esensial dari sabda Yesus 'Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya' bagi pemahaman tentang Kerajaan Allah!

Tabel analisis 2 kolom (Kolom 1: Ciri Pemahaman Bangsa Yahudi, Kolom 2: Analisis Hakikat Kerajaan Allah menurut Sabda Yesus) diikuti 3 baris uraian singkat untuk nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Kritis Makna Perumpamaan-Perumpamaan Kerajaan Allah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Mat 13:31-33
  • Buku Catatan Diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3-4 orang.
  2. Cermati dua sabda perumpamaan Yesus berikut: Teks A: Perumpamaan Biji Sesawi (Mat 13:31-32) dan Teks B: Perumpamaan Ragi (Mat 13:33).
  3. Lakukan analisis mendalam terhadap simbol yang digunakan Yesus dan bedah bagaimana sabda tersebut menggambarkan kehadiran serta perkembangan Kerajaan Allah.

Pertanyaan:

1. Analisis simbol 'biji sesawi yang terkecil lalu menjadi pohon besar' dalam pewartaan sabda Yesus: Apa makna proses pertumbuhan tersebut bagi kehadiran Kerajaan Allah?

2. Analisis simbol 'ragi yang diadukkan ke dalam tepung terigu hingga mengkhamirkan seluruhnya' dalam sabda Yesus: Bagaimana sabda ini menerangkan cara kerja Kerajaan Allah di tengah dunia?

3. Berdasarkan analisis kedua perumpamaan tersebut, simpulkan mengapa Yesus memilih menggunakan sabda berbentuk perumpamaan (parabel) dalam mewartakan Kerajaan Allah!

Lembar jawaban uraian berstruktur dengan 3 sub-bagian: Analisis Simbol Biji Sesawi (Mat 13:31-32), Analisis Simbol Ragi (Mat 13:33), dan Kesimpulan Metode Perumpamaan Yesus.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Komparatif Karakteristik Kerajaan Allah Berdasarkan Sabda Yesus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, lakukan sintesis atas analisis yang telah dilakukan pada aktivitas 1 dan 2.
  2. Identifikasi dan petakan 3 pilar utama karakteristik Kerajaan Allah yang terkandung dalam sabda Yesus ke dalam bagan analisis logis.
  3. Selesaikan kegiatan dengan menjawab pertanyaan refleksi diri pada lembar refleksi yang menyatu dalam sesi penutup ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagan analisis berikut untuk membedah 3 pilar utama pewartaan Kerajaan Allah melalui sabda Yesus:

  1. Siapakah Rajanya?
  2. Bagaimana cara kehadirannya?
  3. Apa tuntutan sikap bagi penerima sabda?
Ruang tabel jawaban

2. Analisis keterkaitan antara sabda Yesus dengan realitas Kerajaan Allah: Mengapa Kerajaan Allah yang disabdakan Yesus disebut bukan sekadar tempat geografis, melainkan suasana pemerintahan Allah?

Bagan tabel 3 baris analisis karakteristik Kerajaan Allah dan 1 kolom uraian kesimpulan analisis.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis sabda Yesus tentang Kerajaan Allah, pandangan keliru apa yang selama ini saya miliki tentang makna Kerajaan Allah?

2. Bagian mana dari sabda Yesus (misal: ajaran untuk tidak kuatir, perumpamaan biji sesawi, atau ragi) yang paling meneguhkan pemahaman saya tentang karya Allah?

3. Bagaimana pemahaman baru dari hasil analisis sabda Yesus ini menolong saya untuk memandang prioritas hidup saya setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.