LKPDPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menelaah Sikap Hati dan Isi Doa Yesus dalam Membangun Relasi dengan Allah Bapa

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menelaah Sikap Hati dan Isi Doa Yesus dalam Membangun Relasi dengan Allah Bapa".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menelaah Sikap Hati dan Isi Doa Yesus dalam Membangun Relasi dengan Allah Bapa

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menelaah Sikap Hati dan Isi Doa Yesus dalam Membangun Relasi dengan Allah Bapa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenelaah Sikap Hati dan Isi Doa Yesus dalam Membangun Relasi dengan Allah Bapa
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menelaah pribadi Yesus sebagai pendoa dalam membangun relasi dengan Allah

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan kutipan teks Kitab Suci yang tersedia dengan teliti dan penuh kesadaran.
  • Kerjakan setiap tugas secara bertahap sesuai petunjuk kerja yang diberikan.
  • Fokuslah menelaah bagaimana pribadi Yesus berdoa dan membangun relasi dengan Allah Bapa.
  • Tuliskan hasil penelaahanmu secara mandiri maupun dalam diskusi kelompok pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Peristiwa Doa Yesus dalam Kitab Suci

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Kitab Suci (Mrk 1:35 dan Luk 22:41-42)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua perikop Kitab Suci berikut:
  2. Teks A (Markus 1:35): 'Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.'
  3. Teks B (Lukas 22:41-42): 'Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelemparan batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.'
  4. Telaah kedua peristiwa doa Yesus tersebut dengan melengkapi tabel analisis unsur-unsur doa Yesus yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Markus 1:35 dan Lukas 22:41-42, telaahlah 4 unsur situasi doa Yesus (waktu berdoa, tempat/posisi tubuh, sapaan kepada Allah, dan isi/tujuan doa) ke dalam tabel perbandingan.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan telaah pada tabel tersebut, uraikan apa ciri utama tempat dan waktu yang dipilih Yesus saat berdoa kepada Allah Bapa, serta mengapa Yesus memilih situasi demikian.

Tabel 4 baris unsur penelaahan (Waktu, Tempat/Posisi, Sapaan kepada Allah, Isi Pokok Doa) dengan kolom Teks A (Mrk 1:35) dan Teks B (Luk 22:41-42), dilanjutkan 4-5 baris bergaris untuk jawaban uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Menelaah Sikap Hati dan Kualitas Relasi Yesus sebagai Pendoa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Catatan Diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Diskusikan bagaimana sikap batin dan relasi Yesus dengan Allah Bapa tercermin dalam doa-doa-Nya, terutama pada doa Bapa Kami (Matius 6:9-13) dan doa di Getsemani (Lukas 22:42).
  3. Jawablah pertanyaan telaah secara mendalam bersama teman kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Yesus menyapa Allah dengan sebutan 'Bapa' ('Abba'). Telaahlah apa makna dari sapaan tersebut terhadap kualitas relasi antara Yesus dengan Allah.

2. Ketika menghadapi penderitaan berat di Getsemani, Yesus berdoa: 'bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi'. Telaahlah sikap hati apa yang ditunjukkan Yesus sebagai pendoa melalui kalimat tersebut dalam membangun relasi-Nya dengan Allah.

Kolom jawaban diskusi kelompok bergaris untuk butir 1 dan butir 2 (masing-masing 5-6 baris jawaban terstruktur).

Kegiatan 3: Sintesis Karakteristik Pribadi Yesus sebagai Pendoa

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Sintesis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan seluruh hasil telaah pada kegiatan 1 dan 2, lakukan telaah menyeluruh secara mandiri.
  2. Rumuskan simpulan telaah mengenai 3 dimensi penting pribadi Yesus sebagai pendoa: Motivasi Berdoa, Sikap Hati, dan Makna Doa bagi Relasi-Nya dengan Allah.
  3. Selesaikan telaah ini dan persiapkan diri untuk kegiatan refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagan telaah karakteristik pribadi Yesus sebagai pendoa berikut dengan menuliskan minimal 1 penjelasan tepat pada masing-masing dimensi: (a) Motivasi/Tujuan Yesus berdoa, (b) Sikap batin Yesus saat berdoa, dan (c) Hubungan doa dengan pelaksanaan kehendak Allah.

Bagan 3 kotak analisis horizontal/vertikal: Kotak A (Motivasi Doa Yesus), Kotak B (Sikap Batin Yesus), Kotak C (Ketaatan pada Kehendak Allah).

REFLEKSI

1. Dari penelaahan tentang pribadi Yesus sebagai pendoa, hal baru apa yang paling menyadarkanmu tentang arti berdoa yang sesungguhnya?

2. Ketika kamu berdoa, apakah kamu lebih sering memaksakan keinginanmu sendiri atau belajar berserah pada kehendak Allah seperti teladan doa Yesus?

3. Sikap batin apa dari pribadi Yesus sebagai pendoa yang ingin kamu teladani saat berbicara dengan Allah dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.