LKPDPertemuan 5Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Ajaran Yesus Mengenai Pengampunan Tanpa Batas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menganalisis Ajaran Yesus Mengenai Pengampunan Tanpa Batas".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Ajaran Yesus Mengenai Pengampunan Tanpa Batas

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Ajaran Yesus Mengenai Pengampunan Tanpa Batas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Ajaran Yesus Mengenai Pengampunan Tanpa Batas
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pribadi Yesus yang pengampun serta ajarannya mengenai pengampunan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah teks Kitab Suci Matius 18:21-35 dengan teliti dan cermat.
  • Diskusikan pertanyaan analisis bersama teman kelompokmu dengan aktif dan saling menghargai.
  • Tuliskan hasil analisis secara jelas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menganalisis Dialog Yesus dan Petrus tentang Batasan Pengampunan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab / Teks Matius 18:21-35
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah perikop Matius 18:21-22.
  2. Identifikasi perbedaan pandangan antara Petrus dan Yesus mengenai batas pengampunan.
  3. Analisis makna jawaban Yesus 'tujuh puluh kali tujuh kali' terhadap konsep pengampunan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Matius 18:21, apa anggapan Petrus mengenai batas mengampuni orang yang bersalah, dan mengapa Petrus mengusulkan angka 'sampai tujuh kali'?

2. Bagaimana Yesus mengoreksi pandangan Petrus melalui ungkapan 'bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali' (Matius 18:22)? Analisislah makna ungkapan tersebut terhadap pribadi Yesus dan ajaran-Nya!

Tuliskan jawaban pada lembar bergaris atau kolom uraian nomor 1 dan 2 yang tersedia di bawah teks bacaan.

Kegiatan 2: Menganalisis Perumpamaan Raja dan Hamba yang Tidak Berbelas Kasih

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab / Teks Matius 18:23-35
  • Lembar kerja tabel pembanding

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah perikop Matius 18:23-35 mengenai perumpamaan orang yang berhutang sepuluh ribu talenta dan seratus dinar.
  2. Bandingkan tindakan raja dengan tindakan hamba yang telah diampuni hutangnya.
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan tokoh dan temukan pesan pokok ajaran Yesus tentang pengampunan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis perbandingan perlakuan Sang Raja dan Hamba Pertama berdasarkan Matius 18:23-34 dengan mengisi 3 aspek: (a) Besaran hutang yang dihadapi, (b) Tindakan terhadap orang yang berhutang, dan (c) Cerminan sikap hati tokoh!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan akhir kisah perumpamaan tersebut (Matius 18:35), analisislah hubungan antara pengampunan yang diterima manusia dari Allah dengan kewajiban manusia mengampuni sesamanya!

Isilah tabel 3 baris x 3 kolom (Kolom: Aspek Pembanding, Tindakan Raja, Tindakan Hamba Pertama) serta kolom uraian untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Menganalisis Relevansi Pribadi Yesus Sang Pengampun dalam Mengatasi Hambatan Memaafkan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa/Buku Guru Pend. Agama Katolik Kelas 7
  • Kertas plano / lembar diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor manusiawi yang menghambat seseorang untuk memberi pengampunan.
  2. Analisislah bagaimana pribadi dan ajaran Yesus membedah serta mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
  3. Simpulkan ciri-ciri kualitas spiritual seseorang yang meneladani pribadi Yesus sang pengampun.

Pertanyaan:

1. Analisis 3 faktor utama penghambat seseorang untuk memaafkan (faktor gengsi/harga diri, sikap egois/mau menang sendiri, dan rasa dendam). Bagaimana ajaran Yesus tentang kerendahan hati dan pengampunan tanpa batas dapat meruntuhkan ketiga hambatan tersebut?

2. Berdasarkan seluruh analisis terhadap Matius 18:21-35, simpulkan 2 karakteristik utama pribadi Yesus yang pengampun serta konsekuensinya bagi cara pandang murid tentang pengampunan!

Tuliskan hasil diskusi kelompok berupa poin-poin analisis pada bagan simpulan yang disediakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari ajaran Yesus tentang pengampunan tanpa batas (Matius 18:21-35) yang paling menyadarkan atau menegur cara pandang saya selama ini terhadap orang yang bersalah?

2. Ketika saya merasa sulit mengampuni orang lain karena gengsi atau dendam, bagaimana pribadi Yesus yang telah mengampuni saya dapat mengubah sikap hati saya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.